Review Asus ZenFone 4 Selfie

Review Asus ZenFone 4 Selfie: Tetap Berkualitas Tanpa Status “Pro”

Penulis:Muhammad Faisal Hadi Putra
Terbit:
Diperbarui:
⏱️10 menit membaca
Bagikan:

Telset.id – Asus memboyong dua jagoan selfienya ke Indonesia, yaitu Asus Zenfone 4 Selfie dan Zenfone 4 Selfie Pro. Sebelumnya kami telah mengulas secara mendalam ZenFone 4 Selfie Pro. Tentu tak lengkap rasanya jika tidak menjajal “saudaranya”, yakni ZenFone 4 Selfie.

Seperti yang Anda lihat, ponsel ini tidak membawa embel-embel “Pro” di belakang namanya. Tapi apakah dengan begitu ZenFone 4 Selfie memiliki kualitas yang jauh di bawah saudaranya tersebut?

Nah, untuk menjawab pertanyaan itu, kami akan memberikan ulasan lengkap soal smartphone ini dalam review Asus ZenFone 4 Selfie berikut ini. Check this out!

Desain

Foto: Muhammad Faisal/Telset.id

Desain ZenFone 4 Selfie sekilas memang identik dengan ZenFone 4 Selfie Pro. Sama seperti saudaranya, desain serta body ZenFone 4 Selfie berhasil mendapatkan dua jempol dari kami. Kenapa? Mirip seperti ZenFone 4 Selfie Pro, build quality dari ZenFone 4 Selfie patut untuk mendapatkan pujian.

Alasan utamanya adalah karena penggunaan bahan dasar metal untuk body dan juga rangka dari smartphone ini. Tak lupa, ketebalannya yang cenderung tipis pun sukses menjadikannya sebagai salah satu smartphone berlayar 5,5 inch yang nyaman digunakan menggunakan satu tangan saja.

Di bagian depan ZenFone 4 Selfie terdapat tombol Home yang solid dengan bentuk “khas seperti smartphone mid-end saat ini yang diapit dengan dua tombol kapasitif, yakni Recent Apps dan juga Back. Tepat di bagian atas layar, terdapat berbagai ornamen seperti LED notifikasi, dua kamera depan, sensor proximity, dan juga earpiece.

Yang menarik di bagian ini, jika biasanya kamera ganda entah itu di belakang atau di depan posisinya pasti berdekatan, tapi berbeda dengan Asus ZenFone 4 Selfie. Kedua kameranya berpisah, di sisi kanan dan di sisi kiri atas perangkat.

Karena penempatan yang terpisah jauh, hal itu berimbas pada sudut pandang dari wajah penggunanya saat selfie akan sangat berbeda. Tapi hal tersebut sama sekali tidak berpengaruh pada kualitas foto selfie yang diambil, kok.

Sementara di bagian belakang, desainnya mirip dengan ZenFone 4 Selfie Pro. Kami rasa wajar jika mirip karena toh keduanya adalah “saudara kandung”. Namun ada yang membedakannya, yakni garis antena ZenFone 4 Selfie yang lebih tipis dan juga lebih berkilau dibanding versi Pro.

Di sisi atasnya, terdapat jack audio 3,5mm. Dengan adanya jack audio ini, tentu bagian bawah ZenFone 4 Selfie tidak mirip dengan saudaranya yang kebetulan mirip seperti desain bagian bawah iPhone 6.

Karenanya, desain bagian bawah smartphone ini pun berbeda. Terdapat port micro USB yang diapit oleh dua speaker. Tapi ini bukan speaker stereo, karena yang berfungsi hanya speaker di sebelah kanannya saja. Sedangkan untuk bagian kiri, mungkin lubang speaker tersebut berfungsi sebagai microphone.

Pindah ke sisi kanannya, terdapat tombol volume dan juga tombol power yang memiliki tekstur garis-garis yang memberikan kesan “wah”. Sedangkan di sisi kirinya, terdapat slot SIM 1 dan SIM 2 kemudian juga tempat microSD.

Layar

Foto: Muhammad Faisal/Telset.id

Satu lagi perbedaan dari ZenFone 4 Selfie adalah tidak menggunakan panel layar AMOLED seperti pada versi Pro. Membawa layar IPS dan dilapisi panel 2,5D berukuran 5,5 inch dengan resolusi HD (1280 x 720 piksel), taste dari layar ZenFone 4 Selfie tentu berbeda “begitu jauh” dengan versi Pro.

