Beranda blog Halaman 143

Reddit Gugat Perplexity dan Perusahaan Lain Soal Data Scraping

0

Telset.id – Bayangkan jika Anda memiliki toko kelontong yang ramai dikunjungi pelanggan, lalu tiba-tiba ada pihak luar yang mengambil semua produk Anda tanpa izin dan menjualnya kembali. Kira-kira itulah analogi sederhana dari apa yang sedang dialami Reddit saat menggugat Perplexity dan beberapa perusahaan teknologi lainnya. Platform forum terbesar di dunia ini resmi mengambil langkah hukum terhadap SerApi, OxyLabs, AWMProxy, dan Perplexity atas dugaan scraping data tanpa lisensi.

Langkah legal ini bukanlah yang pertama bagi Reddit. Sebelumnya, mereka juga telah menggugat startup AI Anthropic yang dituduh menggunakan konten Reddit untuk melatih chatbot Claude-nya. Mengapa Reddit begitu agresif melindungi datanya? Jawabannya sederhana: uang. Sejak 2023, Reddit mulai mengenakan biaya bagi perusahaan yang ingin mengakses postingan dan konten lainnya, terutama yang akan digunakan untuk pelatihan AI. Mereka bahkan telah menandatangani kesepakatan lisensi dengan raksasa teknologi seperti Google dan OpenAI, serta membangun mesin jawaban AI sendiri untuk memanfaatkan pengetahuan dalam postingan pengguna.

Scraping hasil pencarian untuk konten Reddit jelas menghindari pembayaran ini. Itulah sebabnya perusahaan tidak hanya menuntut ganti rugi finansial, tetapi juga pengaduan permanen yang mencegah perusahaan-perusahaan tersebut menjual materi Reddit yang sebelumnya telah di-scrape. Beberapa perusahaan yang menjadi sasaran Reddit seperti SerApi, OxyLabs, dan AWMProxy mungkin bukan nama yang familiar di telinga masyarakat umum, namun mereka telah menjadikan pengumpulan data dari hasil pencarian dan penjualannya sebagai bagian penting dari bisnis mereka.

Perplexity: Target Paling Mencolok dalam Gugatan

Keikutsertaan Perplexity dalam gugatan ini mungkin lebih mudah dipahami. Perusahaan AI ini membutuhkan data untuk melatih modelnya, dan sebelumnya telah ketahuan menyalin dan memuntahkan kembali materi yang tidak mereka bayar lisensinya. Yang lebih parah, Perplexity juga dilaporkan mengabaikan protokol robots.txt – cara bagi situs web untuk mengkomunikasikan bahwa mereka tidak ingin materinya di-scrape.

Menurut salinan gugatan yang diberikan kepada Engadget, Reddit sebelumnya telah mengirim surat peringatan kepada Perplexity memintanya untuk menghentikan scraping postingan tanpa lisensi. Perusahaan mengklaim tidak menggunakan data Reddit, namun mereka terus mengutip platform tersebut dalam jawaban dari chatbot-nya. Bagaimana Reddit membuktikan klaimnya? Dengan trik yang cukup cerdas.

Reddit membuat “test post” yang “hanya bisa di-crawl oleh mesin pencari Google dan tidak dapat diakses di mana pun di internet.” Dalam beberapa jam, kueri yang dibuat ke mesin jawaban Perplexity mampu mereproduksi konten postingan tersebut. “Satu-satunya cara Perplexity bisa mendapatkan konten Reddit itu dan kemudian menggunakannya di ‘mesin jawaban’-nya adalah jika mereka dan/atau rekan tergugatnya meng-scrape Google

Tips Fotografi Smartphone: Cara Ambil Foto Profesional Pakai HP

0

Telset.id – Pernahkah Anda frustasi melihat hasil foto smartphone yang terlihat biasa-biasa saja, sementara orang lain bisa menghasilkan gambar yang memukau dengan perangkat serupa? Rahasianya bukan pada harga ponsel, melainkan pada cara Anda memanfaatkannya. Di era di mana hampir semua orang membawa kamera dalam saku, hanya segelintir yang benar-benar menguasai seni fotografi smartphone.

