Review OnePlus X: Harga Terjangkau, Performa Memukau

Kinerja

Sebagai otak utama, OnePlus X menggunakan prosesor Snapdragon 801 dari Qualcomm, sama seperti kakaknya yang sulung, OnePlus One. Prosesor ini memang bukan angkatan baru, tetapi prosesor yang sebenarnya sudah berumur kurang lebih 2 tahun. Tetapi memang prosesor ini secara kinerja masih mumpuni, dan menjadi prosesor flagship dari Qualcomm yang paling banyak digunakan device hi-end, seperti Samsung Galaxy S5, Sony Xperia Z3, LG G3, Xiaomi Mi4, dll.

Kerja prosesor diimbangi dengan RAM LPDDR3 3GB, internal storage 16 GB dengan class eMMC 5.0. Jika dirasa kurang internal memory 16GB, bisa ditambahkan dengan memory eksternal sampai dengan 128GB. Prosesor Snapdragon 801 memiliki 4 inti prosesor custom Krait 32bit, dengan hasil benchmark AnTuTu untuk mengecek kinerja keseluruhan di angka 43.000 an, dan GeekBench 3 untuk mengecek kemampuan prosesor baik single maupun multicore di angka 900 an dan 2400 an.

OnePlus X gbr 10Memang jika dibandingkan dengan prosesor terbaru Snapdragon tahun ini, Snapdragon 820, yang memiliki score AnTuTu rata-rata 130.000 poin, ini berarti sudah tertinggal 3 kali lipat secara angka. Tetapi secara penggunaan sehari-hari, prosesor ini masih sangat bisa diandalkan, termasuk bermain game-game berat.

RAM 3GB di OnePlus X sangat cukup, selama digunakan multitasking dengan banyak aplikasi berjalan di belakang, manajemen RAM nya senantiasa menyisakan free RAM 1GB dan tidak pernah menunjukkan kehabisan RAM. Perpindahan aplikasi tetap berjalan dengan cepat dan lancar. Saat awal mungkin terjadi sedikit hiccup, ketika device baru di setting dan mulai mendownload aplikasi dan data. Setelah beberapa saat digunakan, tidak terjadi lagi. Setting animation pada developer option yang di set menjadi 0.25x , akan lebih membantu semua perpindahan tampilan menjadi terasa lebih cepat.

Slot SIM yang disediakan pada OnePlusX merupakan slot hybrid. Dengan slot ini kita bisa menentukan apakah akan menggunakannya sebagai smartphone dual SIM card, atau single SIM dengan tambahan Micro SD. Sebenarnya walau slot hybrid, ada banyak trik di internet yang memungkinkan kita “memaksa” dalam slot yang ada, bisa mendapatkan dual SIM card dan memory card, dengan mengorbankan sebuah SIM card hanya diambil bagian kuningannya dan menempelkannya ke micro SD.

OnePlus X gbr 11Dalam ukuran yang kompak dan tipis, baterai yang disertakan berukuran cukup besar 2525 mAh Lithium Polymer. Rata-rata dengan penggunaan cukup berat, daya tahan baterai bisa mencapai screen on time diatas 3-4 jam. Untuk pemakaian sehari-hari, baterai ini cukup dari pagi hingga sore atau malam. Memungkinkan untuk rata-rata orang baru men-charge-nya saat pulang kerja.

Tetapi ini juga sangat bergantung dengan aktivitas yang kita gunakan pada smartphone dan koneksi data dari provider. Sayangnya OnePlus X belum menggunakan charging cepat, yang sekarang sudah mulai banyak digunakan smartphone-smartphone baru. Dengan charging standar, butuh 2 jam lebih untuk mengisi baterai yang kosong, dalam kondisi unit standby dan masih menerima notifikasi.

OnePlus X gbr 12Pada bagian kiri smartphone ada sebuah tombol slider yang jarang ada di smartphone android lain. Mirip dengan tombol mematikan bunyi pada iPhone, tombol slider pada OnePlus X memiliki 2 step pilihan. Geser ke tengah, menampilkan tanda bintang di layar notifikasi, hanya akan membunyikan notifikasi dari orang yang kita anggap penting. Geser ke paling atas, menampilkan lambang semua notifikasi di silent. Slider ini bisa dikatakan tombol do not disturb instan, jadi ketika kita lupa merubah profil ketika sedang rapat, atau ke tempat ibadah, cukup slide langsung, maka smartphone akan silent.

