Review Oppo A92: Kameranya Apik, Tidak Ada NFC

Review Oppo A92

Telset.id – Wabah Corona sepertinya tak menyurutkan semangat Oppo untuk meluncurkan produk barunya. Smartphone paling anyar yang menyambangi Indonesia adalah Oppo A92. Ponsel ini sudah masuk dapur pengujian redaksi Telset.id. Hasilnya, silahkan simak hasil review Oppo A92.

Smartphone ini akan bertarung di kelas yang paling sengit, mana lagi kalau bukan mid-end, alias kelas menengah. Tentunya banyak modal yang mesti disiapkan Oppo A92 untuk bisa memenangkan pertarungan di pasar Indonesia.

Menurut Oppo, hadirnya keluarga baru dari lini A series ini akan menyasar para pengguna generasi milenial. Beragam fitur kekinian coba dibenamkan Oppo, sebagai daya tarik untuk menggoda target konsumennya.

Penasaran seperti apa kemampuan yang ditawarkan oleh Oppo A92? Yuk, langsung saja simak review Oppo A92 berikut ini.

Desain

Kesan pertama itu penting, dan Oppo pastinya memahami hal itu. Maka tak heran jika mereka mencoba memberikan kesan pertama yang baik kepada calon konsumen melalui desain cantik Oppo A92.

Melalui varian warna Shining White yang membalut tubuh Oppo A92, ponsel pintar ini sukses menghadirkan kesan cantik dan elegan dengan sentuhan efek glossy.

Oh iya, Oppo A92 ini punya dua varian warna, sob! Yang pertama, Shining White yang sedang kami ulas ini. Kemudian varian warna yang kedua adalah Aurora Black. Dua-duanya sama kerennya.

Desain yang Oppo balutkan pada bodi Oppo A92 disebut Constellation Design. Nah, desain ini konon terinspirasi dari peralihan langit dari siang ke malam hari. Sementara garis-garis cahaya yang berkilau menggambarkan rasi bintang yang bersinar di langit. Filosofis banget ya, Sob!

{Baca juga: Makin Trendi, Oppo A92 Kini Hadir dengan Warna Aurora Purple}

Oppo juga menerapkan 3D Quad-Curve Design yang membuat lengkungan di ponsel menjadi lebih optimal. Ini membuatnya memiliki bentuk lebih membulat dan pada akhirnya bikin lebih nyaman ketika berada di genggaman.

Perangkat ini memiliki ukuran dimensi 162 mm x 75,5 mm x 8,9 mm dan bobotnya hanya 192 gram saja. Selain terasa pas di genggaman, ponsel pintar ini juga tetap nyaman saat dioperasikan dengan satu tangan dan sama sekali tidak licin meski tanpa penggunaan case tambahan.

Secara estetika, tampilan bodi bagian belakang ponsel juga tampak lebih “mulus” karena tidak ada sensor fingerprint. Oppo memilih untuk menggeser sensor tersebut ke sisi samping kanan yang mana terintegrasi langsung dengan tombol power.

Sementara tombol volume berada terpisah di sisi kiri bersama dengan slot SIM Tray. Slot ini mampu menampung dua buah SIM Card dan satu microSD sekaligus.

Bagian back cover hanya diisi dengan komposisi empat kamera belakang lengkap dengan LED Flash, yang ditempatkan dalam frame berbentuk persegi panjang. Logo OPPO terukir di sudut kanan bawah.

{Baca juga: Oppo A92, Usung Konsep ‘Neo Display’ dan Quad Camera}

Berbalik ke bagian depan, Oppo A92 menggunakan konsep desain layar yang disebut “Neo Display”. Layarnya memiliki aspek rasio cinematic plus (20:9) dengan punch hole alias lubang kamera yang ditempatkan di sudut kiri atas layar.

Layar sentuhnya berjenis LTPS-LCD memiliki ukuran 6,5 inci bersolusi Full HD+ dan sudah dilapisi dengan Corning Gorilla Glass 3 sebagai proteksi.

Menurut Oppo, meski layarnya berukuran 6,5 inci, namun pengguna bakal merasakan pengalaman layaknya menggunakan smartphone berukuran 5,5 inci. Hal itu berkat rasio layar ke bodi yang mencapai 90,5%.

{Baca Juga : Oppo A92 Toy Story Edition}

Sajian layar lebar dengan bezel tipis ini tentu memberikan kenikmatan maksimal kala pengguna menikmati beragam konten video ataupun bermain game. Di bagian sisi bawah berjajar lengkap lubang jack audio 3,5mm, microphone, port USB Type C dan juga lubang speaker.

