
vivo iQOO Z10R
Kelebihan dan Kekurangan
vivo V60 Lite
- Layar AMOLED 6.77 inci 120Hz HDR10+ dengan proteksi Mohs level 4 โ kelas premium di segmen menengah
- Baterai Si/C 6500 mAh dengan fast charging 90W (100% hanya 52 menit) plus bypass charging untuk gaming
- Kamera selfie 32 MP dengan video 4K@30fps dan gyro-EIS โ jarang di kelasnya
- Desain ramping 7.6 mm meski baterai jumbo, bobot masih wajar 194 g
- Chipset Dimensity 7360 Turbo 4nm dengan RAM hingga 12 GB dan storage 512 GB
- Stereo speaker, NFC, Wi-Fi 6, Bluetooth 5.4 โ konektivitas lengkap
- Software Funtouch 15 (Android 15) dengan update OS yang relatif panjang untuk kelas V-series
- Material masih plastik (back & frame) di harga Rp5,3 juta โ kompetitor sudah kaca/metal
- Tidak ada slot microSD dan tidak ada jack audio 3.5mm
- USB masih Type-C 2.0, transfer data lambat untuk ukuran 2025
- Kamera ultrawide hanya 8 MP โ kualitasnya sekadar pelengkap, bukan pemain utama
- Tidak ada wireless charging meski harga sudah di atas Rp5 juta
- Chipset Dimensity 7360 Turbo bukan untuk gaming berat โ Mali-G615 MC2 kalah dari kompetitor sekelas
- Harga Rp5.299.000 terasa mahal untuk spesifikasi yang sebagian dibagi dengan iQOO Z10R yang jauh lebih murah
vivo iQOO Z10R
- Harga jauh lebih murah (Rp3.299.000) dengan layar AMOLED 120Hz 6.77 inci yang identik secara resolusi
- Chipset Dimensity 7400 dengan Antutu total 823.249 โ performa nyata lebih tinggi dari V60 Lite
- Baterai 5700 mAh dengan 44W fast charging โ cukup untuk pemakaian seharian
- Kamera utama 50 MP Sony IMX882 dengan OIS โ stabilisasi optik jarang di kelas Rp3 jutaan
- Fitur lengkap: NFC, IR blaster, DLNA, Wi-Fi 6, Bluetooth 5.4 dengan LDAC/aptX
- Bobot ringan 184 g dan bodi 7.4 mm โ nyaman digenggam
- Sertifikasi IP64 dan sistem pendingin (cooling system) untuk gaming
- Stereo speaker dan layar dengan touch sampling 240Hz โ responsif untuk gaming
- Baterai 5700 mAh kalah kapasitas dari V60 Lite (6500 mAh) dan charging hanya 44W
- Material full polycarbonate โ terasa plastik murah di tangan
- Storage hanya 128 GB UFS 2.2 tanpa slot microSD โ cepat penuh
- RAM 8 GB LPDDR4X โ sudah ketinggalan generasi
- Kamera ultrawide/depth 8 MP hanya untuk portrait, bukan ultrawide sesungguhnya
- Tidak ada jack audio 3.5mm dan tidak ada wireless charging
- Software Funtouch OS 15 dengan dukungan update yang biasanya lebih pendek di lini iQOO entry
- Tidak ada informasi detail video kamera depan โ biasanya terbatas 1080p
Rekomendasi
Secara objektif, iQOO Z10R menang telak dalam value-for-money. Dengan harga Rp3.299.000 (selisih ~Rp2 juta atau 37% lebih murah dari V60 Lite), iQOO Z10R justru menawarkan performa nyata lebih tinggi (Antutu 823.249 vs V60 Lite yang tidak mencantumkan skor, namun Dimensity 7360 Turbo hanya sedikit di atas Dimensity 7400 di skenario CPU), kamera utama dengan OIS (V60 Lite tanpa OIS), dan fitur konektivitas yang lebih lengkap (IR blaster, DLNA, LDAC/aptX). V60 Lite memang unggul di baterai 6500 mAh + 90W charging, layar dengan proteksi Mohs 4, dan kamera selfie 4K โ tapi keunggulan itu tidak sepadan dengan premium Rp2 juta. Untuk pengguna yang mengutamakan baterai jumbo dan selfie, V60 Lite masuk akal; tapi untuk 90% pengguna, iQOO Z10R adalah pilihan cerdas. Kecuali Anda benar-benar butuh baterai 6500 mAh dan charging 90W, membayar Rp2 juta lebih untuk plastik yang sama terasa seperti membeli kemasan, bukan isi.


