Dalam membandingkan Infinix Hot 70 dan Xiaomi Redmi 15C, kita melihat pertarungan antara 'performa modern' melawan 'ketahanan klasik'. Infinix Hot 70 hadir dengan chipset MediaTek Helio G100 (6nm) yang menghasilkan skor Antutu 420.000, jauh meninggalkan Redmi 15C yang masih terjebak di chipset Helio G81 Ultra (12nm) dengan skor 262.000. Perbedaan fabrikasi ini sangat krusial; G100 memberikan efisiensi dan kecepatan pemrosesan yang lebih baik, didukung oleh penyimpanan UFS 2.2 yang lebih responsif dibandingkan eMMC 5.1 pada Redmi 15C yang terasa seperti teknologi masa lalu.
Sektor display keduanya sama-sama hanya menawarkan resolusi HD+ (720p) pada bentang layar lebar, yang jika dihitung densitas pikselnya, keduanya berada di kisaran 256-260 ppi. Namun, Infinix lebih unggul dengan refresh rate 144Hz dibandingkan 120Hz milik Redmi. Infinix juga berani memberikan fitur pengisian daya 90W, yang secara praktis akan mengisi baterai 5600 mAh-nya dalam waktu singkat, sementara Redmi 15C dengan baterai 6000 mAh harus puas dengan kecepatan 33W yang akan membuat pengguna menunggu lebih lama di dekat colokan listrik.
Dari sisi kamera, Infinix Hot 70 menunjukkan dominasi teknis dengan menyertakan Optical Image Stabilization (OIS) pada sensor 50 Mpx-nya. Ini adalah fitur yang sangat langka di segmen ini dan akan sangat membantu dalam pengambilan gambar minim cahaya atau video yang stabil. Sebaliknya, Redmi 15C mengandalkan konfigurasi kamera standar tanpa stabilisasi optik, yang membuatnya terasa lebih 'basic' dan kurang kompetitif untuk kebutuhan konten kreatif masa kini.
Konektivitas menjadi poin di mana Redmi 15C mencoba melawan dengan menyertakan IR Blaster dan Jack Audio 3.5mm, fitur yang sering dicari pengguna praktis namun dihilangkan oleh Infinix. Namun, absennya NFC pada Redmi 15C di tahun 2026 adalah sebuah 'dosa' teknologi yang sulit dimaafkan. Infinix Hot 70 sudah menyertakan NFC, menjadikannya perangkat yang lebih siap untuk ekosistem pembayaran digital modern. Secara keseluruhan, Infinix Hot 70 adalah pilihan rasional bagi pengguna yang menginginkan kecepatan dan fitur kekinian, sementara Redmi 15C hanya cocok bagi mereka yang sangat membutuhkan baterai besar dan tidak mempedulikan performa sistem yang lambat.
Kelebihan dan Kekurangan
Infinix Hot 70
✅ Kelebihan
- Performa jauh lebih kencang dengan Helio G100 (Skor Antutu 420k)
- Layar 144Hz yang super mulus untuk kelas entry-level
- Charging ngebut 90W, sangat impresif untuk harganya
- Kamera utama sudah dibekali OIS
❌ Kekurangan
- Tidak ada jack audio 3.5mm (aneh untuk kelas budget)
- Resolusi layar masih HD+, terlihat kurang tajam di 6.78 inci
- Kapasitas baterai sedikit lebih kecil dibanding kompetitor
Xiaomi Redmi 15C
✅ Kelebihan
- Baterai jumbo 6000 mAh dengan daya tahan luar biasa
- Ada IR Blaster dan Jack Audio 3.5mm
- RAM lebih lega (8GB)
- Layar sangat besar 6.9 inci
❌ Kekurangan
- Performa sangat lambat (Helio G81 Ultra, Antutu cuma 262k)
- Masih menggunakan eMMC 5.1 yang lemot
- Charging hanya 33W, butuh waktu lama untuk isi 6000 mAh
- Tidak ada NFC
Rekomendasi
Infinix Hot 70
Infinix Hot 70 adalah pemenang telak dalam hal 'value for performance'. Dengan skor Antutu 420.000 dibandingkan Redmi 15C yang hanya 262.000, Infinix jauh lebih layak untuk penggunaan jangka panjang. Fitur pengisian daya 90W dan OIS adalah kemewahan yang tidak dimiliki Redmi 15C.
Skor: 88/100