OnePlus X gbr 13Mengapit slot USB di bagian bawah, terdapat dua baris jajaran lubang speaker, hanya saja, baris sebelah kiri yang berfungsi sebagai speaker dan sebelah kanan untuk mic. Mic yang tersedia bukan hanya di bagian bawah, tetapi juga ada lubang secondary mic di bagian atas sejajar dengan lubang jack earphone. Secondary mic ini berfungsi untuk meredam suara bising di sekitar saat bercakap-cakap di telepon. Suara yang dihasilkan speaker mono OnePlus X lantang, tetapi kualitas suaranya biasa saja, kurang bass, dan pada volume tinggi agak mudah high pitched.

GPS yang terbenam langsung dalam SoC Snapdragon 801, kinerjanya sejak dulu terkenal cepat untuk lock posisi dan akurat, tidak terkecuali juga pada OnePlus X ini. Dalam hitungan detik, posisi satelit langsung diterima dengan cepat, dan bertahan selama digunakan.

OxygenOS

Pertama OnePlus keluar mereka mengusung Cyanogen OS, OS custom yang dibangun berdasarkan Android. Sekarang OnePlus sudah menggunakan custom Android OS yang dikembangkan sendiri dan dinamai OxygenOS.

Pada OnePlus X tersemat OxygenOS 2.1.3 base on Android Lollipop 5.1.1. OS custom ini menarik karena tidak beranjak jauh dari versi  OS asli Android atau yang sering dikenal sebagai vanilla. Menu dan antar mukanya mudah dikenali karena mirip dengan susunan dari OS Android asli, hanya ada beberapa fitur menu ditambahkan.

Memanfaatkan kemampuan layar AMOLED yang bisa tampil lebih hemat daya jika berwarna gelap, OxygenOS menyediakan setting dark mode, yang membuat tampilan menu dan drawer dilatar belakangi warna hitam, dengan tulisan berwarna putih. Kita bisa menentukan aksen warna yang diinginkan untuk menyertai warna tulisan putih, apakah kuning, hijau, biru, dan lain-lain yang akan tampil kontras dengan latar belakang hitam.

OxygenOS juga menyediakan fitur gesture seperti yang umum sekarang dimiliki oleh banyak smartphone, misal mengetuk layar 2 kali untuk menyalakan tanpa harus menekan tombol power, menulis huruf O dengan jari untuk menyalakan kamera, huruf V untuk menyalakan senter, dll.

Selain gesture, fitur ini masih bisa diperluas untuk kustomisasi shortcut, dengan double tap dan long press di tiap bagian soft touch button. Apakah men-tap dua kali home button menjalankan kamera, menahan home button akan menjalankan Google Now, menekan dua kali tombol back menjalankan aplikasi terakhir yang dibuka dll.

Jika diperlukan, ada menu khusus di bagian display yang dinamai ambient display dan proximity awake. Saat diaktifkan, setiap ada pesan masuk ketika layar sedang mati, akan memicu ditampilkannya secara otomatis  jam, tanggal, dan notifikasi. Ini mirip dengan teknologi active display dari Motorola, atau glympse dari fitur baru yang diperkenalkan Samsung dan LG sekarang, always on display.

OnePlus X gbr 14OxygenOS juga memberikan kelebihan di pengaturan tombol. Saat ini smartphone Android terbagi dua cara pengaturan tombol navigasi-nya, ada yang menyediakan tombol khusus soft touch untuk home, back dan recent app, ada yang semuanya di kontrol dari tombol yang ditampilkan di layar, seperti pada Google Nexus. Oxygen OS memungkinkan kita memilih keduanya. Bahkan soft touch button bisa disesuaikan apakah tombol back akan ada di kiri atau di sebelah kanan.

Icon-icon pada OxygenOS juga bisa dengan mudah diganti dengan men-download icon pack yang banyak tersedia di Playstore, dengan icon custom ini tampilan icon-icon OnePlus bisa otomatis berubah, apakah tampil seperti icon-icon pada Xiaomi, icon-icon Android M, Apple, dll.

Seperti halaman paling kiri yang berupa Google Now jika di device Nexus, Briefing Flipboard pada Samsung, atau Blinkfeed pada HTC, OxygenOS juga memiliki halaman paling kiri yang bisa diaktifkan yang dinami Shelf. Utamanya halaman ini berisi data cuaca, shortcut ke aplikasi yang sering digunakan, dan nomor kontak yang sering dihubungi. Shelf ini bisa dikustomisasi untuk ditambahkan widget sesuai keperluan kita.

OnePlus X gbr 15Pada intinya OxygenOS adalah android OS dengan akses kustomisasi lebih, setiap pengguna, bisa memanfaatkan OS ini dengan kustomisasi yang cocok dengan kebiasaan dan keinginan mereka.

1
2
3
4
Previous article7 Aplikasi Musik yang Layak Dilirik
Next articleXiaomi Yi Smart Camera 2 Hadir Dengan Kemampuan Video Full HD

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here