Beranda blog Halaman 237

Cara Melacak Kiriman Paket via Gmail, Bisa di Android dan iPhone

0

Telset.id  – Melacak kiriman paket melalui Gmail sekarang bisa Anda lakukan menyusul pengumuman Google pada November tahun lalu.

Melacak kiriman paket via Gmail bisa Anda lakukan di kotak masuk. Anda bisa mengaktifkannya lewat menu pengaturan Gmail kalau belum aktif.

Fitur baru tersebut bisa Anda akses melalui perangkat bersistem operasi Android dan iOS. Dengan fitur itu, Anda akan tahu kapan paket bakal tiba.

Bahkan, petunjuk arah kedatangan muncul di samping indikator menyerupai truk. Tab informasi yang ada saat membuka pesan juga diperbarui.

Sekarang, tab informasi dibedakan dengan warna dinamis yang sama dengan latar belakang. Ada pula pratinjau gambar serta nama penerima.

Lalu, tanggal pengiriman akan terlihat di pojok kiri atas. Nomor pesanan tertentu juga bisa muncul dengan opsi menyalin dan menempelkannya.

Garis waktu pesanan dengan tautan ke “Rincian Pesanan” dan “Lacak Paket” juga muncul. Fitur baru tersebut berlaku beberapa minggu mendatang.

Bagi Anda pengguna perangkat bersistem operasi Android maupun iOS, Telset informasikan cara untuk melacak kiriman paket melalui Gmail.

Melacak Kiriman Paket Gmail

  • Masuk ke pengaturan Gmail
  • Pilih akun email
  • Pilih Umum > Pelacakan paket
  • Jangan lupa perhatikan privasi data Anda

Bagi para pengguna iPhone, Anda harus mengakses aplikasi pengaturan di iOS dan menggulir ke bawah untuk menemukan area privasi data.

Sangat mudah, bukan? Tapi, sekali lagi sebagai pengingat, fitur baru tersebut akan hadir ke hadapan pengguna Gmail dalam beberapa minggu lagi.

Pastikan Anda sudah mengetahui langkah-langkah untuk mengaktifkan sebelum fitur baru tersebut benar-benar meluncur ke seluruh pengguna.

Dengan demikian, setelah fitur baru itu hadir, Anda tidak akan lagi kebingungan untuk mengaksesnya di perangkat berbasis Android atau iOS.

Lebih-lebih, Anda termasuk pengguna Gmail yang sering berbelanja barang secara online. Fitur baru ini tentu akan sangat berguna bagi Anda.

Google sekarang sedang mempersiapkan fitur-fitur baru lain untuk memberi pengalaman dan kemudahan pengguna dalam memanfaatkan layanan.

Fitur pelacakan pengiriman paket lewat Gmail diumumkan pada November 2022 dan sempat mengalami pengunduran waktu peluncuran ke publik. [SN/HBS]

Cara Mengembalikan Foto yang Dihapus di iPhone

Telset.id, Jakarta – Cara mengembalikan foto yang dihapus di iPhone sangatlah mudah. Demikian pula untuk membatalkan penghapusan saat Anda berubah pikiran. Berikut ini kami akan membagikan cara mengembalikan foto yang dihapus di iPhone.

Sebagian dari kita mungkin pernah mengalami apa yang namanya salah hapus foto atau gambar di ponsel. Alih-alih dibuat bingung, tahukah Anda bahwa ternyata semua kesalahan ini bisa diperbaiki?

Ya, menghapus gambar dari aplikasi Photos, utamanya di iPhone nyatanya tidak benar-benar menghilangkannya dari ponsel. Setidaknya selama beberapa waktu, mengingat foto tersebut bakal tetap ada di ponsel hingga sekitar 40 hari.

BACA JUGA:

Namun, saat Anda menghapus foto, Photos akan melabelinya dengan berapa hari hingga dihapus secara permanen. Biasanya, Anda menemukan keterangan “29 hari”.

Nah, bagi Anda yang tanpa sengaja atau mungkin berubah pikiran setelah menghapus foto yang ada di iPhone, berikut ini cara membatalkan penghapusan foto tersebut.

Cara membatalkan penghapusan foto di iPhone

  • Di aplikasi Photos, ketuk Album
  • Gulir ke bagian paling bawah dan pilih Recently Deleted
  • Jika diminta, gunakan Face ID untuk membuka album
  • Ketuk foto untuk membukanya
  • Ketuk tombol Recover di kanan bawah
  • Ketuk Recover Photo untuk mengonfirmasi

Bagaimana, cukup mudah, bukan? Nah, jika Anda perlu memulihkan lebih dari satu foto, ada cara yang sedikit lebih cepat daripada melakukannya secara satu-satu.

Cara membatalkan penghapusan banyak foto di iPhone

  • Setelah Anda berada di album Recently Deleted, ketuk Select di kanan atas
  • Ketuk setiap foto yang Anda inginkan
  • Ketuk lagi pada foto untuk membatalkan pilihan jika Anda melakukan kesalahan
  • Ketuk tombol Recover di kanan bawah
  • Ketuk Recover 10 Photos untuk mengonfirmasi

Sekadar informasi, di sistem operasi terbaru iOS 16, fitur untuk mengunci foto yang disembunyikan di iPhone terdapat di album Hidden. Lokasinya berada di galeri iPhone.

