OS Legendaris Apple Seharga Rp 325 Juta akan Digratiskan

Telset.id, Jakarta – Pada 1983 silam, Apple meluncurkan sebuah komputer ‘modern’ dengan sistem operasi pertama yang menggunakan antarmuka grafis (GUI) bernama Lisa. Pada saat itu, komputer ini dihargai USD 10 ribu atau setara USD 24 ribu atau Rp 325 juta, jika dihitung dengan kurs saat ini.

Selama ini, sistem operasi Lisa yang ada di dalam komputer tersebut hanya dapat ditemui di perangkat komputer Lisa saja. Hal ini dikarenakan Apple masih memegang paten dari OS tersebut.

Namun, BBC melaporkan, pada tahun ini Computer History Museum (CHM) sebagai salah satu pihak yang menyimpan komputer dan OS Lisa mengatakan akan menyerahkan source code Lisa ke Apple untuk dievaluasi, dan kemudian disebarkan secara gratis.

[Baca Juga : Game of Thrones Jadi Serial TV Paling Banyak Dibajak di 2017]

“Setelah selesai, CHM akan menulis posting blog tentang historis software bersangkutan. Kode yang telah disetujui untuk dirilis oleh Apple akan tersedia pada 2018,” tulis kurator software CHM, AI Kossow.

Hal ini dikarenakan paten yang dipegang oleh Apple terhadap Lisa akan habis setelah 25 tahun, dan akan habis pada 2018 ini.

Tentu saja, hal ini merupakan kabar yang menggembirakan bagi para Apple Fan Boy — sebutan penggemar berat Apple — yang bermimpi untuk menggunakan OS ini.

[Baca juga: Sambut Tahun Baru, Xiaomi Hadiahkan Android O ke Pengguna Mi A1]

Sebagai informasi, Steve Jobs konon mendapat ide untuk membuat Lisa setelah melihat sistem operasi Xerox PARC yang telah lebih dulu menerapkan hal tersebut. Apple lantas mengembangkan Lisa, yang sebutannya diambil dari nama putri Jobs, Lisa Nicole Brennan.

Namun seperti yang diketahui, meski dibekali kemampuan modern seperti OS GUI, dukungan mouse, dan lainnya, komputer ini hanya terjual 10 ribu unit saja. Hal ini dikarenakan harga dari Lisa yang terlampau mahal.

Pada 1984, Apple kemudian merilis Macintosh yang merupakan penyempurnaan dari Lisa, dengan harga lebih terjangkau. [NC/HBS]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here