Mari kita bicara jujur: membandingkan POCO X8 Pro (rilis 2026) dengan POCO F6 Pro (rilis 2024) ibarat melihat pertarungan antara atlet muda yang sedang di puncak performa melawan veteran yang sudah mulai kehabisan napas. Dari sisi performa, Dimensity 8500 Elite pada X8 Pro mencetak skor AnTuTu v11 mencapai 2.285.536, menghancurkan Snapdragon 8 Gen 2 milik F6 Pro yang hanya di angka 1.642.770. Jika Anda mencari performa gaming murni, X8 Pro bukan sekadar menang, ia mendominasi dengan efisiensi arsitektur 4nm yang lebih modern.
Di sektor display, F6 Pro memang sedikit lebih unggul dalam resolusi dengan panel WQHD+ (1440 x 3200 px), namun X8 Pro tidak kalah jauh dengan resolusi QHD (1268 x 2756 px) yang sudah lebih dari cukup untuk mata manusia. Keduanya sama-sama menggunakan panel AMOLED 120Hz dengan PWM dimming 3840Hz, jadi mata Anda akan tetap nyaman. Namun, X8 Pro menang telak dalam hal daya tahan. Dengan baterai 6500 mAh, ia memberikan kapasitas 30% lebih besar daripada 5000 mAh milik F6 Pro, menjadikannya 'monster' daya yang jarang ditemukan di smartphone kelas menengah.
Beralih ke konektivitas, F6 Pro sedikit lebih future-proof berkat dukungan WiFi 7 (802.11be), sementara X8 Pro masih tertahan di WiFi 6. Namun, apakah itu cukup untuk menutupi kelemahan F6 Pro di sisi software? F6 Pro hanya dijanjikan update 2 tahun, yang artinya di tahun 2026 ini, perangkat tersebut sudah hampir mencapai akhir masa dukungannya. Sebaliknya, X8 Pro menjamin 5 tahun update, memberikan ketenangan pikiran bagi pengguna yang tidak ingin ganti ponsel setiap dua tahun sekali.
Sektor kamera adalah satu-satunya area di mana F6 Pro mencoba tampil lebih fleksibel dengan konfigurasi triple camera (50MP + 8MP + 2MP). Namun, jangan tertipu oleh lensa makro 2MP yang biasanya hanya menjadi 'pajangan' untuk memenuhi ruang. X8 Pro, meski hanya dual camera, menggunakan sensor Sony IMX882 dengan aperture f/1.5 yang sangat mumpuni untuk low-light. Bagi saya, lebih baik dua kamera yang berkualitas tinggi daripada tiga kamera di mana salah satunya hanyalah sensor makro murahan.
Secara keseluruhan, POCO X8 Pro adalah pemenang mutlak dari sudut pandang nilai guna di tahun 2026. Dengan sertifikasi IP68/IP69 yang membuatnya tahan debu dan air secara serius, serta masa pakai baterai yang luar biasa, ia jauh lebih relevan daripada F6 Pro. Membeli F6 Pro sekarang terasa seperti membeli mobil keluaran dua tahun lalu dengan harga yang tidak lagi masuk akal, sementara X8 Pro memberikan paket teknologi terbaru dengan efisiensi yang lebih baik.
🏆 Pilihan Terbaik
2.3M
POCO X8 Pro
Rp 4.399.000
Launch price
⚡Antutu: 2.3M
💾8GB / 256GB
📷50 MP + 8 MP
Kelebihan dan Kekurangan
POCO X8 Pro
✅ Kelebihan
- Baterai jumbo 6500 mAh dengan efisiensi luar biasa
- Chipset Dimensity 8500 Elite dengan skor AnTuTu v11 fantastis (2,2 juta+)
- Sertifikasi IP68/IP69 untuk ketahanan air dan debu
- Dukungan update software panjang hingga 5 tahun
❌ Kekurangan
- Kamera hanya dual-setup tanpa lensa makro/telefoto
- Material bodi mungkin terasa kurang premium dibanding seri F
- Tidak ada dukungan WiFi 7
POCO F6 Pro
✅ Kelebihan
- Layar WQHD+ dengan resolusi lebih tajam
- Dukungan WiFi 7 untuk konektivitas masa depan
- Sistem kamera triple dengan lensa makro
- Build quality lebih solid dengan bingkai aluminium
❌ Kekurangan
- Baterai lebih kecil (5000 mAh) dibanding X8 Pro
- Performa chipset Snapdragon 8 Gen 2 mulai tertinggal di 2026
- Dukungan update software hanya 2 tahun (sudah mendekati masa pensiun)
Rekomendasi
POCO X8 Pro
POCO X8 Pro adalah pilihan yang lebih logis di tahun 2026. Dengan chipset Dimensity 8500 Elite yang jauh lebih kencang, baterai 6500 mAh yang sangat awet, dan dukungan update software 5 tahun, ia mengalahkan F6 Pro yang sudah mulai terasa 'tua' dalam hal dukungan sistem dan efisiensi daya.
Skor: 92/100