Tapi meski begitu, kualitas layar ZenFone 4 Selfie secara mengejutkan memiliki kualitas yang cukup membanggakan. Ketika kami menggunakannya untuk menonton film atau video YouTube, bekerja, bermain game hingga berselancar di media sosial, layarnya tetap membuat mata nyaman.

Tapi ada sedikit catatan, ketika digunakan di luar ruangan pada kondisi cahaya yang sedang terik, layar ZenFone 4 Selfie tidak sesempurna ketika di dalam ruangan, meski masih cukup bisa terlihat.

Digunakan di saat malam hari atau kondisi gelap pun layar smartphone ini tidak memancarkan cahaya terlalu terang yang bisa menyilaukan mata, berkat adanya teknologi Adaptive Brightness. Fitur itu bukanlah sekedar “tempelan” saja, karena kenyataannya benar-benar bekerja dengan sangat baik.

Tapi sayang, sensasi melihat layar smartphone “rasa flagship” yang kami alami ketika menggunakan ZenFone 4 Selfie Pro tidak dijumpi ketika kami memandang layar ZenFone 4 Selfie.

Suara

Foto: Muhammad Faisal/Telset.id

Tak seperti saudaranya yang “Pro”, kualitas audio dari ZenFone 4 Selfie tidak diberikan fitur DTS (Digital Theater System) versi 7.1, meski masih mendapatkan fitur yang mampu meningkatkan kualitas suara bernama Audio Wizard. Karenanya fitur tersebut, kualitas suara yang dihasilkan oleh speaker terbilang standar dan tidak ada “rasa empuk” pada suara yang dihasilkan ketika volume diatur normal atau menengah.

Hal yang sama ketika kami memutar lagu dengan volume maksimal. Suara yang dikeluarkan memang lantang namun terdengar pecah. Tapi saat kami coba memutar video klip di YouTube, suara yang dikeluarkan saat volume maksimal memiliki kualitas yang lumayan meski masih terdengar cukup pecah. Tapi menurut kami masih dalam batas normal.

Ada beberapa mode suara yang bisa digunakan seperti Music, Movie, Gaming, hingga mode Smart. Namun sayangnya tidak ada pilihan equalizer yang bisa digunakan, sehingga mau tak mau pengguna ZenFone 4 Selfie harus menyesuaikan equalizer sesuai keinginan mereka.

Tapi kekurangan pada speaker bawaan ZenFone 4 Selfie bisa ditutupi dengan kualitas earphone bawaan yang ada dalam paket pembelian. Ketika kami menggunakan earphone untuk mendengarkan musik, suara yang berkualitas pun akhirnya terdengar oleh telinga kami. Satu kata sih dari kami soal kualitas earphone ZenEar ini yakni “Mantap!”.

Kamera

Foto: Muhammad Faisal/Telset.id

Sama-sama mengandalkan kamera ganda di bagian depan dengan konfigurasi yang sama yakni lensa normal dan juga lensa wide-angle yang dibantu dengan adanya LED Flash, ternyata teknologi yang digunakan pada ZenFone 4 Selfie dan ZenFone 4 Selfie Pro sama sekali berbeda.

Di ZenFone 4 Selfie, lensa normal yang jadi kamera depan utama beresolusi 20MP dengan aperture f/2.0 focal length 31mm yang gunakan sensor dari Omnivision 20880. Kamera ini sudah mendukung mode pengambilan HDR dan juga Potrait Mode yang membuat hasil foto memiliki efek bokeh.

Sama seperti versi Pro, efek bokeh memang cukup bagus namun masih belum sempurna karena sedikit objek yang seharusnya tidak ter-blur, malah di-blur oleh kamera. Selain Potrait Mode dan juga HDR, kamera lensa normal ini sudah mampu mengambil video berkualitas FHD (1920 x 1080 piksel).

Sedangkan untuk lensa lainnya yang memiliki konfigurasi wide-angle 120°, beresolusi 8MP dengan sensor Omnivision 8856 aperture f/2.4 focal length 12mm. Resolusi yang disematkan untuk lensa wide-angle pada ZenFone 4 Selfie standar unggul dibandingkan dengan versi Pro, meski sama-sama mampu mengambil banyak objek dalam satu frame.

Lantas seperti apa kualitas kamera depan ZenFone 4 Selfie? Saat kami menggunakan lensa normal, memang kualitas fotonya masih di bawah kualitas foto yang diambil dari ZenFone 4 Selfie Pro. Tapi meski begitu, hasil foto selfie yang kami dapatkan masih cukup baik dan tidak terkesan “terlalu lebay” entah itu dari sisi warna atau “kehalusannya”. Detail dari foto pun masih kami dapatkan menggunakan lensa normal Asus ZenFone 4 Selfie.