Foto yang bagus bukan sekadar mengabadikan momen, melainkan menciptakan kenangan yang bisa Anda banggakan dan bagikan berulang kali. Bagi Anda yang aktif di media sosial, kualitas visual menjadi penentu engagement. Artikel ini akan membongkar rahasia pengaturan optimal dan teknik komposisi sederhana namun efektif dari perspektif profesional, plus rekomendasi aplikasi pihak ketiga untuk kontrol manual lebih lanjut.

Smartphone photography

Mengoptimalkan Setup Kamera Smartphone Anda

Kebanyakan smartphone modern dilengkapi dengan dua atau lebih kamera, masing-masing dengan lensa, sensor, dan resolusi berbeda. Biasanya terdapat kamera wide (utama), telephoto, dan ultrawide yang bekerja secara harmonis. Cukup cubit layar viewfinder untuk menyesuaikan zoom, dan ponsel akan beralih antar lensa secara otomatis.

Viewfinder smartphone umumnya menampilkan angka seperti 0.5x, 1x, 2x, dan 5x untuk menunjukkan level zoom. Idealnya, gunakan setiap kamera pada pengaturan optimalnya dan hindari zoom digital di antara angka-angka tersebut (misalnya 2.7x) yang mengurangi kualitas gambar.

Penting memahami kamera mana yang terbaik untuk subjek tertentu. Foto orang paling bagus diambil dengan kamera utama atau telephoto karena focal length-nya membuat subjek tampak lebih proporsional dan mengurangi distorsi. Kedua lensa ini juga memungkinkan latar belakang buram alami dan efek “bokeh” yang membuat subjek menonjol.

Kamera ultrawide, yang menciptakan efek melengkung di tepi foto, paling cocok untuk pemandangan landscape. Sementara lensa telephoto ideal untuk adegan jarak jauh, tapi hindari pengaturan paling ekstrem (di atas 10x pada kebanyakan kamera) karena foto bisa menjadi blur atau pixelated.

How to improve your smartphone photography

Mode portrait di ponsel memiliki kelemahan tersendiri. Meskipun menciptakan latar belakang buram lembut dan “bokeh”, efek ini dihasilkan melalui trik komputasional yang bisa menimbulkan masalah seperti pixelation di sekitar subjek atau tampilan terlalu artifisial. Untuk mendapatkan blur alami, beralihlah ke kamera utama atau telephoto, tingkatkan level zoom, dan menjauhlah dari subjek untuk membingkainya.

Hal sederhana yang sering terlupa: bersihkan lensa! Setiap kali Anda meletakkan ponsel, kamera bisa terkena minyak atau kotoran yang merusak foto. Jika tidak memiliki kain microfiber, bersihkan dengan kain katun lembut – hindari tisu karena lebih kasar dari kelihatannya dan bisa menggores lensa.

Menguasai Pengaturan Dasar

Salah satu keunggulan smartphone dibanding kamera dedicated adalah layarnya yang lebih besar dan tajam. Mulailah dengan meningkatkan kecerahan layar saat memotret agar Anda bisa melihat subjek dengan jelas dan menyusun bidikan dengan mudah.

Luangkan beberapa detik ekstra untuk memutuskan apakah akan mengambil foto vertikal (portrait) atau horizontal (landscape), tergantung pada subjeknya. Biasakan memegang ponsel dengan cara yang menjauhkan jari dari lensa – ini adalah cara lain yang bisa merusak bidikan.

Smartphone photography

Kebanyakan model iPhone dan Android terbaru secara otomatis fokus pada subjek dengan cepat dan akurat. Namun, jika beberapa orang berada dalam satu bidikan, AI mungkin fokus pada orang yang salah, jadi pastikan untuk mengetuk orang yang benar.

Exposure, atau kecerahan dan kegelapan subjek, biasanya dipilih secara otomatis oleh ponsel Anda. Sebagian besar perangkat akan secara otomatis menyeimbangkan level di beberapa wajah sehingga semua orang dalam bidikan terekspos dengan baik.

Smartphone hampir sama bagusnya dengan kamera dalam hal fotografi makro atau closeup. Kebanyakan iPhone dan perangkat Android memungkinkan Anda fokus sangat dekat dengan subjek dari kamera utama (1x) atau ultra wide (0.5x). Ini bisa membantu Anda menghasilkan bidikan keren serangga, daun, kerang laut, dan benda alam lainnya.

