Mari kita bicara jujur, membandingkan Infinix Hot 70 dengan Xiaomi Redmi 15C seperti membandingkan mobil sport entry-level dengan mobil keluarga yang mesinnya enggan diajak lari. Dari sisi performa, Infinix Hot 70 yang dibekali MediaTek Helio G100 (6nm) mencetak skor AnTuTu v10 sebesar 420.000, jauh meninggalkan Redmi 15C dengan Helio G81 Ultra (12nm) yang hanya menyentuh 262.000. Penggunaan storage UFS 2.2 pada Infinix memberikan kecepatan baca-tulis yang jauh lebih stabil dibandingkan eMMC 5.1 yang digunakan Xiaomi, sebuah teknologi yang sejujurnya sudah harus dipensiunkan di tahun 2026.
Di sektor display, Infinix Hot 70 tampil lebih agresif dengan refresh rate 144Hz dan PWM dimming 2160Hz. Meskipun keduanya terjebak di resolusi HD+ yang cukup 'berpasir' untuk ukuran layar 6.7 hingga 6.9 inci, Infinix memberikan pengalaman visual yang lebih fluid. Xiaomi mencoba menebus ketertinggalannya dengan baterai 6000 mAh, namun angka ini menjadi tidak relevan saat Anda harus menunggu waktu pengisian daya 33W yang terasa seperti menonton cat mengering, dibandingkan dengan 90W pada Infinix yang mampu mengisi daya jauh lebih efisien.
Konektivitas dan fitur tambahan menjadi satu-satunya tempat di mana Redmi 15C bisa bernapas lega. Xiaomi tetap mempertahankan Infrared Blaster, Radio FM, dan jack audio 3.5mm—fitur-fitur 'old school' yang mungkin masih dirindukan sebagian orang. Namun, Infinix membalas dengan Bluetooth 5.4 dan sistem audio stereo Dolby Atmos yang memberikan pengalaman multimedia lebih imersif. Infinix juga unggul di sektor kamera dengan kehadiran OIS (Optical Image Stabilization), sesuatu yang absen pada Redmi 15C.
Secara software, Xiaomi memberikan janji manis berupa 5 tahun update OS, yang mana sangat ironis karena hardware-nya (Helio G81 + eMMC 5.1) kemungkinan besar akan terasa sangat lambat bahkan sebelum tahun ke-3. Infinix, dengan Android 16, menawarkan performa yang lebih siap pakai untuk jangka panjang. Singkatnya, jika Anda mencari ponsel yang tidak membuat Anda emosi saat membuka aplikasi, Infinix Hot 70 adalah pemenangnya. Redmi 15C mungkin cocok untuk kakek-nenek Anda yang hanya menggunakan WhatsApp, tapi untuk pengguna modern, ini adalah pilihan yang sulit dipertahankan.
Kelebihan dan Kekurangan
Infinix Hot 70
✅ Kelebihan
- Performa chipset Helio G100 jauh lebih unggul (AnTuTu 420k)
- Layar 144Hz dengan PWM dimming 2160Hz yang sangat smooth
- Fast charging 90W yang sangat cepat untuk kelasnya
- Penyimpanan UFS 2.2 yang lebih responsif
- Speaker stereo dengan Dolby Atmos
❌ Kekurangan
- Tidak ada jack audio 3.5mm
- Kapasitas baterai lebih kecil dibanding kompetitor (5600 mAh)
- Masih menggunakan panel LCD dengan resolusi HD+ saja
Xiaomi Redmi 15C
✅ Kelebihan
- Baterai jumbo 6000 mAh
- Dukungan update software hingga 5 tahun
- Memiliki fitur khas Xiaomi seperti Infrared Blaster dan Radio FM
- Ada jack audio 3.5mm yang masih relevan
❌ Kekurangan
- Performa chipset Helio G81 Ultra sangat tertinggal (AnTuTu 262k)
- Storage masih berbasis eMMC 5.1 yang lambat
- Charging hanya 33W, tertinggal jauh dari Infinix
- Layar 120Hz namun dengan touch sampling rate standar
Rekomendasi
Infinix Hot 70
Infinix Hot 70 menang telak di sektor performa dan efisiensi harian. Dengan skor AnTuTu 420.000 berbanding 262.000, perbedaan kecepatan akses data UFS 2.2 vs eMMC 5.1, serta charging 90W yang membuat Redmi 15C terlihat seperti perangkat dari masa lalu, Hot 70 adalah pilihan yang jauh lebih rasional untuk pengguna masa kini.
Skor: 88/100

