telset

Google Tensor adalah Samsung Exynos 9855 yang Belum Dirilis?

Telset.id, Jakarta – Google Pixel 6 dan Pixel 6 Pro menjadi smartphone pertama yang menggunakan chipset kustom dari Google bernama Tensor. Namun muncul spekulasi yang menyatakan bahwa prosesor Google Tensor sebenarnya merupakan nama lain atau rebranding dari Samsung Exynos 9855 yang tak kunjung diperkenalkan.

Sekadar informasi, Samsung Exynos 9855 sebenarnya sudah dikerjakan Samsung lebih dari setahun. Akan tetapi, chipset ini belum pernah diperkenalkan sampai sekarang.

Menurut laporan dari Galaxy Club, baik Samsung Exynos 9855 dan prosesor Google Tensor memiliki nama kode yang sama. Dilansir Telset pada Senin (9/8/2021), keduanya mempunyai kode “Whitechapel”.

Berdasarkan dokumen internal, chipset Google Tensor dikenal sebagai “GS101” yang rupanya terhubung ke platform yang disebut “Slider”. Nah, Slider ini berisi ragam referensi ke Samsung Exynos.

{Baca juga: Bocoran Spek Google Pixel 6, Ditenagai Prosesor “Whitechapel”}

Galaxy Club juga mengatakan, Google Tensor merupakan nama lain dari Exynos 9855. Chipset ini telah dikembangkan sejak tahun lalu. Pada awalnya, Exynos 9855 atau Tensor akan ditempatkan di antara Exynos 2100 dan Exynos 2200 berbasis AMD RDNA2.

Tak cuma kode saja yang mirip, berdasarkan laporan lainnya, ada indikasi bahwa Google Tensor akan diproduksi oleh Samsung menggunakan arsitektur 5nm. Perusahaan asal Korea Selatan itu juga terlibat secara langsung dalam proses pengembangannya.

Fitur dari Prosesor Google Tensor

Google Tensor Samsung Exynos 9855

Sebelumnya, Google mengungkap kehadiran dua ponsel terbarunya Pixel 6 dan Pixel 6 Pro. Keduanya, ditenagai oleh prosesor terbaru bernama Tensor yang dibuat oleh raksasa pencarian sendiri.

Menurut Sundar Pichai selaku CEO Google, ini merupakan chipset khusus yang memiliki fokus utama pada peningkatan kinerja di sektor machine learning.

“AI adalah masa depan karya inovasi kami, tetapi masalahnya adalah kami mengalami keterbatasan komputasi yang menghalangi kami untuk sepenuhnya menjalankan misi ini,” ujar Pichai.

{Baca juga: Google Ungkap Pixel 6 dan Pixel 6 Pro, Pakai Prosesor Tensor}

“Jadi, kami mulai membangun platform teknologi yang dibuat untuk seluler yang memungkinkan kami menghadirkan AI dan machine learning paling inovatif kepada pengguna Pixel kami,” sambungnya.

Ia menjelaskan, prosesor Tensor ini memiliki kemampuan utama pada peningkat komputasional yang didukung fotografi, serta peningkatan pengenalan suara dengan terjemahan real-time, dan pengetikkan dengan menggunakan suara.

Selain itu juga, Google menghadirkan inti keamanan yang baru untuk melindungi sebagian besar lapisan keamanan hardware yang ada di ponsel. (MF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Related Articles

- Advertisement -

Harga dan Spesifikasi

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0