Twitter Rombak API, Aplikasi Pihak Ketiga Kecewa

Buenos Aires, Argentina - May 7, 2016: A person tries to enter his Twitter account from his smart phone in the office

Telset.id, Jakarta – Aplikasi pihak ketiga untuk Twitter akan menjadi korban paling terdampak akibat perombakan platform API. Pembaruan Tweetbot untuk iOS telah mempercepat banyak masalah yang sebelumnya ditakutkan oleh Tapbots.

Dilaporkan Engadget, Jumat (17/8/2018), pembaruan linimasa otomatis di Twitter sekarang dinonaktifkan. Jadi, kini tidak ada lagi pembaruan cuitan secara seketika.

Aplikasi Apple Watch pun menghilang. Selain itu, tombol notifikasi untuk Mention dan Direct Message akan mengalami penundaan selama satu hingga dua detik. Lalu, tombol notifikasi Like, Follow, dan Quote total dihilangkan.

Tapbots mengaku berupaya untuk mengembalikan beberapa fitur yang hilang. Namun, situasinya di luar kendali karena Twitter memilih untuk tidak memberi alternatif terhadap sejumlah antarmuka.

Baca juga: Twitter Mulai Kejar Akun-akun Bot “Buron”

Twitter mengumumkan perubahan itu pada tahun lalu. Mereka mengganti site streams, user streams, dan endpoint direct message dengan sebuah aktifitas akun API terbaru. Twitter berharap bisa memperketat kendali atas metode sejumlah layanan yang digunakan situs-situs pihak ketiga.

Protes keras dari sejumlah pengembang pihak ketiga membuat Twitter mengundur jadwal perubahan awal dari 19 Juni 2018 menjadi 16 Agustus 2018. Namun, pengembang mengeluhkan Twitter tidak memberi akses-akses penting ke platform API baru.

Baca juga: Asyik! Pengguna Indonesia Kini Bisa Akses Twitter Lite

Aplikasi pihak ketiga seperti Tweetbot, Twitterrific, Talons, dan Tweetings akan berada di posisi sulit. Beberapa dari mereka sudah mengundurkan diri. Bahkan, Favstar telah offline pada Juni 2018 gara-gara perubahan itu. [SN/HBS]

Sumber: Engadget

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here