Album tersebut secara spesifik berfungsi untuk menjadi wadah sejumlah foto yang disembunyikan pengguna dari galeri iPhone. Hal serupa tidak ada di iOS sebelumnya.

Di iOS versi sebelumnya, menyembunyikan foto di iPhone mungkin bisa dikatakan menjadi hal aneh. Pengguna bisa sembunyikan foto meski tidak benar-benar sembunyi.

Foto yang disembunyikan dari galeri bakal berpindah ke album Hidden. Saat telah berada di album Hidden, bukan berarti foto tersebut tidak bisa diakses oleh orang lain.

BACA JUGA:

Di iOS versi lama, foto yang disembunyikan di album Hidden bisa diakses secara mudah. Pengguna lain bisa membuka tanpa perlu memasukkan kata sandi pengaman.

Fitur untuk menyembunyikan foto di iPhone dalam album khusus di iOS versi lama pun jadi kurang efektif. Namun, lain hal dengan kehadiran sistem operasi baru iOS 16.

Album Hidden di galeri iPhone bisa dikunci. Saat ingin membuka foto yang disembunyikan, pengguna perlu terlebih dahulu otorisasi dengan memasukkan kata sandi iPhone. [SN/IF]

Waspada! 6 Tanda WhatsApp Disadap dan Cara Mengatasinya

Telset.id – Dalam era digital yang semakin canggih, keamanan data pribadi menjadi hal yang krusial. Salah satu aplikasi pesan instan yang paling banyak digunakan, WhatsApp, ternyata tidak luput dari ancaman penyadapan oleh oknum tidak bertanggung jawab. Jika Anda merasa ada yang aneh dengan akun WhatsApp Anda, bisa jadi itu pertanda bahwa akun Anda telah disadap.

Penyadapan WhatsApp bisa terjadi melalui berbagai cara, mulai dari penggunaan aplikasi pihak ketiga, eksploitasi WhatsApp Web, hingga penyebaran malware. Bahkan, dengan maraknya penggunaan WhatsApp untuk menerima One Time Password (OTP) dari berbagai layanan, risiko keamanan semakin tinggi. Lalu, bagaimana cara mengenali tanda-tanda WhatsApp disadap? Simak penjelasannya berikut ini.

6 Tanda WhatsApp Anda Disadap

Berikut adalah beberapa tanda yang patut diwaspadai jika WhatsApp Anda kemungkinan besar telah disadap:

  1. OTP Tiba-tiba Masuk

    Jika Anda menerima pesan OTP tanpa mencoba login ke WhatsApp, ini bisa menjadi indikasi bahwa seseorang sedang mencoba mengakses akun Anda. Jangan pernah membagikan kode OTP ini kepada siapapun, termasuk melalui telepon atau pesan.

  2. Tiba-tiba Keluar dari WhatsApp

    Jika Anda tiba-tiba keluar dari akun WhatsApp tanpa alasan yang jelas, waspadalah. Ini bisa berarti ada perangkat lain yang berhasil masuk ke akun Anda. Anda bisa memeriksanya dengan membuka WhatsApp Web melalui ikon tiga titik di aplikasi.

  3. Pesan Sudah Terbaca Padahal Belum Dibuka

    Jika ada pesan yang sudah terbaca padahal Anda belum membukanya, ini bisa menjadi pertanda bahwa akun Anda telah dibajak. Segera lakukan tindakan pencegahan.

  4. Pesan Terkirim Sendiri

    Waspadai jika ada pesan yang tiba-tiba terkirim tanpa Anda ketahui. Ini bisa menjadi tanda bahwa peretas telah mengendalikan akun Anda.

  5. Status WhatsApp Asing Muncul

    Jika ada status yang tidak Anda buat sendiri muncul di akun Anda, segera periksa keamanan akun. Ini bisa menjadi indikasi bahwa seseorang telah mengakses WhatsApp Anda.

  6. Panggilan Telepon Asing

    Jika ada panggilan telepon dari nomor tidak dikenal di WhatsApp, waspadalah. Ini bisa menjadi upaya peretasan atau penyadapan.

Solusi Jika WhatsApp Disadap

Jika Anda menemukan tanda-tanda di atas, jangan panik. Berikut adalah beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk mengamankan akun WhatsApp Anda:

  1. Aktifkan Verifikasi Dua Langkah

    Fitur ini menambahkan lapisan keamanan ekstra dengan meminta kode PIN saat login. Untuk mengaktifkannya, buka Settings > Account > Two-Step Verification > Enable, lalu masukkan kode dan alamat email pemulihan.

  2. Laporkan ke WhatsApp

    Jika akun Anda sudah terlanjur diretas, segera nonaktifkan akun dengan mengirim email ke support@whatsapp.com dengan subjek “Lost/stolen: please deactivate my account”.

  3. Login Ulang WhatsApp

    Instal ulang WhatsApp dan login kembali menggunakan nomor yang sama. Pastikan Anda menerima OTP untuk memverifikasi kepemilikan akun.

  4. Kunci Layar WhatsApp

    Aktifkan fitur kunci layar melalui Pengaturan > Privasi > Kunci Layar untuk mencegah akses tidak sah.

  5. Periksa WhatsApp Web Secara Berkala

    Selalu cek perangkat yang terhubung ke WhatsApp Web melalui WhatsApp Web > Keluar dari Semua Perangkat jika ada yang mencurigakan.