Memilih subjek baru secara otomatis mengubah fokus dan eksposur. Jika Anda mengetuk bagian gelap gambar, kamera akan secara otomatis mencerahkannya dan sebaliknya, tetapi Anda bisa mengubahnya secara manual. Di iPhone, ketuk subjek untuk memunculkan ikon matahari, lalu gerakkan slider untuk mengubah kecerahan. Anda juga bisa membuka pengaturan tambahan dengan panah bawah di iPhone lalu memilih simbol +/-.

Smartphone photography

Terkadang, Anda mungkin ingin mengunci fokus dan eksposur saat mengambil beberapa foto dari adegan yang sama. Ini dilakukan di iPhone atau Android dengan mengklik dan menahan selama beberapa detik pada subjek yang diinginkan. Kemudian, eksposur dan fokus akan tetap terkunci sampai Anda mengetuk lagi. Anda mungkin perlu mengaktifkan fitur ini di pengaturan ponsel sebelum dapat digunakan.

Bagaimana dengan menggunakan flash? Sebaiknya gunakan hanya ketika Anda benar-benar tidak memiliki cukup cahaya untuk menangkap momen, karena bisa membuat bidikan terlihat terlalu terang dan tidak alami.

Kebanyakan smartphone memungkinkan Anda mengambil foto hampir secara instan dari lockscreen sehingga Anda bisa mudah mengabadikan momen tak terduga. Ada baiknya mempelajari caranya agar Anda bisa memotret tanpa terlalu banyak penundaan.

Model iPhone terbaru memiliki tombol kamera khusus di sisi kanan. Pertama, pastikan pengaturannya dikonfigurasi sehingga Anda dapat mengaktifkannya tanpa membuka kunci ponsel. Kemudian, tekan tombol sekali untuk membuka aplikasi kamera dan sekali lagi untuk mengambil bidikan (kamera utama 1x dipilih secara otomatis).

How to improve your smartphone photography

Pada model sebelumnya, cukup geser ke kiri dari lockscreen untuk langsung mengakses kamera. Untuk perangkat Pixel dan Android lainnya, menekan dua kali tombol power atau volume biasanya akan memunculkan aplikasi kamera dari lockscreen.

Beberapa ponsel iPhone dan Android memiliki pengaturan yang memungkinkan Anda mengambil foto RAW. Ini memberikan data gambar langsung dari sensor tanpa penajaman atau penyesuaian lainnya, sehingga bisa memberikan tampilan yang lebih alami. Namun, mengedit foto RAW membutuhkan latihan dan foto-foto tersebut memakan banyak ruang ekstra di galeri Anda.

Kebanyakan smartphone memungkinkan Anda menyesuaikan pengaturan seperti saturasi, kecerahan, dan kontras, tetapi sebaiknya jangan terlalu dalam. Bahkan para ahli, seperti fotografer profesional Nathanael Charpentier, berpegang pada dasar-dasarnya, “Tidak ada pengaturan kompleks, tidak ada mode portrait artifisial. Saya hanya sesekali menyesuaikan kecerahan ketika diperlukan,” katanya. Ini kemudian membebaskannya untuk “fokus sepenuhnya pada hal yang penting bagi saya: komposisi.”

Seni Komposisi yang Menentukan

Smartphone tidak memiliki kualitas yang sama dengan kamera dedicated, tetapi itu memaksa Anda untuk berpikir tentang pencahayaan dan komposisi. Fotografer profesional seperti Charpentier akan memberi tahu Anda bahwa, baik Anda menggunakan ponsel atau kamera $8.000, bagian terpenting dari menangkap bidikan adalah framing.

How to improve your smartphone photography

Banyak fotografer menggunakan “rule of thirds.” Ini menetapkan bahwa elemen kunci seperti orang dan fitur geografis harus ditempatkan dalam sepertiga bagian foto karena enak dipandang mata. Memotong landscape menjadi dua antara langit dan tanah sering kali harus dihindari untuk menjaga framing tetap menarik.

