Ada Migrasi Teknologi, Jaringan Internet BAKTI Alami Gangguan

Internet Bakti

Telset.id, Jakarta – Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI Kominfo) mengumumkan jaringan internet akan mengalami gangguan sementara. Pasalnya, mereka akan melakukan pergantian perangkat, yang menyebabkan jaringan internet BAKTI akan mengalami gangguan.

Berdasarkan surat edaran yang diterima Telset.id pada Rabu (01/01/2019), dalam rangka peningkatan layanan Program Akses Internet (AKSI) maka Bakti akan melakukan pergantian perangkat dari VSAT C-Brand menjadi KU-Brand HTS atau Fiber Optik (FO).

Karena pergantian perangkat tersebut, jaringan internet BAKTI akan mengalami gangguan sementara dari tanggal 1 Januari hingga proses instalasi selesai.

{Baca juga: BAKTI Kominfo Bangun Palapa Ring Khusus di Ibukota Baru}

“Sehubungan dengan pelaksanaan aktivitas tersebut diatas, maka jaringan internet akan mengalami gangguan sementara waktu terhitung mulai tanggal 1 Januari 2020 sampai dengan proses instalasi perangkat selesai dilakukan,” tulis Direktur Layanan TI untuk Masyarakat dan Pemerintah Bakti, Danny Januar dalam surat pemberitahuan tentang migrasi solusi teknologi akses internet, yang tersebar, Selasa (31/12/2019).

Internet Bakti

Plt. Kabiro Humas Kominfo, Ferdinandus Setu membenarkan surat edaran tersebut. Menurutnya, gangguan hanya terjadi kepada jaringan internet milik BAKTI saja, dan tidak terjadi di semua wilayah.

“Gangguan sementara waktu hanya terjadi di beberapa titik yang mendapatkan aksea internet dari BAKTI. Jadi tidak semua wilayah dan tidak termasuk wilayah layanan komersial,” ujar Ferdinandus kepada Telset.id.

Perlu diketahui, BAKTI merupakan salah satu lembaga dibawah naungan Kominfo. Peran BAKTI lebih memfokuskan pada pengembangan daerah-daerah pinggiran yang belum tersentuh.

BAKTI selama ini terus untuk meningkatkan infrastruktur di daerah-daerah kecil yang belum ada infrastruktur telekomunikasi khususnya di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal atau (3T). Salah satu programnya yang bekerja sama dengan pihak pemerintah dan swasta adalah membangun Palapa Ring.

{Baca juga: Palapa Ring Bisa Bantu Kembangkan Ekosistem Startup di Papua}

Sedangkan Palapa Ring adalah suatu proyek pembangunan jaringan serat optik nasional yang akan menjangkau sebanyak 34 provinsi, lalu 440 kota/kabupaten di seluruh Indonesia dengan total panjang kabel laut mencapai lebih dari 35 ribu kilometer, dan kabel di daratan  lebih dari 21 ribu kilometer. (NM/FHP)

1 KOMENTAR

  1. Mengapa jaringan bakti telkom mulai per 13 februari 2020 sudah tidak bisa digunakan lagi khususnya di teluk bintuni

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here