Sementara ketika kami menggunakan lensa wide-angle, barulah perbedaan yang cukup besar terjadi disini. Rata-rata ketika mengambil foto dengan lensa wide-angle, foto yang dihasilkan cenderung terang namun masih diambang batas normal. Tapi ketika kami mengambil foto selfie di tempat yang sedikit teduh, foto yang dihasilkan cukup berkualitas. Intensitas cahaya yang masuk pada lensa tidak terlalu berlebihan sehingga foto pun tidak kelihatan terlalu terang.

Foto: Muhammad Faisal/Telset.id

Kami pun juga mencoba mengambil selfie saat kondisi cahaya yang kurang atau cenderung gelap. Hasilnya, kamera depan Asus ZenFone 4 Selfie mampu menangkap gambar dengan cukup baik bahkan tanpa membutuhkan bantuan LED Flash (pengaturan LED Flash kami set auto). Memang pada foto masih terdapat noise, namun kami cukup dipuaskan dengan hasil foto yang diambil menggunakan kamera depan smartphone ini di saat kurang cahaya.

Pindah ke kamera belakangnya, kamera Asus ZenFone 4 Selfie dan Selfie Pro memiliki konfigurasi lensa yang hampir sama persis. Keduanya sama-sama mengusung kamera beresolusi 16MP focal length 26mm yang sudah membawa berbagai teknologi di dalamnya seperti PDAF, Electronic Image Stabilization (EIS) dan juga LED Flash.

Namun yang berbeda, sensor kamera yang digunakan bukanlah Sony IMX 351, melainkan Omnivision 16880. Selain itu, kamera belakang ZenFone 4 Selfie juga tidak didukung dengan teknologi Asus SuperPixel Engine serta kemampuan merekam video berkualitas 4K.

Bagaimana dengan kualitasnya? Secara mengejutkan, meski memiliki sensor yang berbeda dengan versi Pro, kamera belakang Asus ZenFone 4 Selfie mampu memberikan foto dengan kualitas hampir menyamai kualitas foto dari ZenFone 4 Selfie Pro. Kualitas foto yang dihasilkan memiliki detail yang cukup baik dengan warna yang tidak terlalu berlebihan alias normal. Meski begitu, terkadang dalam beberapa foto, tangkapan cahaya sedikit “agak lebay” sehingga foto pun menjadi lebih terang dari kenyataannya.

Foto: Muhammad Faisal/Telset.id

Kualitas tangkapan dari kamera ZenFone 4 Selfie pun kami uji di malam hari. Hasilnya, kamera ini mampu mengambil gambar dengan cukup baik dan minim noise, hampir sama seperti saudaranya. Saat kami coba zoom hasil gambar yang diambil di malam hari, detail dan warna yang terdapat pada foto cukup berkualitas.

Pada kamera belakang ZenFone 4 Selfie pun terdapat mode Pro. Dengan menggunakan mode ini, pengguna bisa menyesuaikan berbagai pengaturan seperti fokus, ISO, brightness, dan lainnya.

Berikut hasil foto yang diambil menggunakan kamera Asus ZenFone 4 Selfie:

User Interface

Foto: Muhammad Faisal/Telset.id

Asus ZenFone 4 Selfie juga sudah berjalan di atas ZenUI 4.0 berbasis Android 7.1.1 Nougat. Dengan penggunaan ZenUI 4.0, tampilan smartphone ini terkesan lebih simple dan yang terpenting penggunanya tidak terganggu dengan banyaknya bloatware yang menghabiskan ruang memori smartphone seperti pada versi ZenUI sebelumnya.

Saat digunakan, feel-nya sama seperti ketika kami menggunakan ZenFone 4 Selfie Pro. Pergerakan tiap menu, perpindahan tiap menjalankan aplikasi yang berbeda dan lainnya, berhasil terlewati dengan smooth atau halus tanpa ada rasa lag.

Penggunaan ZenUI 4.0 pun berimbas pada konsumsi RAM yang bisa lebih “ditekan”. Ketika seharian digunakan, rata-rata Asus ZenFine 4 Selfie hanya “kehilangan” sekitar 1,6GB saja dari 4GB RAM yang disematkan di dalamnya, dengan sistem Android yang berada di posisi teratas pengkonsumsi RAM terbesar dengan menghabiskan sekitar 600MB-an.

