📑 Daftar Isi

Perbandingan tiga smartphone: Tecno Camon 50 Pro, POCO X8 Pro, dan POCO F7 dengan spesifikasi unggulan

Perbandingan Tecno Camon 50 Pro vs POCO X8 Pro vs POCO F7

Terbit:
⏱️8 menit membaca
Penulis:User Generated Content
Bagikan:
Mari kita bedah satu per satu, karena di tahun 2026 ini, pasar smartphone kelas menengah atas sudah seperti medan perang. Dari segi **Display & Design**, POCO X8 Pro dan POCO F7 sama-sama menggunakan panel AMOLED LTPO 120Hz, namun POCO X8 Pro unggul dengan kecerahan puncak 3500 nits vs 3200 nits milik POCO F7, membuatnya lebih nyaman digunakan di bawah terik matahari. Tecno Camon 50 Pro memang punya refresh rate 144Hz yang lebih tinggi, tapi tanpa LTPO dan kecerahan hanya standar, jadi lebih boros baterai tanpa manfaat signifikan. Dari segi dimensi, Tecno lebih tipis (7.8mm) dan ringan, tapi POCO X8 Pro dan F7 lebih kokoh dengan sertifikasi IP68/IP69, jadi kalau Anda tipe yang suka selfie di pinggir kolam renang, POCO jelas pilihan lebih aman. Untuk **Connectivity**, POCO F7 menjadi raja dengan WiFi 7 dan Bluetooth 6.0, sementara POCO X8 Pro masih WiFi 6 dan Bluetooth 6.0. Tecno Camon 50 Pro? Sepertinya masih hidup di era 2024 dengan WiFi standar dan Bluetooth versi lama. Ini perbedaan yang krusial jika Anda sering mentransfer file besar atau menggunakan earbud nirkabel terbaru. Beralih ke **Baterai**, ketiga ponsel sama-sama dibekali baterai 6500mAh yang besar. Namun, POCO X8 Pro unggul dengan fast charging 100W, mampu mengisi penuh dalam waktu sekitar 40 menit, lebih cepat dari POCO F7 yang 90W dan Tecno Camon 50 Pro yang hanya 45W. POCO X8 Pro juga diklaim memiliki efisiensi baterai 'A' dengan runtime ~66 jam, sementara POCO F7 ~64 jam. Tecno tidak menyebutkan runtime, tapi dengan chipset yang lebih irit (Dimensity 7400) dan layar 144Hz yang tidak LTPO, seharusnya dayanya juga tahan lama, meski pengisian dayanya lambat. Untuk **Performance**, di sinilah perbedaan paling mencolok. POCO F7 dengan Snapdragon 8s Gen4 mencetak skor Antutu ~2,3 juta, unggul tipis dari POCO X8 Pro dengan Dimensity 8500 Elite (~2,28 juta). Keduanya jauh di atas Tecno Camon 50 Pro yang hanya ~497 ribu. Dalam istilah sederhana, POCO F7 dan X8 Pro bisa menjalankan Genshin Impact di setting tertinggi dengan stabil 60fps, sementara Tecno Camon 50 Pro mungkin akan mulai panas dan lag di setting medium. GPU Adreno 825 di POCO F7 juga lebih unggul untuk gaming dibanding Mali-G720 MC8 di POCO X8 Pro, meskipun selisihnya tipis. Dari segi **Software**, POCO F7 menawarkan update OS selama 4 tahun dan security update 6 tahun, paling panjang di antara semua. POCO X8 Pro menyusul dengan 5 tahun update OS dan 5 tahun security, sementara Tecno Camon 50 Pro hanya menjanjikan 3 tahun update OS. Jika Anda berniat memakai ponsel lebih dari 3 tahun, POCO F7 adalah pilihan paling aman. Semua sudah menjalankan Android 16 dengan antarmuka masing-masing (HyperOS 3.X untuk POCO, HIOS 16 untuk Tecno). Untuk **Kamera**, sayangnya semua ponsel di sini memiliki kelemahan yang sama: tidak ada kamera telephoto yang mumpuni, kecuali Tecno Camon 50 Pro yang justru unggul dengan kamera telephoto 50MP 3x optical zoom. POCO X8 Pro dan POCO F7 hanya mengandalkan kamera utama 50MP (Sony IMX882) dan ultrawide 8MP. Untuk fotografi, Tecno Camon 50 Pro jelas lebih fleksibel dengan zoom optik, sementara POCO mengandalkan software processing. Selfie camera Tecno 50MP juga lebih unggul secara resolusi dibanding POCO yang 20MP. Namun, POCO F7 unggul dalam perekaman video slow motion 240fps, lebih baik dari POCO X8 Pro yang 120fps. Kesimpulannya, tidak ada ponsel yang sempurna. Tecno Camon 50 Pro adalah pilihan tepat jika Anda seorang pecinta fotografi dengan budget terbatas, karena kamera telephoto dan selfie 50MP adalah nilai jual utama di kelasnya. Namun, performanya sangat jomplang untuk gaming. POCO F7 adalah pilihan untuk mereka yang menginginkan performa flagship murni, konektivitas terkini, dan software update panjang, tapi dengan harga yang pasti lebih mahal. Sementara itu, POCO X8 Pro varian 12/512GB adalah pilihan paling 'value for money' di Juli 2026. Dengan harga yang lebih murah dari varian 8/256GB (sebuah keanehan yang harus Anda manfaatkan segera), Anda mendapatkan performa setara flagship, layar luar biasa, baterai besar dengan fast charging super cepat, dan storage lega. Kameranya memang 'cukup' saja, tapi untuk kebanyakan orang, itu sudah lebih dari memadai. Jadi, kalau Anda tidak terlalu obsesi dengan fotografi zoom, POCO X8 Pro 12/512GB adalah pemenang mutlak.
Tecno Camon 50 Pro

