Zenius Hadirkan Sistem Manajemen Pembelajaran Gratis untuk Guru

Zenius untuk Guru
Peluncuran Zenius untuk Guru (ZuG) (Sumber gambar: Zenius)

Telset.id, Jakarta – Bertepatan dengan Hari Guru Nasional 2020, Zenius menghadirkan sistem manajemen pembelajaran gratis yang dibuat oleh guru, dan ditujukan untuk para guru se-Indonesia. 

Dijuluki Zenius untuk Guru atau ZuG, sistem manajemen pembelajaran ini dapat digunakan oleh guru di seluruh Indonesia secara gratis.

Dalam keterangan resmi yang diterima pada Kamis (26/11/2020), Zenius memahami tantangan yang kerap dihadapi oleh para guru, terlebih selama masa pandemi ini. 

Contohnya, seperti mencari bahan materi belajar yang menarik, membuat soal ujian yang cocok dengan tingkat kognitif dan pemahaman siswa, dan menilai hasil pekerjaan siswa.

{Baca juga: Zenius dan Telkomsel Berikan Beasiswa Pendidikan kepada 96 Siswa}

Menurut Chief of Teachers Initiative Zenius Education, Amanda P Witdarmono, guru juga berkontribusi dalam menciptakan lingkungan belajar dan mengajar yang menyenangkan, memotivasi, dan mudah diterima meski tanpa bisa berinteraksi langsung dengan siswa.

Untuk membantu guru mengatasi berbagai tantangan tersebut, Zenius pun merilis sistem manajemen pembelajaran ZuG yang bisa digunakan secara gratis kepada guru. 

“Zenius untuk Guru hadir sebagai platform co-creation untuk membantu guru melakukan pengajaran, secara spesifik dalam memberikan materi pelajaran, memilah dan menugaskan soal, serta mendapatkan analisis hasil pekerjaan siswa,” ujar Amanda.   

ZuG adalah platform yang memungkinkan para guru untuk menciptakan kelas daring, mengelola tenggat waktu pekerjaan rumah siswa, hingga membagikan video konsep dari Zenius sebagai materi tambahan. 

Platform ZuG dapat diakses lewat situs resmi dan  Zenius melayani pertanyaan seputar penggunaan lewat akun media sosial @zeniusuntukguru di Instagram, Telegram, dan Facebook.

Informasi lebih lanjut tentang cara mendaftar dan mengikuti live tutorial juga dapat dilihat pada akun media sosial ZuG.

“Kami berharap guru-guru bisa memiliki waktu yang lebih banyak untuk melakukan yang mereka kuasai meningkatkan interaksi pembelajaran yang berkualitas dengan siswa sehingga siswa memiliki keterampilan literasi dan numerasi yang tinggi,” tutur Amanda. 

Sebelum diluncurkan pada Rabu (25/11/2020), Zenius telah membuka akses ZuG ke lebih dari 6.000 guru di Indonesia untuk mendapatkan masukan dan menyempurnakan platform ini lebih jauh.

Guru Sambut Positif Sistem Terbaru Zenius

Zenius untuk Guru
Tampilan platform Zenius untuk Guru (ZuG) (Sumber gambar: Zenius)

ZuG mendapat sambutan positif dari para guru dan pemerintah. Menurut guru SMA Gajah Mada Bandar Lampung, Ervina Septiani, ZuG membuat guru lebih mudah dalam mengolah nilai dan membuat materi.  

“Saya bisa membuat materi dan soal sendiri dengan lebih efisien karena menggunakan materi dari Zenius sebagai basisnya. Kemudian, sistem penilaian otomatisnya benar-benar menghemat waktu. Saya bisa lebih fokus berinteraksi dengan siswa,” katanya. 

Ervina juga menilai kalau Zenius menerima masukan dari para guru. Sebab, ia pun merupakan salah satu guru yang mendapat kesempatan untuk mengakses lebih dahulu platform ZuG. 

“Masukan kami diimplementasikan dengan baik,” tambah Ervina. 

Pernyataan serupa juga diungkapkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan (Sulsel), Muhammad Jufri. Bahkan Jufri berencana untuk melakukan integrasi sistem antara ZuG dengan portal belajar dari buatan Dinas Pendidikan Sulsel E-Panrita.

“Kami berkomitmen membantu para guru memecahkan beragam kendala semasa pembelajaran jarak jauh (PJJ), salah satunya dengan menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak termasuk Zenius,” ujar Jufri.

“ZuG akan segera terhubung dengan fitur kelas digital di platform E-Panrita, portal belajar daring yang dikembangkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan. Kami berharap sinergi ini dapat membawa manfaat bagi banyak guru dan siswa,” sambungnya. 

{Baca juga: Tampil Lebih Segar, Zenius Hadir dengan Logo dan Layanan Baru}

Jufri berharap kolaborasi ini dilakukan karena Dinas Pendidikan Sulsel dan Zenius memiliki misi yang sama yaitu memajukan pendidikan Indonesia.

“Kami sangat senang bisa menemukan mitra dengan misi yang sejalan, yaitu memajukan pendidikan Indonesia ke tingkat yang lebih tinggi lagi,” tutupnya. (NM/MF)

Previous articleSamsung Rilis Duo HP Entry-level Terbaru, Galaxy A12 dan A02s
Next articleEdhy Prabowo Dibully karena Anggap Kasus Korupsinya “Kecelakaan”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here