GAMES

Pengakuan Bos Sony Bikin Terkejut, Sebut PS5 Berpotensi “Gaib”

Muhammad Faisal Hadi Putra

Telset.id, Jakarta – Sony PlayStation 5 mendulang kesuksesan sejak kemunculan perdananya pada 12 November 2020 dengan meraih 7,8 juta penjualan di seluruh dunia. Namun, salah seorang bos Sony memperingatkan kemungkinan stok PS5 yang menipis karena tingginya permintaan hingga 2022 mendatang.

Permintaan terhadap konsol game PS5 memang sangat kuat. Sony bahkan menargetkan menjual 14,8 juta unit lagi selama 12 bulan ke depan.

Akan tetapi, kekurangan semikonduktor secara global menyulitkan peningkatan produksi. Imbasnya, sampai sekarang PS5 akan sulit ditemukan di toko-toko karena stoknya yang kian menipis.

Sony sebelumnya yakin bahwa pasokan konsol game terbaru mereka akan meningkat pada paruh kedua tahun ini. Namun seiring berjalannya waktu, keyakinan tersebut harus sirna.

{Baca juga: Daftar Harga dan Distributor Resmi PlayStation 5 di Indonesia}

Perusahaan hingga kini belum memberikan perkiraan resmi kapan pasokan Sony PlayStation 5 kembali normal.

“Menurut saya, permintaan tidak akan mereda di tahun ini dan bahkan jika kami mengamankan lebih banyak perangkat dan memproduksi lebih banyak unit PS5 di tahun depan. Pasokan kami tidak akan mampu mengejar permintaan,” jelas CFO Sony, Hiroki Totoki, seperti dikutip dari Bloomberg, Selasa (11/5/2021).

Permintaan Sony PS5 Didorong oleh Pandemi

Totoki menyatakan, permintaan terhadap PlayStation 5 meningkat karena didorong oleh pandemi Covid-19 yang memaksa konsumen untuk mencari hiburan di rumah saja.

“Sony perlu meningkatkan produksi secepat mungkin dan memastikan ada konsol di rak toko,” katanya.

{Baca juga: Among US akan Rilis di PS4, PS5 & Xbox Series Tahun Ini}

Saingan Sony, Nintendo dan Microsoft juga mengalami kesulitan yang sama. Kedua perusahaan diterpa masalah pasokan semikonduktor yang menyebabkan tidak bisa memenuhi permintaan konsumen yang tinggi.

PlayStation dan Xbox sendiri menggunakan APU rancangan AMD yang dibuat di pabrik 7nm TSMC. Sedangkan Nintendo Switch menggunakan chipset rancangan Nvidia yang dibuat juga oleh fabrikasi 16nm TSMC.

Aplikasi PlayStation Capai 100 Juta Download

Aplikasi Sony Playstation meraih pencapaian positif di awal tahun 2021. Aplikasi tersebut mencapai 100 juta unduhan di Google Play Store. Diduga pencapaian ini merupakan efek dari popularitas Playstation 5.

Aplikasi ini merupakan layanan mitra untuk pengguna PS4 dan PS5 yang memungkinkan para gamer untuk terhubung dengan gamer lainnya.

{Baca juga: Aplikasi PlayStation Capai 100 Juta Unduhan, Efek PS5?}

Melalui aplikasi tersebut mereka bisa saling berbagi pengalaman, merencanakan jadwal bermain bersama serta berbelanja game baru di PlayStation Store. Aplikasi juga mengalami perubahan desain untuk memberi kenyamanan kepada pengguna.

Naiknya popularitas aplikasi ini mungkin disebabkan oleh banyaknya pengguna PS5 yang mengunduh aplikasi Sony Playstation untuk mencari teman sesama pengguna PS5 serta berbelanja game baru. (MF)

Leave a Comment
Muhammad Faisal Hadi Putra