Kelebihan dan Kekurangan
Xiaomi Redmi Pad 2 Pro
- Layar 12.1 inci IPS LCD 2.5K (1600 x 2560) dengan refresh rate 120Hz dan Dolby Vision โ mantap untuk konsumsi konten
- Baterai jumbo 12000 mAh dengan fast charging 33W dan reverse wired 27W โ bisa jadi powerbank darurat
- Satu-satunya tablet di perbandingan ini yang punya varian cellular 5G lengkap (nano-SIM + eSIM), plus jack audio 3.5mm
- Dukungan microSDXC dedicated slot โ fleksibel untuk penyimpanan ekstra
- Quad speaker Dolby Atmos dan build aluminium premium dengan Gorilla Glass 3
- Chipset Snapdragon 7s Gen 4 (4nm) yang efisien untuk kelas mid-range tablet
- Kamera utama cuma 8 MP (varian WiFi) โ jangan harap bisa foto estetik, ini tablet bukan kamera
- Bobot 600-620 gram โ lumayan berat untuk digenggam lama, capek kalau dipakai rebahan
- USB Type-C 2.0 โ transfer file lambat, ketinggalan zaman untuk tablet 2025
- Resolusi layar 249 ppi tergolong rendah untuk ukuran 12.1 inci โ teks kurang tajam dibanding kompetitor
- Hanya Android 15 + HyperOS 2, sementara Pad 8 Pro sudah Android 16
- Tidak ada fingerprint sensor โ keamanan cuma andalkan face unlock atau PIN
Xiaomi Pad 8 Pro
- Snapdragon 8 Elite (3nm) โ monster performa dengan Antutu total 3.191.751, jauh meninggalkan dua kompetitor
- Layar 11.2 inci 3:2 resolusi 2136 x 3200 (345 ppi) dengan 144Hz, HDR10, Dolby Vision โ tajam dan mulus
- Bodi super tipis 5.8mm dan bobot hanya 485-494 gram โ paling ringan dan portabel di kelasnya
- Kamera utama 50 MP f/1.8 dengan PDAF dan video 4K@60fps โ kamera tablet terbaik di perbandingan ini
- Fast charging 67W โ paling cepat di antara ketiganya
- USB Type-C 3.2 dengan accessory connector โ transfer data cepat dan siap untuk aksesori profesional
- Fingerprint side-mounted, WiFi 7, dan Android 16 + HyperOS 3 โ paling future-proof
- RAM hingga 16GB dan storage hingga 512GB โ opsi tertinggi di kelasnya
- Tidak ada konektivitas cellular sama sekali โ murni WiFi, tidak bisa dipakai di luar rumah tanpa tethering
- Baterai 9200 mAh paling kecil di antara ketiganya โ konsekuensi bodi tipis
- Tidak ada jack audio 3.5mm dan tidak ada slot microSD
- Harga jelas paling mahal โ performa flagship memang tidak pernah murah
- Tidak ada NFC โ meski ini masalah umum tablet, tetap saja sayang
Xiaomi Poco Pad M1
- Baterai 12000 mAh dengan 33W fast charging dan 27W reverse wired โ daya tahan juara
- Layar 12.1 inci 2.5K 120Hz Dolby Vision โ sama persis dengan Redmi Pad 2 Pro
- Storage 256GB sebagai standar โ paling lega di kelas mid-range ini
- Quad speaker Dolby Atmos dan jack audio 3.5mm masih dipertahankan
- Harga paling kompetitif untuk spesifikasi yang ditawarkan (Value champion)
- Dukungan microSDXC dedicated slot untuk ekspansi storage
- Chipset Snapdragon 7s Gen 4 โ performa Antutu SoC hanya 594.400, jauh di bawah Pad 8 Pro
- Kamera 8 MP di depan dan belakang โ sekadar bisa foto, bukan untuk fotografi serius
- Bobot 610 gram โ berat, apalagi kalau dipakai sambil rebahan
- USB Type-C 2.0 โ transfer data lambat
- Tidak ada varian cellular โ murni WiFi
- Resolusi 249 ppi rendah untuk layar 12.1 inci
- Tidak ada fingerprint sensor dan tidak ada NFC
Rekomendasi
Xiaomi Pad 8 Pro adalah pemenang absolut untuk pengguna yang mencari tablet performa tinggi. Snapdragon 8 Elite dengan Antutu total 3.191.751 (5x lipat Redmi Pad 2 Pro dan Poco Pad M1) menjadikannya satu-satunya tablet di perbandingan ini yang benar-benar capable untuk gaming berat, editing video, dan multitasking profesional. Layar 11.2 inci 345 ppi dengan 144Hz dan HDR10 jauh lebih tajam dan mulus dibanding dua kompetitor yang hanya 249 ppi. Bodi 5.8mm dan 485 gram membuatnya paling portabel, sementara kamera 50 MP + video 4K@60fps dan fast charging 67W melengkapi paket sebagai tablet premium serba bisa. Kekurangan utama โ tidak ada cellular dan baterai lebih kecil โ sepadan dengan trade-off performa yang ditawarkan. Untuk pengguna yang butuh tablet WiFi untuk produktivitas dan hiburan kelas atas, ini pilihan tanpa kompromi.






