Telset.id – SanDisk secara resmi meluncurkan SSD NVMe Optimus GX PRO 850P yang menjadi aksesori berlisensi resmi untuk PlayStation 5. Produk ini hadir dalam kapasitas 1TB hingga 8TB, dengan varian terbesar dibanderol USD 2.959,99 atau sekitar Rp 48 jutaan setelah diskon dari harga asli USD 3.699,99.
Harga tersebut jauh melampaui nilai konsol itu sendiri. Bahkan setelah memperhitungkan kenaikan harga konsol terbaru dari Sony, pengguna bisa membeli tiga unit PS5 Pro dengan uang yang sama untuk satu SSD 8TB. Varian kapasitas yang lebih kecil juga tak kalah mahal. Versi 4TB dijual seharga USD 1.499,99 (diskon dari USD 1.874,99), sementara opsi 2TB dibanderol USD 759,99 (turun dari USD 949,99) — masih USD 100 lebih mahal dari harga PS5 standar.
SSD ini mengusung “optimized heatsink built specifically for the PS5 and PS5 Pro M.2 slot” dan telah diuji untuk kedua konsol tersebut. SanDisk mengklaim produk ini memungkinkan gamer untuk “store more and play more with confidence.” Kapasitas 8TB diklaim mampu menyimpan hingga 200 game PS5 berdasarkan ukuran instalasi rata-rata.
Perbandingan Harga yang Mencengangkan
Yang membuat situasi ini semakin menarik adalah perbandingan harga dengan produk sejenis. Western Digital, perusahaan induk SanDisk, saat ini menjual SSD dengan spesifikasi serupa di Amazon seharga USD 1.470. Lebih mencengangkan lagi, menurut situs perbandingan harga PC Part Picker yang dikutip oleh VGC, SSD Western Digital tersebut sempat dijual melalui retailer seperti Best Buy dan Newegg dengan harga sekitar USD 640 tahun lalu. Artinya, dibandingkan harga tahun lalu, SSD baru SanDisk ini mengalami kenaikan harga lebih dari 360 persen untuk kapasitas yang sama.
SanDisk sendiri bukan pendatang baru di pasar penyimpanan. Sebelumnya, SanDisk Luncurkan Flash Drive USB-C 1TB Terkecil di dunia yang menunjukkan komitmen mereka pada inovasi bentuk. Namun, inovasi kali ini justru menuai kritik karena banderol harganya yang ekstrem.
Kenaikan harga ini disebut-sebut dipicu oleh kelangkaan memori global yang masih berlangsung. SanDisk memanfaatkan celah pasar untuk menawarkan solusi penyimpanan kapasitas besar bagi pemilik PS5 yang membutuhkan ruang ekstra. Namun, dengan harga yang hampir menyentuh USD 3.000 untuk varian 8TB, banyak gamer mungkin akan berpikir ulang.
Dampak AI pada Harga Komponen
Artikel sumber menyoroti bahwa AI tidak hanya berpotensi membuat game menjadi lebih buruk secara kualitas, tetapi juga membuatnya semakin mahal untuk dimainkan. Kelangkaan memori yang dipicu oleh permintaan tinggi dari sektor AI telah mendorong harga komponen penyimpanan ke level yang belum pernah terjadi sebelumnya. SSD 8TB yang tahun lalu hanya berharga USD 640, kini harus ditebus dengan harga hampir USD 3.000.
Bagi pengguna yang tetap membutuhkan solusi portabel, SanDisk SSD Portabel 8TB dengan kecepatan transfer hingga 20 Gbps bisa menjadi alternatif, meski harganya juga tidak murah. Sementara itu, lini SanDisk Extreme Portable SSD yang sudah dijual resmi dengan harga mulai Rp 2 jutaan menawarkan opsi lebih terjangkau bagi pengguna biasa.
Baca Juga:
Implikasi dari situasi ini cukup jelas: biaya kepemilikan konsol PlayStation 5 terus meningkat. Tidak hanya dari harga konsol itu sendiri yang sudah naik, tetapi juga dari aksesori pendukung seperti SSD eksternal. Dengan harga SSD 8TB yang bisa membeli tiga PS5 Pro, mayoritas gamer kemungkinan besar akan memilih kapasitas yang lebih rendah atau menunggu harga kembali normal ketika pasokan memori global membaik.
Belum ada informasi resmi mengenai ketersediaan produk ini di pasar Indonesia. Namun, jika melihat harga internasional yang setara Rp 48 jutaan, produk ini jelas hanya menyasar segmen pasar yang sangat spesifik — gamer dengan budget tak terbatas yang menginginkan kapasitas penyimpanan maksimal tanpa kompromi.





Komentar
Belum ada komentar.