Telset.id ā Euro NCAP merilis hasil evaluasi keselamatan terbarunya pada 3 September 2026. Di bawah protokol penilaian 2026 yang baru, tiga model baru asal ChinaāAion UT, Geely E2, dan Leapmotor B05āberhasil meraih peringkat keselamatan bintang lima, nilai tertinggi dalam pengujian tersebut.
Hasil ini menegaskan semakin kuatnya posisi produsen China di pasar otomotif Eropa. Euro NCAP mencatat bahwa kendaraan buatan China kini menguasai 7% dari seluruh penjualan mobil baru di Uni Eropa dan hampir 10% di Inggris. Sejak 2021, jumlah model China yang diajukan untuk pengujian keselamatan Euro NCAP meningkat hampir sepuluh kali lipat, menandakan upaya serius para pabrikan ini untuk memenuhi standar keselamatan yang diharapkan konsumen Eropa.
Performa Rinci Model China di Pengujian Euro NCAP
Ketiga model China tersebut menunjukkan performa impresif di berbagai kategori pengujian. Aion UT mencatat skor 66% untuk Safe Driving, 74% untuk Crash Avoidance, 91% untuk Crash Protection, dan 88% untuk Post-Crash Safety. Geely E2 unggul di kategori Safe Driving dengan 79%, sementara Crash Avoidance-nya mencapai 72%, Crash Protection 86%, dan Post-Crash Safety 95%. Leapmotor B05 mencatat 66% di Safe Driving, 77% di Crash Avoidance, 92% di Crash Protection, dan 89% di Post-Crash Safety.

Leapmotor B05 menjadi sorotan utama karena unggul dalam perlindungan tabrakan, meraih skor maksimum dalam uji tabrak side barrier dan side pole. Sistem pengereman darurat otomatis (AEB) pada model ini juga dinilai luar biasa. Namun, kendaraan ini dinilai kekurangan sistem restraint adaptif untuk variasi postur penumpang dan masih bisa ditingkatkan dengan lebih banyak sakelar fisik untuk kontrol infotainment.
Sementara itu, Aion UT dinilai sebagai model serba bisa yang kuat. Para penguji mencatat bahwa model ini terlalu bergantung pada layar sentuh tengah untuk kontrol berkendara. Sistem pengenalan batas kecepatannya juga hanya memiliki tingkat akurasi 68%, dan model ini tidak dilengkapi sistem deteksi kehadiran anak.
Geely E2, yang merupakan model terlaris di China, justru dipuji karena menggunakan kontrol fisik dan dilengkapi standar Child Presence Detection. Meskipun sistem AEB-nya menunjukkan sedikit inkonsistensi, kendaraan ini memberikan perlindungan tingkat tinggi di sebagian besar kategori pengujian.
Baca Juga:
Pesaing Eropa Tertinggal Tanpa Paket Tambahan
Putaran pengujian terbaru ini juga mengevaluasi Cupra Raval. Kendaraan tersebut meraih peringkat bintang empat dengan perlengkapan keselamatan standarnya. Namun, ketika dilengkapi dengan āSafety Packā opsionalāyang meningkatkan teknologi aktif untuk skenario berkendara kecepatan rendah dan persimpanganāCupra Raval berhasil meraih peringkat bintang lima.

Cupra Raval dengan perlengkapan standar mencatat skor 58% untuk Safe Driving, 66% untuk Crash Avoidance, 91% untuk Crash Protection, dan 95% untuk Post-Crash Safety. Dengan paket tambahan, skornya meningkat menjadi 72% untuk Safe Driving dan 77% untuk Crash Avoidance, sementara kategori lainnya tetap sama.
Dr. Aled Williams, Programme Director di Euro NCAP, memberikan pernyataan resmi terkait hasil ini. āHasil hari ini dengan jelas menunjukkan bahwa pembuat mobil China masih bekerja keras untuk memenuhi standar tinggi yang diharapkan konsumen Eropa,ā ujarnya.

Peningkatan jumlah model China yang diuji Euro NCAP sejak 2021 menjadi sinyal kuat bahwa pabrikan China tidak hanya mengejar pangsa pasar, tetapi juga serius membangun reputasi keselamatan di kancah global. Keberhasilan Aion UT, Geely E2, dan Leapmotor B05 meraih bintang lima menunjukkan bahwa kesenjangan kualitas keselamatan antara merek China dan Eropa semakin menyempit.
Bagi Geely, hasil ini menjadi modal berharga. Perusahaan asal China tersebut sedang gencar berekspansi, termasuk melalui arsitektur 1.000V terbaru untuk pengisian daya yang lebih cepat. Sebelumnya, Geely juga sempat melakukan recall 93 ribu unit akibat masalah LiDAR. Kini, torehan bintang lima Euro NCAP menjadi bukti komitmen keselamatan yang patut diapresiasi.

Dengan semakin ketatnya protokol penilaian 2026, hasil gemilang ketiga model China ini menjadi tolok ukur baru. Konsumen Eropa kini memiliki lebih banyak pilihan kendaraan listrik China yang tidak hanya kompetitif dari segi harga dan teknologi, tetapi juga terbukti aman berdasarkan standar pengujian independen paling ketat di dunia.





Komentar
Belum ada komentar.