Untuk membantu hal ini, banyak kamera smartphone menyertakan grid yang membagi layar menjadi tiga bagian (aktifkan pengaturan “Grid” di iPhone atau “Grid Type” di perangkat Pixel dan pilih 3×3). Saat diaktifkan, Anda dapat menempatkan subjek utama dan elemen lainnya di dekat tempat garis-garis itu berpotongan.

Grid ini juga dapat membantu Anda menjaga bidikan tetap level. Terkadang, meskipun komposisi simetris adalah yang terbaik. Jika Anda ingin memotret dermaga, misalnya, Anda dapat menempatkannya di tengah untuk memanfaatkan garis konvergen. Kemudian, Anda dapat sedikit memecah simetri itu dengan objek lain seperti gunung, pohon, atau burung.

Tips komposisi lainnya termasuk penggunaan garis diagonal daripada horizontal atau vertikal untuk memecah komposisi, atau jalan berliku yang menuntun mata pemirsa. Teknik populer lainnya adalah menggunakan garis konvergen dalam arsitektur saat memotret gedung-gedung.

How to improve your smartphone photography

Anda juga bisa mencoba menggunakan objek foreground dekat dengan kamera (daun pohon, tiang, atau orang) untuk membingkai sebuah adegan. Untuk membuat bidikan dramatis menggunakan kamera wide atau ultrawide, pegang ponsel serendah mungkin – Anda bahkan bisa membalikkannya untuk mendekatkannya ke tanah.

Foto menarik juga berasal dari kontras pencahayaan yang kuat, khususnya bayangan. Untuk menekankan itu, Anda dapat menggunakan pengaturan kompensasi eksposur (kecerahan) yang disebutkan sebelumnya untuk membuat bayangan bahkan lebih gelap sambil menjaga subjek Anda terekspos dengan baik.

Untuk menemukan subjek atau lingkungan yang ideal, carilah pola dan warna yang mencolok. Jangan ragu untuk memotret langsung ke sumber cahaya untuk membuat siluet backlit yang dramatis. “Smartphone melakukan hampir semua hal dengan baik kecuali eksposur adegan; biasanya fotonya terlalu terang,” kata Charpentier. “Dan itulah mengapa saya sangat sering mengoreksi eksposur foto saya. Ini pengaturan dasar dan dilakukan sangat sederhana di iPhone dan sebagian besar perangkat Android.”

Banyak kamera smartphone juga mengambil foto makro yang bagus. Anda dapat menggunakannya untuk mendapatkan bidikan close-up subjek mulai dari serangga di alam hingga makanan. Terakhir, coba gunakan pengaturan hitam putih pada kamera Anda untuk menciptakan suasana nostalgia atau menekankan bentuk dan garis.

Tingkatkan Fotografi dengan Aplikasi Pihak Ketiga

Jika Anda ingin bermain dengan pengaturan seperti shutter speed dan ISO, mengurangi pengaturan otomatis atau AI, mengambil foto RAW, atau mengubah pengaturan pengurangan noise, Anda biasanya memerlukan aplikasi pihak ketiga. Berikut tiga rekomendasi yang layak dicoba.

VSCO adalah aplikasi editing dan kamera populer untuk iOS dan Android yang sempat viral di TikTok beberapa tahun lalu. Ini memberi Anda kontrol atas pengaturan dasar seperti eksposur (melalui slider yang bagus), shutter speed, ISO, dan white balance. Ini juga memungkinkan Anda memisahkan titik fokus dan eksposur, sehingga Anda dapat menjaga satu subjek tetap fokus tetapi mengubah pencahayaan di area lain dari adegan.

Lightroom Mobile fokus pada pencahayaan dan eksposur. Ini secara otomatis menyoroti area gambar yang overexposed dan kemudian memungkinkan Anda dengan mudah menyesuaikan kecerahan, mengubah pengaturan seperti ISO dan shutter speed, dan bahkan menerapkan filter. Setelah selesai memotret, Anda dapat melanjutkan mengedit foto Anda sesudahnya menggunakan banyak alat yang ditawarkan dalam versi desktop.