Dengan langkah-langkah di atas, Anda bisa meminimalisir risiko penyadapan WhatsApp. Tetap waspada dan jaga keamanan data pribadi Anda!

Smart TV vs Android TV vs Google TV: Mana yang Paling Tepat untuk Anda?

Telset.id – Anda mungkin sering mendengar istilah Smart TV, Android TV, dan Google TV di toko elektronik atau iklan. Tapi tahukah Anda bahwa ketiganya memiliki perbedaan mendasar yang bisa memengaruhi pengalaman menonton Anda? Jangan sampai salah pilih hanya karena mengira semuanya sama.

Di era konten digital seperti sekarang, televisi bukan lagi sekadar alat untuk menangkap siaran analog. Mereka telah berevolusi menjadi pusat hiburan digital yang terhubung dengan internet dan mendukung berbagai aplikasi streaming. Tapi di balik kemiripan tersebut, ada perbedaan penting yang perlu Anda pahami sebelum memutuskan membeli.

Smart TV: Pintar tapi Terbatas

Smart TV adalah generasi pertama televisi yang terhubung dengan internet. Perangkat ini dilengkapi dengan aplikasi bawaan dan kemampuan untuk menambahkan aplikasi tambahan, meskipun dengan keterbatasan tertentu. Yang menarik, sistem operasinya bervariasi tergantung merek – Samsung menggunakan Tizen, LG memakai WebOS, sementara merek lain mungkin memiliki platform berbeda.

Kekurangan utama Smart TV terletak pada pembaruan sistem dan ketersediaan aplikasi baru yang seringkali terbatas. “Ini seperti memiliki smartphone dengan toko aplikasi yang tidak selengkap Google Play Store,” kata seorang analis teknologi yang kami wawancarai.

Android TV: Fleksibilitas Sistem Android

Seperti namanya, Android TV menggunakan sistem operasi Android yang membuatnya lebih fleksibel dibanding Smart TV biasa. Keunggulan utamanya adalah akses ke Google Play Store yang berarti Anda bisa mengunduh hampir semua aplikasi yang tersedia untuk platform Android.

Fitur unggulan lainnya termasuk dukungan Google Assistant untuk kontrol suara, serta kemampuan Screen Mirroring yang memungkinkan Anda menampilkan konten dari perangkat Android ke layar TV. “Bagi pengguna setia ekosistem Android, pilihan ini seperti memiliki perpanjangan smartphone di layar besar,” tambah analis tersebut.

Google TV: Pengalaman yang Lebih Personal

Google TV mungkin terdengar mirip dengan Android TV, tapi sebenarnya menawarkan pengalaman yang lebih canggih dan personal. Platform ini berfokus pada penemuan konten dan rekomendasi yang disesuaikan dengan preferensi pengguna.

Keunggulan utama Google TV adalah kemampuannya mengintegrasikan berbagai layanan streaming dalam satu antarmuka yang terpadu. “Bayangkan bisa melihat rekomendasi dari Netflix, Disney+, dan YouTube sekaligus tanpa harus membuka satu per satu aplikasi,” jelas seorang praktisi teknologi hiburan.

Lalu mana yang terbaik? Jawabannya tergantung kebutuhan Anda. Smart TV cocok untuk yang menginginkan fungsi dasar dengan harga lebih terjangkau. Android TV ideal untuk pengguna setia ekosistem Google. Sementara Google TV adalah pilihan premium dengan pengalaman pengguna yang lebih halus dan personal.

Sebelum memutuskan, pertimbangkan juga faktor seperti kompatibilitas dengan perangkat lain di rumah Anda. Seperti diungkapkan dalam perbandingan Infinix Note 12 2023 vs Infinix Note 12, detail kecil seringkali membuat perbedaan besar dalam pengalaman pengguna.

Untuk penggemar konten gaming, fitur seperti refresh rate tinggi dan latency rendah juga patut dipertimbangkan. Seperti dibahas dalam artikel kami tentang jenis-jenis game populer, kebutuhan spesifik akan memengaruhi pilihan perangkat yang tepat.

Dengan memahami perbedaan mendasar ini, Anda kini bisa berbelanja televisi dengan pengetahuan yang lebih lengkap. Jangan lupa, teknologi terus berkembang – seperti terlihat pada Redmi Note 13R yang baru diluncurkan, fitur-fitur baru akan terus bermunculan.

Kominfo Buka Seleksi Frekuensi 1,4 GHz untuk Internet Murah 100 Mbps, Ini Syaratnya!

Telset.id – Bayangkan bisa menikmati internet fixed broadband berkecepatan 100 Mbps dengan harga terjangkau di pelosok Indonesia. Mimpi ini mulai diwujudkan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melalui seleksi pemanfaatan frekuensi 1,4 GHz untuk layanan Broadband Wireless Access (BWA).

Kebijakan ini tertuang dalam Permen Komdigi No. 13 Tahun 2025 yang membagi alokasi frekuensi menjadi tiga regional. Langkah strategis ini tak hanya memperluas jaringan internet nirkabel tetap, tetapi juga mendorong pembangunan infrastruktur pendukung seperti fiber optik.