Tecno Camon 50 Pro

Rp 5.599.000
Harga pasar
💾[object Object] / 256GB
📷50 MP
2.3M
POCO X8 Pro

POCO X8 Pro

Rp 5.799.000
Harga pasar
Antutu: 2.3M
💾8GB / 256GB
📷50 MP + 8 MP
2.3M
POCO X8 Pro

POCO X8 Pro

Rp 5.399.000
Launch price
Antutu: 2.3M
💾12GB / 512GB
📷50 MP + 8 MP
2.3M
POCO F7

POCO F7

Antutu: 2.3M
💾12GB / 256GB
📷50 MP + 8 MP

Kelebihan dan Kekurangan

Tecno Camon 50 Pro

✅ Kelebihan
  • Layar AMOLED 144Hz yang sangat mulus untuk scrolling dan gaming kasual
  • Baterai 6500mAh raksasa, cocok untuk pemakaian seharian penuh
  • Kamera utama 50MP dengan OIS dan kamera telephoto 50MP 3x optical zoom, jarang di kelasnya
  • Harga lebih terjangkau (Rp5.599.000) dengan RAM hingga 12GB dan storage 512GB
❌ Kekurangan
  • Chipset Dimensity 7400 Ultimate kalah bertenaga dibanding pesaing, skor Antutu ~497K vs 2,2-2,3 juta
  • GPU Mali-G615 MC2 lemah untuk gaming berat seperti Genshin Impact di setting tinggi
  • Konektivitas hanya WiFi standar (bukan WiFi 6/7) dan Bluetooth versi lama
  • Tidak ada sertifikasi IP rating resmi, kurang tahan debu/air

POCO X8 Pro (8/256GB)

✅ Kelebihan
  • Chipset Dimensity 8500 Elite super kencang, skor Antutu ~2,28 juta, gaming berat lancar jaya
  • Layar AMOLED 120Hz LTPO dengan kecerahan puncak 3500 nits, sangat terang di outdoor
  • Baterai 6500mAh dengan fast charging 100W, isi daya super cepat (~66 jam runtime)
  • Sertifikasi IP68/IP69, tahan air dan debu ekstrem, plus Bluetooth 6.0 dan WiFi 6
❌ Kekurangan
  • Kamera hanya dual (50MP utama + 8MP ultrawide), tanpa telephoto, zoom digital kurang memuaskan
  • Selfie camera 20MP biasa saja, tidak sebaik Tecno yang 50MP
  • Harga sedikit lebih mahal (Rp5.799.000) untuk varian 8/256GB
  • Tidak ada slot microSD, storage tidak bisa diperluas

POCO X8 Pro (12/512GB)

✅ Kelebihan
  • Semua kelebihan POCO X8 Pro 8/256GB, ditambah RAM 12GB dan storage 512GB yang lega
  • Harga lebih murah dari varian 8/256GB? (Rp5.399.000), ini anomali harga yang menguntungkan
  • Cocok untuk power user yang butuh banyak aplikasi dan file multimedia
  • Performa gaming dan multitasking tanpa kompromi
❌ Kekurangan
  • Kamera masih sama, tidak ada peningkatan dibanding varian 8/256GB
  • Tidak ada telephoto, zoom optik terbatas
  • Selfie camera tetap 20MP, kalah detail dari Tecno
  • Bobot 204 gram terasa berat, apalagi dengan casing