Untuk kontrol atas hampir setiap aspek kamera smartphone Anda, Halide Mark II adalah pilihan terbaik. Sayangnya, ini hanya tersedia di iOS. Bagi mereka yang berada di ekosistem Apple, ini memungkinkan Anda memotret foto RAW dengan pemrosesan minimal (penajaman, dll.) dan, menurut pengembang, memiliki “zero AI right out of the camera.” Pada saat yang sama, “Depth Mode” memungkinkan Anda menangkap bidikan portrait (yaitu, depth of field buatan) dengan subjek apa pun.

Sebelum menyelami penggunaan aplikasi, saya merekomendasikan agar Anda berlatih dasar-dasar sampai merasa percaya diri mengambil foto dalam situasi apa pun. Itu berarti memanfaatkan setup kamera smartphone Anda sebaik mungkin untuk situasi tertentu, menguasai pengaturan setiap kali, dan menguasai komposisi. Kemudian, aplikasi seperti Lightroom Mobile akan membawa foto Anda ke level berikutnya – seperti seorang seniman yang lulus dari cat air ke cat minyak.

Dengan menerapkan tips fotografi smartphone ini, Anda akan melihat peningkatan signifikan dalam kualitas foto tanpa perlu investasi perangkat baru. Ingat, kamera terbaik adalah yang Anda miliki di saku – yang penting adalah bagaimana Anda memanfaatkannya secara maksimal. Seperti yang ditunjukkan oleh inovasi terbaru dalam teknologi chip imaging Vivo, bahkan smartphone menengah seperti Realme 5 Pro atau pilihan HP kamera terbaik 3 jutaan pun bisa menghasilkan foto menakjubkan dengan teknik yang tepat.

Huawei Vision Smart Screen 5 SE Enjoy Edition Resmi Dirilis di China

0

Telset.id – Huawei kembali memperkuat posisinya di pasar televisi pintar dengan meluncurkan Huawei Vision Smart Screen 5 SE Enjoy Edition di China. Bagaimana performa dan spesifikasi yang ditawarkan produk terbaru ini? Mari kita kupas tuntas.

Dalam kompetisi televisi pintar yang semakin ketat, Huawei tampaknya tidak ingin ketinggalan. Vision Smart Screen 5 SE Enjoy Edition hadir dengan tiga pilihan ukuran layar: 55 inci, 65 inci, dan 75 inci. Ketiganya menawarkan spesifikasi yang cukup menarik dengan harga yang relatif terjangkau untuk segmen mid-range.

Layar menjadi salah satu fokus utama dalam produk ini. Huawei membekali Vision Smart Screen 5 SE Enjoy Edition dengan panel LCD 4K Ultra HD yang memiliki refresh rate 144Hz. Yang menarik, bezel-nya ultra-narrow dengan ketebalan hanya 1,5 mm, sehingga mencapai rasio screen-to-body hingga 98%. Untuk kenyamanan mata, televisi ini telah mendukung sertifikasi low-blue-light dan flicker-free dari TÜV Rheinland.

Huawei Vision Smart Screen 5 SE Enjoy Edition

Di balik tampilan visual yang memukau, terdapat teknologi gambar Huawei yang patut diperhitungkan. Huawei Honghu picture engine menjadi otak dari pengolahan gambar, menggunakan teknologi AI seperti SR super-resolution, HDR enhancement, MEMC motion compensation, dan 3D-LUT color mapping. Hasilnya? Peningkatan signifikan dalam hal kejernihan, akurasi warna, dan kontras yang lebih hidup.

Soal performa, Huawei tidak main-main. Chipset Honghu 868 dengan arsitektur CPU quad-core menjadi jantung dari televisi pintar ini. Kemampuannya dalam mendukung decoding 4K 120 fps dan menjalankan HarmonyOS AI membuat pengalaman menonton menjadi lebih smooth dan responsif. Bagi para gamer, fitur HDMI 2.1 dengan ALLM (Auto Low Latency Mode) dan VRR (Variable Refresh Rate) tentu menjadi nilai tambah yang signifikan.

Konektivitas menjadi salah satu keunggulan Vision Smart Screen 5 SE Enjoy Edition. Teknologi 4K super casting dengan kemampuan playback 50 fps menawarkan performa yang stabil dengan latency rendah. Fitur ini memungkinkan Anda dengan mudah memindahkan konten dari perangkat lain ke televisi tanpa khawatir mengalami lag atau penurunan kualitas.