Kriteria Ketat untuk Calon Operator

Komdigi menetapkan syarat ketat bagi peserta seleksi. Mereka harus memiliki:

  • Perizinan jaringan tetap berbasis fiber optik (KBLI 61100)
  • Lisensi BWA wireless (KBLI 61200) dengan proyek utama bukan pendukung
  • Izin ISP (KBLI 61921)

Peserta juga dilarang dalam kondisi pailit atau terafiliasi dengan peserta lain. Dokumen wajib meliputi formulir permohonan, bid bond, dan proposal teknis yang menjamin layanan internet 100 Mbps untuk rumah tangga dalam 5 tahun.

Skema Internet Murah Tanpa Patokan Harga

Dirjen Infrastruktur Digital Wayan Toni menjelaskan filosofi kebijakan ini: “Investasi murah akan berdampak pada tarif murah. Kami punya program internet murah, tapi tidak mematok harga karena regulasi hanya mengatur formula tarif.”

Berbeda dengan WiFi rumahan, layanan ini dirancang khusus untuk aktivitas fixed broadband. “Dari BTS ke router lalu PC. Bukan untuk WiFi seluler di rumah,” tegas Wayan. Operator akan menentukan sendiri tarif layanan 100 Mbps yang kompetitif.

Kebijakan ini melengkapi strategi refarming frekuensi sebelumnya seperti alokasi 2,3 GHz untuk 5G dan lelang 2,1 GHz oleh Telkomsel.

Dengan skema ini, pemerintah berharap bisa memutus ketergantungan pada jaringan seluler untuk kebutuhan broadband rumah tangga. Layanan fixed wireless di frekuensi 1,4 GHz diharapkan menjadi solusi internet stabil dengan latensi rendah untuk kerja dan belajar jarak jauh.

Cara Menerjemahkan Chat Bahasa Asing di Telegram

0

Telset.id – Pengguna Telegram di seluruh dunia bisa semakin mudah dalam berkomunikasi berkat fitur terjemahan, yang mampu menerjemahkan obrolan di chat yang menggunakan bahasa asing. Berikut ini cara mengaktifkan fitur terjemahan dan menerjemahkan chat di Telegram.

Telegram pada awal Februari 2023 menghadirkan berbagai fitur baru kepada pengguna. Misalnya saja fitur Profile Picture Maker yang bisa dipakai pengguna membuat gambar profil khusus memakai berbagai template dan stiker.

Berikutnya ada fitur menyimpan secara otomatis media masuk. Pengguna dapat secara mudah menyimpan foto, video, dan media lain tanpa harus mengunduh secara manual.

Ada pula fitur terjemahan bahasa di chat. Sesuai namanya fitur ini mampu menerjemahkan seluruh obrolan. Pengguna sekarang dapat berkomunikasi dengan orang-orang dari seluruh dunia tanpa harus khawatir tentang kendala bahasa.

Fitur terjemahan menggunakan pembelajaran mesin sehingga akurat, secara real-time, dan mendukung lebih dari 100 bahasa. Fitur untuk menerjemahkan chat ini pastinya sangat berguna bagi pengguna dalam berkomunikasi.

Khususnya mereka yang berasal dari negara yang berbeda, karena kerap kesulitan untuk menerjemahkan percakapan karena kendala bahasa.

Karena fitur terjemahan bahasa ini sangat penting untuk komunikasi sehari-hari, maka kami akan memberikan informasi lengkap seputar cara mengaktifkan fitur terjemahan chat di Telegram.

BACA JUGA:

Cara Mengaktifkan Fitur Terjemahan di Telegram 

Sebelum menerjemahkan chat di Telegram, pastikan untuk terlebih dahulu mengaktifkan fitur terjemahan.

Tidak sulit dan membutuhkan waktu lama apabila ingin mengaktifkan fitur tersebut. Hanya perlu melakukan beberapa tahapan saja agar fitur bisa aktif, sehingga Anda dapat menerjemahkan chat dari bahasa asing.

  • Update aplikasi Telegram di smartphone Anda.
  • Buka aplikasi dan klik menu Hamburger atau tiga garis horizontal di pojok kiri atas halaman beranda.

Cara Fitur Terjemahan Telegram

  • Pergi ke Pengaturan, dilanjutkan dengan klik fitur Bahasa.

Cara Telegram

  • Geser fitur Tampilkan Tombol Terjemahan dari kiri ke kanan dan buka Jangan Terjemahkan. Di menu tadi pilih kira-kira bahasa apa saja yang tidak perlu diterjemahkan Bahasa Indonesia dan Bahasa Melayu.

Menerjemahkan Chat Bahasa Asing

  • Fitur Terjemahkan Chat di Telegram pun sudah aktif.

Cara Menerjemahkan Chat di Telegram 

Fitur sudah aktif dan kini Anda bisa menerjemahkan chat dari berbagai bahasa dengan mudah. Caranya sebagai berikut ini.

  • Buka chat obrolan yang mana akun atau bot akun menggunakan bahasa asing untuk percakapan, contohnya Bahasa Inggris.
  • Klik chat yang ingin diterjemahkan dan klik Terjemahkan.
  • Telegram pun akan menerjemahkan percakapan tersebut. Klik Tutup Terjemahan apabila sudah mengerti dan ingin mengartikan chat yang lainnya.

