šŸ“‘ Daftar Isi

Chip Apple M6 dan M5 Ultra yang meluncur untuk Mac Mini dan Mac Studio dengan peningkatan performa AI

Apple Resmi Rilis Chip M6 dan M5 Ultra untuk Mac Mini serta Mac Studio

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø4 menit membaca
Bagikan:
  • Apple resmi luncurkan chip M6 (proses 2nm, CPU 12-core, GPU 12-core, Dual 16-core Neural Engine) dan M5 Ultra (quad-die, hingga 36-core CPU, 80-core GPU, bandwidth 1,2TB/s)
  • Mac Mini M6 dibanderol USD 899, naik USD 300 dari harga M4 (USD 599); Mac Mini M5 Pro mulai USD 1.699
  • Mac Studio M5 Max mulai USD 2.499; varian M5 Ultra mulai USD 5.499
  • Kenaikan harga disebabkan kelangkaan memori dan penyimpanan global; biaya upgrade komponen juga melonjak tajam
  • Mac Mini M6 dibatasi 32GB memori; pengguna yang ingin 64GB harus pilih M5 Pro
  • Kedua perangkat mendukung Wi-Fi 7, Bluetooth 6, dan macOS 27 Golden Gate; pre-order dibuka hari ini, pengiriman mulai 22 September

Telset.id – Apple resmi memperkenalkan chip generasi terbaru M6 dan M5 Ultra yang akan menjadi penggerak utama Mac Mini dan Mac Studio. Peluncuran ini menandai lompatan signifikan dalam performa komputasi desktop Apple, namun di saat bersamaan, harga kedua perangkat mengalami kenaikan cukup tajam akibat krisis pasokan memori dan penyimpanan global.

Kedua perangkat tersebut kini sudah bisa dipesan lebih dahulu dan akan mulai dikirim ke konsumen serta tersedia di ritel pada 22 September. Mac Mini akan hadir dengan opsi chip M6 atau M5 Pro, sementara Mac Studio mengusung M5 Max atau M5 Ultra yang lebih bertenaga.

Kenaikan harga ini menjadi sorotan utama. Mac Mini dengan chip M6 dibanderol mulai USD 899, naik USD 100 dari harga versi M5 yang baru diluncurkan pada 25 Juni lalu. Jika dibandingkan dengan Mac Mini M4 yang rilis Oktober 2024 dengan harga USD 599, kenaikan ini mencapai USD 300 hanya dalam waktu kurang dari dua tahun.

Spesifikasi Chip M6 dan M5 Ultra

Chip M6 menjadi chip pertama Apple yang menggunakan proses fabrikasi 2-nanometer. Prosesor ini mengusung CPU 12-core dengan komposisi dua super core, empat performance core, dan enam efficiency core. Untuk grafis, M6 dibekali GPU 12-core yang kini dilengkapi neural accelerators, menandai lompatan besar dalam kemampuan AI untuk GPU Apple.

Salah satu fitur unggulan M6 adalah Dual 16-core Neural Engine. Sesuai namanya, chip ini memiliki dua neural engine yang terhubung, memungkinkan pengguna menjalankan satu model AI secara cepat di kedua engine sekaligus, atau menjalankan dua model berbeda secara independen. Versi tertinggi chip ini menawarkan bandwidth memori hingga 170GB/s.

Sementara itu, M5 Ultra menjadi chip pertama Apple yang memanfaatkan teknologi UltraFusion untuk membentuk arsitektur quad-die. Chip ini menggabungkan dua chip M5 Max, masing-masing menggunakan dua die. Hasilnya, M5 Ultra menawarkan hingga 36 core CPU dan 80 core GPU dengan bandwidth memori unified mencapai 1,2TB/s.

Apple mengklaim bandwidth tersebut 50% lebih tinggi dibandingkan M3 Ultra. Untuk performa CPU, konfigurasi 36-core dengan 12 super core dan 25 performance core diklaim menawarkan performa single-threaded hingga 1,25x lebih tinggi dan multithreaded hingga 1,3x lebih tinggi dibandingkan M3 Ultra.