Kontrol suara juga mendapatkan perhatian khusus. Far-field voice control memungkinkan Anda memberikan perintah suara dari jarak yang cukup jauh. Ditambah dengan AI Search yang membantu menemukan film atau acara TV dengan cepat, serta asisten built-in yang bisa menjawab pertanyaan umum, membuat interaksi dengan televisi menjadi lebih natural dan intuitif.

Sistem audio tidak kalah mengesankan. Model 55 inci dan 65 inci dilengkapi dengan dua speaker full-range 20W, sementara varian 75 inci menambahkan dua tweeter 20W, sehingga total output mencapai 80W. Huawei Histen audio engine bertugas meningkatkan kejelasan vokal dan menciptakan sound field virtual untuk output stereo yang lebih imersif.

Huawei juga mempertimbangkan kebutuhan keluarga modern. Fitur children’s mode, parental controls untuk mengatur konten dan screen time, serta built-in minor protection software menjadi perlindungan ekstra bagi anak-anak saat mengakses konten digital. Desain metal frame dengan finish polished memberikan kesan premium, sementara ambient modes seperti Smart Frame mengubah layar menjadi galeri digital atau pemandangan musiman saat tidak digunakan.

Dari segi harga, Huawei Vision Smart Screen 5 SE Enjoy Edition ditawarkan dengan harga yang kompetitif. Versi 55 inci dibanderol 2.199 yuan (sekitar Rp 4,8 juta), 65 inci seharga 2.799 yuan (sekitar Rp 6,1 juta), dan 75 inci dengan harga 3.999 yuan (sekitar Rp 8,8 juta). Produk ini sudah tersedia di pasar China dan menawarkan value yang menarik untuk segmen mid-range.

Kehadiran Vision Smart Screen 5 SE Enjoy Edition menunjukkan komitmen Huawei dalam menghadirkan teknologi terkini dengan harga yang lebih terjangkau. Dengan spesifikasi yang solid dan fitur-fitur canggih, produk ini berpotensi menjadi pesaing serius di pasar televisi pintar. Seperti halnya Huawei MateBook D15 yang sukses di segmen laptop entry-level, atau Huawei P40 series yang pernah menjadi andalan di pasar smartphone, Vision Smart Screen 5 SE Enjoy Edition bisa menjadi produk andalan Huawei di kategori televisi pintar.

Bagi Anda yang mencari televisi pintar dengan performa gaming yang baik, kualitas gambar memukau, dan fitur AI yang cerdas, Huawei Vision Smart Screen 5 SE Enjoy Edition layak dipertimbangkan. Meskipun saat ini baru tersedia di China, tidak menutup kemungkinan produk ini akan menyusul ke pasar global, termasuk Indonesia, mengikuti jejak kesuksesan produk Huawei lainnya seperti yang kita lihat pada smartphone dengan kamera optical zoom terbaik yang selalu diminati pasar.

iQOO Neo 11 Bocor di Geekbench, Bawa Snapdragon 8 Elite dan Baterai 7.500mAh

0

Telset.id – Bayangkan sebuah smartphone yang tidak hanya menjanjikan performa gaming kelas flagship, tetapi juga daya tahan baterai yang bisa mengalahkan banyak power bank portabel. Itulah yang sedang dipersiapkan iQOO dengan seri Neo 11-nya. Bocoran terbaru yang muncul di Geekbench bukan sekadar gosip—ini adalah bukti nyata bahwa ponsel gaming affordable ini siap mengacak-acak pasar.

Sebuah perangkat Vivo dengan kode model V2520A baru-baru ini terlihat berlari di database Geekbench. Bagi yang mengikuti perkembangan iQOO, kode ini bukanlah hal asing. Perangkat yang sama telah terlihat sebelumnya dalam sertifikasi 3C China dengan dukungan pengisian daya 100W. Semua petunjuk mengarah pada satu kesimpulan: inilah calon iQOO Neo 11 yang ditunggu-tunggu.

iQOO Neo 11 Geekbench listing dengan skor benchmark terungkap
Tampilan listing Geekbench iQOO Neo 11 yang mengungkap performa Snapdragon 8 Elite

Lalu, apa yang membuat penampakan di Geekbench ini begitu spesial? Meskipun nama chipset tidak disebutkan secara gamblang, detail CPU dan GPU yang terungkap melalui kode sumber dengan tegas mengonfirmasi kehadiran Snapdragon 8 Elite. Ini adalah jantung dari performa yang dijanjikan iQOO Neo 11. Belum lagi kombinasi memori RAM 16GB dan sistem operasi Android 16 yang akan membuat pengalaman multitasking dan gaming terasa begitu mulus. Skor benchmark-nya pun tidak main-main: 2.936 untuk single-core dan 8.818 untuk multi-core. Angka-angka ini bukan sekadar statistik—ini adalah janji performa yang konkret.