Cara Fitur Terjemahan Telegram

BACA JUGA:

Cukup mudah bukan? Semoga informasi terkait cara menerjemahkan chat bahasa asing di Telegram ini bermanfaat dan selamat mencoba. [NM/HBS]

Exynos 2600 Bocor di Geekbench, Begini Performa Awalnya

Telset.id – Bocoran terbaru mengungkap performa awal Exynos 2600, chipset yang diprediksi akan menghidupi Galaxy S26. Hasil benchmark Geekbench 6.4 menunjukkan skor single-core 2.155 dan multi-core 7.788—angka yang cukup mengejutkan mengingat ekspektasi tinggi terhadap proses fabrikasi 2nm Samsung.

Jika dibandingkan dengan Snapdragon 8 Elite Gen 2 yang dikabarkan akan menggerakkan varian Ultra, gap performanya cukup signifikan. Chip Qualcomm tersebut dilaporkan mencetak skor di atas 4.000 (single-core) dan 11.000 (multi-core). Bahkan, Exynos 2600 masih tertinggal dari spekulasi sebelumnya tentang kemampuannya sendiri.

Arsitektur dan Proses Fabrikasi

Geekbench mengonfirmasi konfigurasi CPU 10-core dengan detail:

  • 1 core Cortex-X930 @3.55GHz (perform tinggi)
  • 3 core Cortex-A730 @2.96GHz (efisiensi menengah)
  • 6 core Cortex-A730 @2.46GHz (efisiensi maksimal)

Chipset ini dibangun dengan proses 2nm SF2 Samsung, teknologi yang juga menjadi bahan perdebatan mengingat tantangan fabrikasi yang dihadapi perusahaan. Seperti dilaporkan sebelumnya di artikel Telset, yield produksi masih menjadi kendala.

Kesenjangan Performa yang Mengkhawatirkan

Yang menarik, hasil benchmark ini justru mirip dengan Exynos 2500 yang ada di Galaxy Z Flip7. Jika pola ini bertahan hingga produksi massal, bisa jadi kita akan menyaksikan perbedaan performa signifikan antara model Galaxy S26 berbasis Exynos dan Snapdragon—sebuah skenario yang mungkin mengulang kontroversi di era Galaxy S22.

Namun penting diingat, ini masih hasil tes unit pra-produksi. Seperti diungkap dalam laporan eksklusif Telset, Samsung masih terus melakukan penyempurnaan manajemen daya, termal, dan optimasi sistem. Skor akhir bisa berubah signifikan ketika chipset ini resmi dirilis.

Pertanyaan besarnya: Akankah Exynos 2600 cukup kuat untuk bersaing di pasar premium 2025? Atau justru akan memperlebar jarak dengan rival-rivalnya? Jawabannya mungkin baru kita dapatkan ketika benchmark varian Ultra mulai bermunculan.

Xiaomi Hentikan Dukungan untuk 9 Smartphone, Fokus ke HyperOS 3

Telset.id – Jika Anda masih menggunakan salah satu smartphone Xiaomi, Redmi, atau POCO berikut, bersiaplah untuk kehilangan dukungan resmi. Xiaomi secara resmi mengumumkan daftar baru perangkat yang mencapai “end-of-life” (EOL), menandai akhir dari pembaruan sistem untuk beberapa model populer.

Dengan persiapan peluncuran HyperOS 3 yang semakin matang, Xiaomi tampaknya sedang membersihkan portofolio perangkat lamanya. Dalam pembaruan internal terbaru, perusahaan menambahkan sembilan model ke dalam daftar EOL. Artinya, perangkat-perangkat ini tidak akan lagi menerima pembaruan sistem resmi dari Xiaomi, meskipun masih akan mendapatkan tambalan keamanan hingga September 2025.

Daftar Smartphone Xiaomi yang Tak Lagi Dapat Pembaruan

Berikut adalah daftar lengkap perangkat yang terkena imbas kebijakan terbaru Xiaomi:

  • Xiaomi 11T Pro
  • Xiaomi 11T
  • Xiaomi 11 Lite LE
  • Xiaomi 11 Lite 5G NE
  • Redmi 11 Prime 4G
  • Redmi A1+
  • Redmi A1
  • POCO M5
  • POCO C50

Yang menarik, beberapa perangkat dalam daftar ini bahkan tidak sempat menerima pembaruan ke HyperOS 2. Ini menunjukkan betapa cepatnya Xiaomi ingin beralih fokus ke generasi berikutnya dari sistem operasi kustomnya.

Mengapa Xiaomi Menghentikan Dukungan?

Keputusan ini sejalan dengan strategi Xiaomi yang sedang mempersiapkan HyperOS 3, skin kustom berbasis Android 16. Perusahaan telah mulai merilis pembaruan Android 16 dengan HyperOS 2.3 untuk versi global Xiaomi 15 dan Xiaomi 14T Pro. Sementara perangkat yang masih eligible akan menerima pembaruan besar ini, model-model lama harus rela ditinggalkan.

Fenomena ini sebenarnya wajar dalam industri smartphone. Setiap produsen memiliki siklus dukungan terbatas untuk perangkat mereka. Namun, yang patut dicatat adalah kecepatan Xiaomi dalam mengalihkan sumber dayanya ke pengembangan HyperOS 3, sementara roadmap resmi untuk sistem operasi ini sendiri belum diumumkan.

Bagi pengguna setia Xiaomi, kabar ini mungkin mengecewakan. Namun, seperti yang terjadi pada keputusan Xiaomi untuk menghentikan kerja sama dengan Leica, perusahaan tampaknya sedang berkonsentrasi penuh pada pengembangan teknologi in-house mereka.