Dalam paket penjualan Oppo A92, Anda akan mendapatkan 1 unit Oppo A92, adaptor charger, kabel USB Type C, sim ejector, headset, jelly case, buku panduan dan kartu garansi.

 

Spesifikasi dan Performa

Untuk urusan performa, Oppo A92 dimotori chipset Qualcomm Snapdragon 665 dengan arsitektur 11nm. Pengolahan grafisnya dipercayakan pada chip GPU Adreno 610.

Menurut Qualcomm, chipset Snapdragon 665 ini memiliki kecepatan pemrosesan AI yang 2 kali lebih cepat dan 20% penggunaan daya yang lebih hemat dibandingkan dengan seri sebelumnya.

Kinerja smartphone ini juga didukung dengan adanya RAM 8GB LPDDR4x dan memori internal 128GB UFS 2.1. Sementara slot memori eksternalnya bisa menampung microSD hingga kapasitas 256GB.

{Baca Juga : Mendongkrak Produktivitas Lewat Mode Split Screen di Oppo A92}

Oppo A92 sudah menggunakan sistem operasi Android 10 yang dilapisi user interface (UI) terbaru ColorOS 7. UI ini menyajikan tampilan visual antarmuka yang ringan dan simpel.

Melalui UI anyar tersebut, Anda bisa menikmati beragam fitur dan aplikasi. Sebut saja fitur dark mode, alarm baru, haptic feedback baru, dan aplikasi editing video Soloop.

Urusan sensor juga lumayan lengkap. Ponsel pintar ini sudah dijejali dengan accelerometer, light sensor, orientation sensor, proximity, gyroscope, sound sensor dan magnetic sensor.

Patut disayangkan, Oppo tidak menanamkan fitur NFC pada Oppo A92. Padahal, fitur satu ini kerap dijadikan pertimbangan konsumen kala memutuskan untuk meminang sebuah smartphone baru.

Terus gimana dengan performa sebenarnya yang ditawarkan Oppo A92? Seperti biasanya, kami telah melakukan pengujian dengan menggunakan tiga aplikasi benchmark untuk mendapatkan gambaran performa dalam bentuk angka.

Antutu Benchmark

Pengujian dengan AnTuTu Benchmark dilakukan untuk mengetahui gambaran performa smartphone secara keseluruhan. Mulai dari CPU, GPU, Memori, dan user experience.

Berdasarkan pengujian yang kami lakukan, Oppo A92 berhasil meraih skor sebesar 184.447. Bila dibandingkan dengan perangkat sekelasnya seperti Galaxy A31 misalnya yang kami uji dan “hanya” meraih skor 163.034, Oppo A92 tetap bisa tampil lebih baik.

PC Mark

Sedangkan pengujian PC Mark digunakan untuk melihat performa smartphone saat digunakan untuk tugas sehari-hari, seperti mengetik pekerjaan, aktifitas multitasking seperti browsing, chatting dan lain sebagainya.

3D Mark

Pengujian terakhir yang kami lakukan menggunakan aplikasi 3D Mark dengan test Sling Shot guna mendapat gambaran performa GPU yang dimiliki Oppo A92.

Dalam pengujian ini juga, Oppo A92 tampil lebih dominan dengan skor yang lebih baik jika dibandingkan dengan Galaxy A31.

Baterai

Sebagai sumber daya, Oppo A92 mengandalkan baterai dengan kapasitas 5.000 mAh. Kapasitas baterai yang tergolong cukup besar dan rasanya akan sangat bisa menemani aktivitas Anda selama seharian penuh.

Mengimbangi kapasitas baterai yang besar, Oppo tak lupa menyertakan pengisian daya cepat 18W 9V2A. Seberapa baik manajemen daya yang dimiliki Oppo A92? Ini hasil pengujian yang kami lakukan.

Pengujian pertama kami menggunakan tes battery performance yang ada di aplikasi PCMark 2.0. Lewat pengujian tersebut, Oppo A92 sanggup meraih durasi penggunaan 16 jam 28 menit.

Angka yang didapat tersebut bisa dijadikan gambaran bahwa smartphone ini akan bisa diandalkan untuk penggunaan harian Anda.

Terus, berapa lama proses pengisian dayanya? Proses pengisian daya baterai menghabiskan waktu sekitar 2 jam 30 menit. Pengisian daya dilakukan saat ponsel dalam kondisi low battery pada presentase 12% hingga 100%.

Overall, manajemen daya yang dimiliki sangat baik dan menjadi nilai lebih yang ditawarkan oleh Oppo A92.

Berikutnya: Gaming

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here