 

Desain dan spesifikasi lain dari iQOO Neo 11 juga mulai terkuak. iQOO sendiri telah mengonfirmasi bahwa ponsel ini akan menampilkan layar OLED 6,78 inci dari BOE dengan resolusi 2K dan refresh rate 144Hz. Bayangkan betapa detail dan responsifnya visual yang akan Anda dapatkan. Namun, yang benar-benar mengejutkan adalah kapasitas baterainya: 7.500mAh. Dalam dunia smartphone yang kerap mengorbankan daya tahan demi ketipisan, langkah iQOO ini seperti angin segar. Dukungan pengisian 100W memastikan Anda tidak perlu menunggu lama untuk mengisi ulang kekuatan perangkat ini.

Untuk urusan fotografi, iQOO Neo 11 dikabarkan akan mengusung kamera utama 50MP dengan dukungan OIS, ditambah lensa ultra-wide. Bagi Anda yang gemar mengabadikan momen, kombinasi ini menjanjikan hasil yang tajam dan stabil. Fitur keamanannya juga tidak kalah canggih dengan sensor sidik jari ultrasonik di bawah layar. Dari segi konstruksi, ponsel ini akan memiliki rangka tengah dari logam dan bodi dengan rating IP68/69, membuatnya tahan terhadap debu dan air. Pilihan warnanya pun beragam: hitam, putih, oranye, dan ungu.

Di balik layar, iQOO Neo 11 akan menjalankan OriginOS 6 yang berbasis Android 16. Ini adalah sistem yang dioptimalkan untuk memberikan pengalaman yang lancar dan intuitif. Bagi penggemar iQOO, ini adalah kabar gembira karena berarti ponsel ini tidak hanya kuat secara hardware, tetapi juga didukung oleh software yang matang. Seperti yang pernah kami bahas dalam artikel tentang jadwal OriginOS 6 di India, sistem operasi ini membawa sejumlah peningkatan signifikan yang akan memperkaya pengalaman pengguna.

Lalu, kapan kita bisa melihat iQOO Neo 11 secara resmi? Peluncurannya di China telah dijadwalkan pada 30 Oktober mendatang. Namun, bagaimana dengan kehadirannya di pasar global, khususnya India? iQOO 15 dikabarkan akan meluncur di India pada November, tetapi belum jelas apakah Neo 11 akan menyertainya. Laporan terbaru justru menyebutkan bahwa Neo 11 mungkin baru akan tiba di pasar India sekitar kuartal pertama tahun 2026. Ini adalah waktu yang cukup lama untuk menunggu, tetapi jika spesifikasinya sehebat yang dibocorkan, mungkin saja penantian itu akan terbayar.

Dengan spesifikasi yang begitu impresif, iQOO Neo 11 jelas akan menjadi pesaing serius bagi ponsel-ponsel flagship affordable lainnya seperti OnePlus Ace 6, Redmi K90, dan Realme GT 8 di China. Kombinasi Snapdragon 8 Elite, RAM 16GB, baterai 7.500mAh, dan layar 2K 144Hz menempatkannya di posisi yang sangat kompetitif. Apakah ini akan menjadi ponsel gaming yang sempurna? Waktu yang akan menjawabnya. Namun, satu hal yang pasti: iQOO sedang tidak bermain-main dengan seri Neo 11 ini.

Bocoran ini juga semakin memperkuat posisi iQOO dalam lini produk mereka yang terus berkembang. Dari seri Z hingga seri flagship seperti iQOO 15 yang telah dibocorkan sebelumnya, iQOO menunjukkan komitmennya untuk menghadirkan inovasi di berbagai segmen pasar. Dengan pendekatan seperti ini, tidak heran jika brand ini semakin diperhitungkan di dunia smartphone global.