Lalu, apa artinya ini bagi Anda yang masih menggunakan salah satu perangkat dalam daftar? Secara teknis, smartphone Anda masih bisa digunakan seperti biasa. Hanya saja, Anda tidak akan lagi menerima pembaruan fitur atau peningkatan performa sistem. Pembaruan keamanan akan terus diberikan hingga batas waktu yang ditentukan, tetapi setelah itu, perangkat Anda benar-benar akan memasuki masa “purnabakti”.

Sementara Xiaomi sibuk mempersiapkan teknologi masa depan seperti XRING O2, pengguna perangkat lama mungkin perlu mempertimbangkan untuk upgrade ke model yang lebih baru jika ingin terus menikmati dukungan penuh dari perusahaan.

Pixel 6a Meledak Saat Charging, Pengguna Alami Luka dan Kerusakan

Telset.id – Bayangkan Anda sedang tidur nyenyak, dan tiba-tiba smartphone di samping kepala Anda meledak dengan suara keras, disertai bau terbakar yang menusuk. Itulah yang dialami seorang pengguna Pixel 6a, seperti dilaporkan di Reddit. Ponsel tersebut terbakar saat sedang di-charge di meja samping tempat tidur, hanya berjarak kurang dari 40 cm dari kepala penggunanya.

Insiden yang terjadi pada 26 Juli ini berawal dari suara ledakan keras, diikuti dengan asap tebal dan bau terbakar. Api dengan cepat menjalar ke seprai tempat tidur. Korban sempat menghirup asap dalam ruangan tertutup, yang menyebabkan iritasi tenggorokan dan gejala sisa sepanjang hari. Beruntung, ia berhasil menarik kabel charger dan melemparkan ponsel yang terbakar ke lantai keramik, mencegah kebakaran lebih luas.

Pixel 6a catches fire

Update Software Justru Memperparah Masalah?

Google sebelumnya telah merilis update wajib untuk Pixel 6a pada 8 Juli, yang bertujuan membatasi performa baterai pada unit dengan lebih dari 400 siklus pengisian. Perusahaan memperingatkan bahwa perangkat yang tidak di-update berisiko overheating atau bahkan kebakaran. Namun, beberapa pengguna melaporkan bahwa update ini justru memicu masalah baru. Salah satunya mengeluh ponselnya menjadi sangat panas setelah di-update, padahal sebelumnya tidak pernah mengalami hal tersebut.

Bahkan, ini bukan kasus pertama Pixel 6a yang meledak. Pada Mei lalu, sebuah unit lain juga dilaporkan meledak karena baterai yang menggembung. Yang lebih mengkhawatirkan, beberapa pengguna mengaku tidak menerima peringatan awal atau berada di wilayah yang tidak didukung oleh pusat perbaikan Google.

Langkah yang Harus Diambil Pengguna Pixel 6a

Jika Anda masih menggunakan Pixel 6a, waspadai tanda-tanda seperti panas abnormal, baterai menggembung, atau daya yang cepat habis. Jangan menunggu hingga terjadi insiden serius. Segera cari penggantian atau hentikan penggunaan perangkat. Google belum memberikan pernyataan resmi terkait laporan terbaru ini, namun kejadian ini mempertanyakan kembali keamanan Pixel 6a yang sudah berusia beberapa tahun.

Untuk pengguna yang ingin tetap menggunakan perangkat ini, pastikan update terbaru telah terpasang dan hindari charging semalaman di dekat tempat tidur. Jika memungkinkan, gunakan charger asli dan hindari suhu ekstrem. Seperti yang dibahas dalam artikel Baterai EV Raih Lonjakan Daya Ganda dengan Teknologi Baru Ini, teknologi baterai terus berkembang, namun kehati-hatian tetap diperlukan.

Pixel 6a catches fire

Kasus ini menjadi pengingat bahwa perangkat elektronik, meskipun dari merek ternama, tetap memiliki risiko. Selalu prioritaskan keselamatan dan jangan abaikan tanda-tanda peringatan dari perangkat Anda.

Xiaomi 16 Ultra Bakal Rilis Lebih Cepat, Ini Bocoran Spesifikasinya

Telset.id – Kabar mengejutkan datang dari lini flagship Xiaomi. Bocoran terbaru mengindikasikan bahwa Xiaomi 16 Ultra, penerus seri Ultra yang legendaris, mungkin akan meluncur lebih cepat dari perkiraan semula. Jika biasanya seri Ultra tiba setelah Tahun Baru Imlek, kali ini Xiaomi tampaknya tak sabar menunjukkan inovasinya.

Petunjuk ini pertama kali muncul dari unggahan Lu Weibing, Presiden Grup Xiaomi, di Weibo. Dalam postingannya, ia menyebut bahwa perangkat ini akan menjadi “titik tertinggi baru dalam pencitraan seluler”. Kalimat ini langsung memicu spekulasi bahwa kolaborasi Xiaomi dengan Leica akan memasuki babak lebih dalam.

Percepatan Jadwal yang Tak Biasa

Digital Chat Station, tipster terpercaya asal China, mengungkapkan bahwa Xiaomi 16 Ultra kemungkinan akan dirilis sebelum akhir tahun. Ini merupakan perubahan signifikan dari pola rilis sebelumnya, di mana seri Ultra selalu tiba setelah periode liburan. Apa yang membuat Xiaomi begitu bersemangat?