Kinerja

Foto: Muhammad Faisal/Telset.id

Jika Asus ZenFone 4 Selfie Pro mengusung spesifikasi mid-end “di atas rata-rata”, berbeda dengan spesifikasi yang ditawarkan ZenFone 4 Selfie. Dapur pacu yang dibawa smartphone ini benar-benar mid-end, gak ke atas dan gak terlalu bawah. Sebut saja seperti prosesor octa-core 1,4GHz Snapdragon 430, GPU Adreno 505, RAM 4GB, ROM 64GB, dan baterai berkapasitas 3,000 mAh.

Kita bahas sisi baterainya terlebih dahulu. Kapasitas 3,000 mAh memang terkesan kecil untuk ukuran smartphone saat ini. Hal itu karena banyak merek smartphone memberikan kapasitas yang besar pada baterai sehingga para penggunanya tak perlu khawatir kehabisan baterai saat melakukan berbagai kegiatan dengan dibantu smartphone-nya.

Tapi menurut kami baterai ZenFone 4 Selfie masih tergolong awet kok. Saat kami menggunakannya dari posisi baterai penuh saat menjelang siang hari untuk melakukan berbagai kegiatan mainstream seperti YouTube, scrolling postingan Instagram, Facebook dan juga Twitter, bermain game dan juga menggunakan kamera, baterai akan berada di posisi 19% pada waktu menjelang malam hari (sekitar pukul 7 malam). Cukup awet bukan?

Tapi sayangnya, untuk mengisi baterai smartphone ini Anda harus sabar untuk menunggunya hingga penuh karena baterai tersebut tidak mendukung teknologi fast charging. Untuk baterai sih membanggakan karena cukup awet, namun juga mengecewakan karena tidak didukung dengan teknologi fast charging.

Sekarang kita bicara soal kinerja dapur pacunya. Sebagai awalan, kami menggunakan aplikasi benchmarking AnTuTu Benchmark untuk menguji kemampuannya. Hasilnya, dapur pacu Asus ZenFone 4 Selfie berhasil meraih skor 44.035 poin.

Foto: Muhammad Faisal/Telset.id

Tidak terlalu mengecewakan kok, jika melihat prosesornya yang “hanya” menggunakan Snapdragon 430 saja. Cukupkah sampai disitu saja? Tentu saja tidak, pengujian berlanjut dengan memainkan game yang kami rasa cukup berat bagi Asus ZenFone 4 Selfie seperti PES 2017 misalnya atau game yang saat ini sedang digandrungi oleh banyak pengguna smartphone seperti Arena of Valor (AoV).

Hasilnya, meski menggunakan Snapdragon 430, Asus ZenFone 4 Selfie masih lancar memainkan PES 2017. Meski begitu, ketika kami bermain cukup lama kurang lebih 20 menit, hawa panas mulai keluar dari body smartphone ini sehingga mengurangi pengalaman dalam bermain. Hal itupun juga berlaku ketika kami memainkan game AoV, hawa panas akan muncul dan cukup mengganggu sensasi dalam bermain game.

Untuk tugas lainnya seperti keperluan chatting, berselancar di dunia internet atau media sosial, hingga melakukan pekerjaan menggunakan berbagai aplikasi pendukung menggunakan Asus ZenFone 4 Selfie, menurut kami smartphone ini mampu menjalankannya dengan sangat baik tanpa adanya kendala. So far kinerja smartphone ini boleh dibilang bisa diandalkan oleh para penggunanya.

Kesimpulan

Foto: Muhammad Faisal/Telset.id

Karena tidak membawa emblem “Pro”, sangat wajar jika kualitas Asus ZenFone 4 Selfie berada di bawah Asus ZenFone 4 Selfie Pro. Meski begitu, secara overall kualitas smartphone ini masih bisa mendapatkan pujian kok. Sebut saja seperti kualitas desain dan body-nya yang bagus, kinerjanya yang masih bisa mendukung berbagai kegiatan dan juga sisi kameranya yang masih bisa memuaskan hasrat para penggunanya yang menggemari selfie atau swafoto.

Dilepas dengan harga Rp 3,4 jutaan (berdasarkan situs Blibli), kami rasa Asus ZenFone 4 Selfie bisa menjadi pesaing serius di ranah smartphone selfie. Hal itu karena harganya yang mungkin menjadikannya sebagai salah satu smartphone selfie yang paling murah jika harus kami bandingkan dengan Oppo F3 (harga Rp 3,7 jutaan menurut Blibli) dan Vivo V5s (harga Rp 3,5 jutaan menurut Blibli). Tapi sekali lagi, meski murah, Asus ZenFone 4 Selfie sama sekali gak murahan kok. (FHP/HBS)

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.