Review OnePlus X: Harga Terjangkau, Performa Memukau

Layar AMOLED

Setelah desain, layar menjadi bagian lain yang menonjol dari OnePlus X. Saat ini, device dengan kategori mid-range, selain Samsung, masih jarang yang berani menggunakan layar dengan type AMOLED. Layar dengan karakteristik kontras yang lebar, warna yang pop-up dan tingkat kecerahan yang sangat memadai, biasanya bukan pilihan device mid-range, karena komponen layar type ini masih mahal, harganya diatas rata-rata layar IPS LCD.

Resolusi layar dari HD (720), ke Full HD (1080) bisa menaikkan harga komponen layar 2 kali lipat, dan layar OnePlus X selain memiliki resolusi 1080 Full HD dengan kerapatan 441 ppi, juga menggunakan layar type AMOLED. Bisa dikatakan langkah yang berani dan memberikan gambaran kalau OnePlus masih dalam track tujuan mereka, menghadirkan device berkualitas dengan harga terjangkau.

Layar AMOLED, setiap pixel-nya bisa berpendar sendiri, jadi saat menampilkan warna hitam, bisa benar-benar true black, karena sesungguhnya cahaya pixelnya bisa dimatikan. Karena bisa menghasilkan warna hitam yang sungguh-sungguh hitam, dan setiap pixel bisa berpendar sendiri tidak tercampur warna back light, tampilan gambar pada layar AMOLED cenderung lebih memanjakan mata, dengan warna-warna yang lebih saturasi dan kontras.

OnePlus X gbr 8Layar AMOLED juga cenderung lebih bright, dan pada OnePlus X, kecerahannya termasuk tinggi. Dengan penyetelan setting adaptive brightness otomatis, dimana kecerahan layar mengikuti kondisi pencahayaan sekitar, dan slider kecerahan “fine tuning” yang bisa disesuaikan dengan tingkat kecerahan layar sesuai kesukaan kita, seringkali slider “fine tuning” ini cukup di set paling rendah, dan kecerahan layar tetap sangat cukup untuk dinikmati.

Karena setiap cahaya pixel pada layar bisa berpendar sendiri, layar AMOLED juga lebih nyaman digunakan di tempat yang gelap, karena kecerahannya bisa sangat minim.

Perpaduan onyx black pada body OnePlus X dan layar AMOLED dengan bezel yang cukup tipis, menghasilkan tampilan yang kontras, dan mudah membuat orang jatuh hati melihat keserasiannya.

Sensor yang lengkap.

Problem mid-range smartphone yang terjangkau, biasanya terjadi pemangkasan pada sebagian  komponen untuk lebih menghemat biaya pembuatan, dan komponen yang paling mudah dihilangkan diataranya adalah sensor.

Cukup mengejutkan ternyata pada OnePLus X, sensor ini bisa dibilang lengkap. CPU X mendeteksi ada 24 sensor di dalamnya. Selain sensor utama seperti akselerometer, gravityambient light sensor dan proximity, gyroscope dan magnetic sensor juga tersedia. Selain itu masih ada sensor yang jarang ditemui di mid-range device, tersedia di OnePlus X, seperti step detector atau pedometer untuk menghitung langkah, dan game rotation sensor.

OnePlus X gbr 9Dengan adanya step detector sensor, walaupun aplikasinya tidak disediakan langsung di dalam device, kita bisa menggunakan Google Fit app, dan aplikasi kebugaran lain yang tersedia di Playstore untuk menghitung langkah, kalori, mengatur pola makan, dll.

Sensor sebanyak dan selengkap ini biasanya baru bisa ditemui di smartphone-smartphone hi-end, rata-rata mid-end smartphone di kelas yang sama hanya memiliki 5-9 sensor yang merupakan sensor basic.

1
2
3
4
Previous article7 Aplikasi Musik yang Layak Dilirik
Next articleXiaomi Yi Smart Camera 2 Hadir Dengan Kemampuan Video Full HD

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here