Analisis Telset.id menunjukkan tiga kemungkinan: Pertama, persaingan ketat di segmen flagship tinggi. Kedua, kesiapan teknologi kamera yang matang. Ketiga, strategi untuk mengalahkan rival seperti Samsung Galaxy S26 Ultra yang juga diprediksi punya kamera revolusioner.

Tiga Varian Flagship Sekaligus

Tak hanya Xiaomi 16 Ultra, dua varian lain juga sedang dipersiapkan: Xiaomi 16S Ultra dan Xiaomi 16 Ultra Max. Keduanya telah terlihat dalam sertifikasi GSMA IMEI dengan kode model 25128PNA1C dan 25128PNA1G.

  • Xiaomi 16S Ultra: Diprediksi membawa chip kustom XRING untuk pengolahan gambar
  • Xiaomi 16 Ultra Max: Kemungkinan menjadi varian dengan hardware kamera paling mutakhir

Revolusi Sistem Kamera Modular

Yang paling menarik adalah kabar bahwa Xiaomi 16 Ultra Max mungkin mengadopsi sistem kamera modular yang sebelumnya hanya ada di konsep Xiaomi 15. Sistem ini mencakup:

  • Sensor M4/3 khusus
  • Grup lensa aspherical
  • Aperture f/1.4 lebar
  • Dukungan RAW lossless
  • Transmisi optik 10Gbps
  • Rentang dinamis 16-stop dengan AISP (Kecerdasan Buatan untuk Fotografi)

Jika benar diwujudkan, ini akan menjadi lompatan besar bagi Xiaomi dalam segmen fotografi seluler, sekaligus tantangan serius bagi produsen kamera profesional.

Dengan Snapdragon 8 Elite 2 sebagai jantungnya dan layar flat yang kembali dihadirkan (setelah tren layar melengkung), Xiaomi 16 Ultra sepertinya ingin menyasar pengguna yang mengutamakan performa murni dan ergonomi. Pertanyaannya sekarang: Akankah percepatan jadwal ini berimbas pada kualitas? Atau justru menjadi kejutan manis di penghujung tahun?

iPhone 17 Pro Bakal Hadir dengan Kamera 8x Zoom dan Aplikasi Pro Eksklusif

Telset.id – Jika Anda mengira inovasi kamera iPhone sudah mencapai puncaknya, bocoran terbaru tentang iPhone 17 Pro mungkin akan mengubah pandangan itu. Menurut sumber terpercaya yang berbicara kepada MacRumors, Apple sedang mempersiapkan lompatan signifikan dalam kemampuan fotografi untuk seri Pro mendatang.

Bocoran ini berasal dari sumber anonim yang mengklaim memiliki akses ke materi iklan iPhone 17 Pro yang sedang diproduksi oleh Division Film, studio asal Slovenia yang tercatat sebagai klien Apple. Meski informasi ini belum diverifikasi secara independen, detail yang terungkap cukup menggoda untuk diperbincangkan.

Revolusi Zoom Optik

Salah satu upgrade paling mencolok adalah lensa telefoto baru yang dikabarkan mendukung zoom optik hingga 8x. Ini merupakan peningkatan signifikan dari kemampuan 5x pada iPhone 16 Pro Max saat ini. Dengan zoom yang lebih panjang, pengguna akan memiliki fleksibilitas lebih besar dalam menangkap subjek dari jarak jauh tanpa mengorbankan kualitas gambar.

Yang lebih menarik, lensa baru ini dikabarkan menawarkan kemampuan zoom kontinu di berbagai panjang fokus. Fitur ini akan membawa pengalaman fotografi iPhone lebih dekat dengan fleksibilitas kamera DSLR profesional. Seperti yang pernah kami bahas dalam artikel tentang kamera telefoto 48MP iPhone 17 Pro, Apple tampaknya serius meningkatkan game fotografi mobile mereka.

iPhone 16 series camera control button-

Aplikasi Kamera Pro Eksklusif

Selain perangkat keras, Apple juga dikabarkan sedang mengembangkan aplikasi kamera profesional khusus. Aplikasi ini diyakini akan menawarkan berbagai alat canggih untuk fotografi dan videografi, bersaing langsung dengan aplikasi pihak ketiga populer seperti Halide dan Filmic Pro.

Pertanyaan besar yang masih belum terjawab adalah apakah aplikasi ini akan menjadi eksklusif untuk iPhone 17 Pro atau juga tersedia untuk model sebelumnya. Mengingat Apple biasanya membatasi fitur tertentu untuk perangkat terbaru, kemungkinan besar aplikasi ini akan memanfaatkan kemampuan khusus chipset dan sensor kamera baru.

Tombol Kamera Kedua yang Kontroversial

Yang cukup mengejutkan, bocoran ini juga menyebutkan kemungkinan penambahan tombol kontrol kamera kedua di bagian atas perangkat. Ini menjadi kontroversial mengingat Apple dikabarkan sedang bergerak menuju desain ponsel tanpa tombol.

Tombol kamera yang ada saat ini di iPhone 16 juga tidak mendapat sambutan terlalu positif dari pengguna. Apakah Apple akan mempertahankan atau bahkan menambah tombol fisik, atau justru beralih ke solusi alternatif? Jawabannya mungkin baru akan kita dapatkan saat peluncuran resmi.