POCO F7

✅ Kelebihan
  • Chipset Snapdragon 8s Gen4 flagship, skor Antutu ~2,3 juta, GPU Adreno 825 terbaik untuk gaming
  • Layar AMOLED 120Hz LTPO dengan kecerahan puncak 3200 nits dan PWM 2600Hz, ramah mata
  • Konektivitas lengkap: WiFi 7, Bluetooth 6.0, NFC, Infrared, plus sertifikasi IP68
  • Software update 4 tahun OS + 6 tahun security, paling panjang di antara semua
❌ Kekurangan
  • Baterai 6500mAh dengan charging 90W, sedikit lebih lambat dari POCO X8 Pro yang 100W
  • Harga belum disebutkan (kemungkinan lebih mahal dari POCO X8 Pro)
  • Bobot 216 gram, paling berat di antara semua
  • Kamera masih dual (50MP + 8MP ultrawide), tidak ada telephoto, padahal chipset flagship

Rekomendasi

POCO X8 Pro (12/512GB)

POCO X8 Pro varian 12/512GB adalah pilihan paling rasional di Juli 2026. Dengan harga Rp5.399.000 yang lebih murah dari varian 8/256GB (sebuah keanehan pasar yang harus Anda manfaatkan), Anda mendapatkan chipset Dimensity 8500 Elite dengan performa setara flagship (Antutu 2,28 juta), layar AMOLED 120Hz LTPO 3500 nits, baterai 6500mAh dengan fast charging 100W, dan sertifikasi IP68/IP69 yang bikin HP ini tahan karam di kolam renang. Kameranya memang tidak istimewa, tapi untuk harga segitu, Anda dapat RAM 12GB dan storage 512GB yang cukup untuk 5 tahun ke depan. Ini bukan sekadar HP, ini investasi.

Skor: 92/100

Perbandingan Spesifikasi

Spesifikasi
Tecno
Tecno Camon 50 Pro
POCO
POCO X8 Pro
POCO
POCO X8 Pro
POCO
POCO F7
Type
AMOLED, 144Hz
AMOLED
AMOLED
AMOLED
Diagonal
6.78 inches, 112.1 cm2 (~89.6% screen-to-body ratio)
6.59",
6.59",
6.83",
Resolution
1208 x 2644 pixels, 19.5:9 ratio (~429 ppi density)
1268 x 2756 px, QHD
1268 x 2756 px, QHD
1289 x 2772 px, QHD
Colors
BlackGreenPurpleTitanium
BlackCyanRedWhite
BlackCyanRedWhite
Weight
-
204 g
204 g
216 g
Dimensions
162.4 x 77 x 7.8 mm (6.39 x 3.03 x 0.31 in)
Density
460 ppi, Very high density
460 ppi, Very high density
448 ppi, Very high density
Aspect Ratio
19.5:9
19.5:9
19.5:9
Size
75.2 mm x 157.5 mm x 8.2 mm
75.2 mm x 157.5 mm x 8.2 mm
77.9 mm x 163.1 mm x 8.2 mm
Materials
Glass, Metal
Glass, Metal
Glass, Aluminium
Repairability
Class A B C D E
Class A B C D E
Class A B C D E
Usable surface
89 %
89 %
90 %
Drop resistance
Class A B C D E, 270 drops without defects
Class A B C D E, 270 drops without defects
Class A B C D E, 45 drops without defects
Resistance certificates
IP68, IP69
IP68, IP69
IP68
Others
Hole-punch Notch, TÜV Rheinland Flicker-free Certified, 3840 Hz PWM, Refresh rate 120 Hz, Touch sampling rate 480 Hz, Peak brightness - 3500 cd/m², 8000000:1 contrast ratio, TÜV Rheinland Eye Comfort Certification, HDR10+, Dolby Vision, Scratch resistant, Multi-touch, Frameless, LTPO (Low Temperature PolySilicon oxide), SGS Certified, TÜV Low Blue Light, DCI-P3, 12 Bits panel (10-bit +2-bit FRC), Capacitive
Hole-punch Notch, TÜV Rheinland Flicker-free Certified, 3840 Hz PWM, Refresh rate 120 Hz, Touch sampling rate 480 Hz, Peak brightness - 3500 cd/m², 8000000:1 contrast ratio, TÜV Rheinland Eye Comfort Certification, HDR10+, Dolby Vision, Scratch resistant, Multi-touch, Frameless, LTPO (Low Temperature PolySilicon oxide), SGS Certified, TÜV Low Blue Light, DCI-P3, 12 Bits panel (10-bit +2-bit FRC), Capacitive
Hole-punch Notch, TÜV Rheinland Flicker-free Certified, 2600 Hz PWM, Refresh rate 120 Hz, Touch sampling rate 480 Hz, Peak brightness - 1700 cd/m², Peak brightness - 3200 cd/m², 8000000:1 contrast ratio, TÜV Rheinland Eye Comfort Certification, HDR10+, Dolby Vision, Scratch resistant, Corning Gorilla Glass 7i, Multi-touch, Frameless, SGS Certified, TUV Rheinland Low Blue Light, Brightnes 700 cd/m² (typ), DCI-P3, DC dimming, 12 Bits panel, Capacitive