Aplikasi Imaging Edge Webcam, Kompatibel dengan 35 Model Kamera Sony

Imaging Edge Webcam

Telset.id, Jakarta  – Sony Indonesia hari ini mengumumkan peluncuran aplikasi Desktop bernama ‘Imaging Edge Webcam’. Aplikasi ini memungkinkan pengguna mengubah kamera digital Sony menjadi webcam berkualitas tinggi.

Pengguna hanya perlu menyambungkan aplikasi Imaging Edge Webcam melalui sebuah PC lewat koneksi USB dan tanpa biaya.

{Baca juga: Sony ZV-1 Sasar Tren Video Kasual di Indonesia}

Imaging Edge Webcam memungkinkan penggunanya untuk melakukan live stream dan konferensi video, dengan memanfaatkan teknologi kamera Sony, seperti autofokus, kualitas gambar beresolusi tinggi, dan fitur unik yang terdapat dalam setiap kamera yang kompatibel.

Kazuteru Makiyama, Presiden Direktur Sony Indonesia mengatakan, bahwa semakin bertambahnya permintaan untuk live streaming dan komunikasi video, menjadi alasan Sony menghadirkan aplikasinya ini.

Dalam peluncurannya, aplikasi Imaging Edge Webcam juga kompatibel dengan 35 model kamera Sony, di antaranya adalah Alpha 9 II, Alpha 9, Alpha 7R IV, Alpha 7R III, Alpha 7R II, Alpha 7S II, Alpha 7S.

Selanjutnya bisa juga kompatibel dengan Alpha 7 III, Alpha 7 II, Alpha 6600, Alpha 6400, Alpha 6100, RX100 VII, RX100 VI, RX100 V, RX100 IV, RX10 IV, RX0 II, RX0, ZV-1 dan banyak lagi.

Yang menarik, aplikasi ini juga sudah bisa digunakan di kamera Alpha 7S III yang baru saja diluncurkan beberapa waktu lalu.

Seperti diketahui, Sony telah meluncurkan produk terbaru kamera mirrorless Alpha 7S III, yang mendukung fitur video 4K 120P dan peningkatan performa AF dan sederet fitur lainnya.

{Baca juga: Sony SEL1224GM, Lensa Zoom Terlebar di Dunia}

Seperti Telset.id lansir dari keterangan resmi Sony, kamera ini dilengkapi dengan sensor gambar back-illuminated full-frame 12.1MP terbaru dengan sensitivitas yang sangat tinggi dan 15+ stop wide dynamic range.

Alpha 7S III diklaim akan menjadi perangkat yang dapat menunjang kreativitas video profesional dan seluruh jenis pengambilan gambar hybrid still/ video.

Arsitektur sistem Alpha 7S III dirancang ulang untuk menghasilkan video dan performa pengambilan gambar still yang lebih baik. Sensor gambar terbaru 35mm full-frame 12.1MP (kurang lebih, efektif) back-illuminated Exmor R CMOS mengurangi rolling shutter hingga tiga kali.

Kamera ini menggunakan berbagai teknik pengumpulan cahaya mutakhir untuk memastikan sensitivitas tinggi dengan noise rendah, sehingga memungkinkan pengguna untuk mengambil gambar pada situasi pencahayaan yang sulit tanpa pengaturan pencahayaan berskala besar.

{Baca juga: Sony Alpha 7S III Mirrorless, Bisa Rekam Video 4K 120P}

Selain peningkatan pada kualitas gambar, sensor gambar terbaru ini mencakup sistem focal plane phase-detection AF untuk pertama kalinya pada kamera seri S. Untuk melengkapi sensor baru ini, kamera Alpha 7S III juga memiliki mesin pemrosesan gambar BIONZ XR terbaru.

Mesin pemrosesan ini diklaim menyediakan lebih dari 8 kali kekuatan pemrosesan, mengurangi latensi pemrosesan, memungkinkan lebih banyak fitur khas dari still dan pencitraan kamera. [HBS]

Previous articleSstt!! BlackBerry Mau Comeback Tahun Depan, Rilis Smartphone 5G
Next articleAsus ProArt StudioBook Pro 15 Review: Laptopnya Content Creator

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here