Sebagai alternatif, Apple mungkin akan memilih untuk memperbarui aplikasi Final Cut Camera yang sudah ada, alih-alih membuat aplikasi baru dari nol. Pendekatan ini mungkin lebih masuk akal dari segi pengembangan dan kompatibilitas dengan perangkat lama.

Selain upgrade kamera, iPhone 17 Pro juga dikabarkan akan hadir dengan warna baru yang menyerupai tembaga, serta logo Apple yang diposisikan di tengah panel belakang. Seperti yang kami laporkan sebelumnya tentang sistem pendingin vapor chamber, Apple tampaknya menyiapkan banyak kejutan untuk seri iPhone berikutnya.

Dengan semua rumor ini, satu hal yang pasti: jika setengah saja dari bocoran ini akurat, iPhone 17 Pro akan menjadi lompatan signifikan dalam fotografi mobile. Kita tinggal menunggu pengumuman resmi yang diperkirakan akan terjadi September mendatang.

Reset Algoritma Instagram: Cara Mulai dari Nol dan Bangun Feed yang Lebih Baik

0

Telset.id – Pernahkah Anda merasa terjebak dalam lingkaran konten yang sama di Instagram? Ketika setiap kali membuka aplikasi, yang muncul hanyalah postingan dari akun-akun yang sama atau topik yang sudah tidak relevan? Jika ya, Anda tidak sendirian. Algoritma Instagram memang dirancang untuk mempelajari kebiasaan pengguna, tetapi terkadang ia bisa “kebablasan”. Kabar baiknya, kini Anda bisa melakukan reset algoritma Instagram untuk memulai dari awal.

Algoritma media sosial ibarat juru masak pribadi yang mempelajari selera Anda. Setiap like, share, atau waktu yang Anda habiskan untuk melihat suatu postingan adalah bahan resepnya. Masalah muncul ketika Anda secara tidak sengaja “memberi bahan yang salah”—misalnya, memberi like pada postingan yang sebenarnya tidak Anda minati. Sejak saat itu, algoritma akan terus menyajikan konten serupa, seolah itu satu-satunya hidangan yang Anda sukai.

Sebelumnya, solusi untuk masalah ini terbatas: Anda bisa mencoba “melatih ulang” algoritma dengan aktif mencari konten baru atau terpaksa membuat akun baru. Namun sejak akhir tahun lalu, Instagram memperkenalkan fitur reset algoritma yang memungkinkan Anda memulai dari awal tanpa perlu meninggalkan akun lama.

Mengapa Perlu Reset Algoritma Instagram?

Algoritma Instagram bekerja dengan menganalisis berbagai faktor seperti:

  • Interaksi (like, komentar, share)
  • Waktu yang dihabiskan untuk melihat suatu konten
  • Akun yang sering Anda kunjungi
  • Konten yang Anda simpan

Masalahnya, terkadang algoritma salah menafsirkan minat Anda. Misalnya, Anda mungkin pernah memberi like pada postingan tentang sepakbola karena teman Anda yang mempostingnya, padahal Anda tidak tertarik dengan olahraga tersebut. Akibatnya, feed Anda bisa dipenuhi konten sepakbola selama berbulan-bulan.

Cara Reset Algoritma Instagram

Berikut langkah-langkah untuk mereset algoritma Instagram Anda:

  1. Buka aplikasi Instagram dan ketuk ikon profil di kanan bawah
  2. Ketuk menu hamburger (tiga garis) di pojok kanan atas
  3. Scroll ke bawah dan pilih “Preferensi Konten”
  4. Pilih “Reset Konten yang Disarankan”

Instagram tidak akan membiarkan Anda melakukan reset dengan mudah. Aplikasi akan menampilkan peringatan bahwa reset tidak bisa dibatalkan dan Anda akan melihat konten yang berbeda dari biasanya. Instagram bahkan akan menyarankan untuk unfollow akun tertentu sebagai alternatif sebelum benar-benar mereset algoritma.

Setelah Reset: Membangun Algoritma Baru

Setelah reset, Anda akan melihat beberapa perubahan:

  • Explore page akan menampilkan konten yang lebih beragam
  • Feed utama tidak lagi didominasi akun-akun tertentu
  • Rekomendasi Reels akan lebih variatif

Namun ingat, algoritma akan segera mulai belajar lagi dari aktivitas Anda. Untuk mendapatkan hasil terbaik:

  • Hanya berinteraksi dengan konten yang benar-benar Anda minati
  • Follow akun-akun yang relevan dengan minat Anda
  • Gunakan fitur “Tidak Tertarik” untuk konten yang tidak ingin Anda lihat lagi

Fitur reset algoritma ini adalah angin segar bagi pengguna yang merasa terjebak dalam “echo chamber” konten di Instagram. Dengan memulai dari awal, Anda memiliki kesempatan untuk membangun pengalaman Instagram yang lebih sesuai dengan minat Anda saat ini, bukan minat Anda enam bulan lalu.

Jika suatu saat algoritma kembali “kebablasan”, Anda selalu bisa melakukan reset ulang. Fitur ini tersedia untuk semua pengguna Instagram baik di Android maupun iOS, dan bisa menjadi solusi bagi mereka yang ingin keluar dari lingkaran konten yang monoton.