M5 Ultra juga memiliki 32-core neural engine, namun berbeda dari Dual 16-core Neural Engine pada M6. Karena M5 Ultra menggunakan sepasang chip M5 Max melalui UltraFusion, 32 core tersebut tersebar di dua die untuk menjalankan dua model secara paralel demi performa lebih tinggi.

Selain itu, M6 juga membawa pembaruan pada hardware-accelerated ray tracing, dynamic caching, dan shader core yang diklaim memungkinkan rendering lebih cepat dan frame rate lebih tinggi dalam game.

Kenaikan Harga dan Biaya Upgrade

Kenaikan harga Mac Mini menjadi sorotan karena perangkat ini dikenal sebagai produk value dari Apple. Dengan harga dasar USD 899, konsumen hanya mendapatkan 16GB unified memory dan 256GB SSD. Kenaikan USD 300 dari harga M4 Mac Mini tidak diiringi penggandaan kapasitas penyimpanan dasar, sebuah keputusan yang dipengaruhi kelangkaan memori dan penyimpanan yang melanda industri.

Biaya upgrade komponen juga meningkat signifikan. Untuk Mac Mini M6, upgrade memori dari 16GB ke 24GB membutuhkan tambahan USD 200, sementara ke 32GB (kapasitas maksimal) membutuhkan USD 400. Di sisi penyimpanan, upgrade dari 256GB ke 512GB dikenakan USD 200, sedangkan opsi 1TB dan 2TB masing-masing USD 500 dan USD 1.000. Konfigurasi tertinggi Mac Mini M6 (32GB, 2TB) mencapai USD 2.229.

Menariknya, Apple membatasi Mac Mini M6 pada 32GB memori. Jika pengguna menginginkan 64GB seperti yang ditawarkan M4 Pro, mereka harus memilih varian M5 Pro. Keputusan ini disebut-sebut terkait kelangkaan komponen yang memengaruhi seluruh industri.

Mac Mini dengan M5 Pro dibanderol mulai USD 1.699, naik dari USD 1.599 untuk versi M4 Pro pada Juni lalu. Konfigurasi tertinggi M5 Pro (18-core CPU/20-core GPU, 64GB, 8TB) mencapai USD 6.699. Upgrade memori dari 24GB ke 48GB membutuhkan USD 600, sementara opsi 64GB membutuhkan USD 1.000. Untuk penyimpanan, 1TB membutuhkan tambahan USD 300 dan konfigurasi maksimal 8TB dibanderol USD 3.800.

Sementara itu, Mac Studio dengan M5 Max mempertahankan harga dasar USD 2.499 dengan spesifikasi 18-core CPU/32-core GPU, 36GB memori, dan 512GB SSD. Namun, varian M5 Ultra dibanderol mulai USD 5.499, lebih dari dua kali lipat harga dasar M5 Max. Upgrade ke 36-core CPU/80-core GPU membutuhkan tambahan USD 1.300, dan opsi memori 256GB dikenakan biaya tambahan USD 4.000.

Kedua perangkat juga mendapat peningkatan konektivitas. Mac Mini kini mendukung Wi-Fi 7, Bluetooth 6, dan Ethernet 2.5Gb (naik dari 1Gb) dengan opsi upgrade 10Gb. Mac Mini juga mendukung genlock via USB-C untuk sinkronisasi display dan kamera mencegah video drift saat siaran. Untuk pengguna AI, Thunderbolt 5 pada Mac Mini M5 Pro memungkinkan pembuatan klaster untuk model on-device.

Mac Studio menawarkan hingga enam port Thunderbolt 5 dengan dukungan hingga delapan display, serta dilengkapi Wi-Fi 7 dan Bluetooth 6 dengan chip N1 Apple yang debut di lini iPhone 17. Kedua sistem kompatibel dengan macOS 27 Golden Gate, termasuk Siri AI dan penyempurnaan desain Liquid Glass yang diperkenalkan di macOS 26 Tahoe.

Kenaikan harga ini menempatkan pengguna setia ekosistem Apple pada posisi sulit. Kelangkaan memori dan penyimpanan yang dipicu konsumsi besar AI data center membuat biaya komponen melonjak, dan Apple meneruskan beban tersebut ke konsumen. Untuk informasi lebih lanjut mengenai lini terbaru Apple, kamu bisa membaca rilis chip M6 atau Mac Studio M5 Ultra.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.