Dalam perbandingan performa, POCO X8 Pro berada di liga yang berbeda berkat chipset Dimensity 8500 Elite yang mencetak skor AnTuTu v11 sebesar 2.285.536, sedangkan Tecno Camon 50 Ultra tertinggal jauh di angka 739.000. Perbedaan ini bukan sekadar angka di atas kertas; untuk multitasking berat atau gaming kelas berat, POCO menawarkan stabilitas frame rate yang jauh lebih superior berkat arsitektur Cortex-A725 dan GPU Mali-G720 MC8, sementara Tecno masih mengandalkan arsitektur A78 yang mulai terasa usang di tahun 2026.
Dari sisi display, POCO X8 Pro unggul dalam kecerahan puncak hingga 3500 nits, menjadikannya rajanya penggunaan outdoor di bawah terik matahari. Namun, Tecno mencoba menggoda pengguna dengan estetika layar Dual Edge dan proteksi Gorilla Glass Victus 2 yang lebih premium, ditambah refresh rate 144Hz yang sedikit lebih mulus dibanding 120Hz milik POCO. Sayangnya, keindahan desain Tecno harus dibayar mahal dengan efisiensi pengisian daya yang hanya 45W, tertinggal jauh dari 100W milik POCO yang mampu mengisi baterai 6500mAh secara drastis lebih cepat.
Konektivitas dan fitur tambahan menjadi arena di mana Tecno berusaha mengejar ketertinggalan dengan menyertakan jack audio 3.5mm dan radio FM, fitur yang sudah dianggap 'barang antik' oleh POCO. Meski begitu, POCO lebih relevan dengan masa depan berkat dukungan Wi-Fi 6 (802.11ax) dan Bluetooth 6.0, sedangkan Tecno masih terjebak di standar Wi-Fi 5 dan Bluetooth 5.3. Bagi pengguna yang memprioritaskan mobilitas data, POCO memberikan masa depan yang lebih panjang.
Sektor kamera menjadi satu-satunya tempat di mana Tecno bisa membusungkan dada. Kehadiran lensa telephoto 50MP memberikan fleksibilitas fotografi yang tidak dimiliki POCO. Sensor Sony LYT-700C pada Tecno juga menjanjikan kualitas gambar yang lebih artistik untuk potret. Namun, POCO tetap memberikan perlawanan dengan OIS yang solid dan kemampuan perekaman 4K. Pada akhirnya, pilihan ini adalah pertarungan antara 'fotografi kasual yang cantik' (Tecno) melawan 'mesin performa yang tahan banting' (POCO).
🏆 Pilihan Terbaik
2.3M
POCO X8 Pro
Rp 5.399.000
Launch price
⚡Antutu: 2.3M
💾12GB / 512GB
📷50 MP + 8 MP
Kelebihan dan Kekurangan
POCO X8 Pro
✅ Kelebihan
- Performa buas dengan skor AnTuTu 2.285.536
- Layar AMOLED 120Hz dengan peak brightness 3500 nits
- Fast charging 100W yang sangat cepat
- Dukungan update software 5 tahun
❌ Kekurangan
- Tidak ada lensa telephoto
- Tidak ada jack audio 3.5mm
- Material bodi terasa lebih standar dibanding kompetitor
Tecno Camon 50 Ultra
✅ Kelebihan
- Sistem kamera triple dengan lensa telephoto 50MP
- Desain elegan dengan layar Dual Edge dan Gorilla Glass Victus 2
- Sertifikasi ketahanan militer MIL-STD-810H
- Memiliki jack audio 3.5mm
❌ Kekurangan
- Performa chipset jauh di bawah POCO (AnTuTu hanya 739.000)
- Kecepatan charging hanya 45W
- Dukungan update software hanya 3 tahun
Rekomendasi
POCO X8 Pro
POCO X8 Pro memenangkan perbandingan ini karena efisiensi performa yang luar biasa. Dengan skor AnTuTu lebih dari 2,2 juta poin, ia menghancurkan Tecno yang hanya berada di kisaran 700 ribu. Bagi pengguna yang mencari smartphone untuk jangka panjang (5 tahun update) dan kebutuhan komputasi berat, POCO adalah investasi yang jauh lebih logis meskipun mengorbankan lensa telephoto.
Skor: 92/100