Jadi, apa pendapat Anda tentang iQOO Neo 11? Apakah kombinasi Snapdragon 8 Elite dan baterai raksasa 7.500mAh cukup untuk membuat Anda tertarik? Atau Anda lebih menantikan fitur lain seperti layar 2K 144Hz atau kamera 50MP-nya? Bagaimanapun, satu hal yang pasti: pasar smartphone gaming sedang bersiap untuk menyambut sebuah pemain baru yang siap beradu spesifikasi.

Bocoran Spesifikasi Oppo Find X9s: Flagship Kompak dengan Baterai 7000mAh

0

Telset.id – Bayangkan sebuah smartphone flagship dengan performa maksimal, kamera profesional, dan baterai yang mampu bertahan dua hari penuh—semua itu dalam bodi kompak yang nyaman digenggam. Inilah yang sedang dipersiapkan Oppo dengan Find X9s, menurut bocoran terbaru dari sumber terpercaya. Setelah meluncurkan Find X9 series di China awal bulan ini, Oppo tampaknya tidak berhenti berinovasi.

Menurut Digital Chat Station, tipster ternama yang akurasinya sering terbukti, Oppo sedang mempersiapkan tiga varian baru untuk seri Find X9: Find X9s, Find X9s+, dan Find X9 Ultra. Ketiganya direncanakan meluncur di China sekitar Maret atau April 2026. Sementara Ultra akan menjadi flagship ultimate dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan dual periscope telephoto cameras, serta Find X9s+ sebagai penyegaran dari Find X9 yang ada, Find X9s justru mengambil jalur berbeda sebagai flagship kompak yang powerful.

Lalu, apa yang membuat Find X9s begitu spesial dibandingkan flagship kompak lainnya di pasaran? Mari kita telusuri lebih dalam berdasarkan informasi yang telah terungkap.

Desain Layar yang Simetris dan Nyaman

Dalam dunia smartphone yang didominasi oleh layar besar, kehadiran flagship kompak seperti Find X9s menjadi angin segar. Menurut bocoran, perangkat ini akan mengusung layar OLED flat berukuran 6,3 inci dengan sudut yang lebih membulat dan bezel simetris di keempat sisinya. Desain seperti ini tidak hanya estetis tetapi juga ergonomis, memberikan kenyamanan ekstra saat digunakan sehari-hari.

Yang menarik, Oppo memilih panel LTPS dengan resolusi 1,5K—keseimbangan sempurna antara ketajaman visual dan efisiensi daya. Untuk keamanan, Find X9s akan dilengkapi dengan sensor sidik jari ultrasonik yang lebih cepat dan akurat dibandingkan sensor optik konvensional. Sensor ini bahkan dapat bekerja dalam kondisi layar basah, sesuatu yang sering menjadi masalah pada smartphone biasa.

Kekuatan Performa dan Daya Tahan Baterai

Di jantung Find X9s, Oppo akan menanamkan chipset Dimensity 9500 Plus, yang diklaim sebagai versi overclock dari Dimensity 9500 biasa. Ini berarti pengguna dapat mengharapkan performa gaming dan multitasking yang lebih smooth, bahkan untuk aplikasi dan game paling berat sekalipun. Kombinasi chipset powerful dengan layar 1,5K menjadikan Find X9s sebagai paket kompak yang tidak kompromi dalam hal performa.

Namun, yang paling mengejutkan adalah kapasitas baterainya. Tipster mengungkapkan bahwa Find X9s akan dibekali baterai sekitar 7.000mAh—angka yang sangat tidak biasa untuk smartphone berukuran kompak. Sebagai perbandingan, kebanyakan flagship kompak saat ini hanya memiliki baterai 4.000-5.000mAh. Dengan kapasitas sebesar ini, Find X9s berpotensi menjadi smartphone dengan daya tahan baterai terbaik di kelasnya.

Selain pengisian daya kabel yang cepat, perangkat ini juga akan mendukung wireless charging, melengkapi paket lengkap untuk pengguna yang mengutamakan kenyamanan. Bayangkan, Anda bisa menggunakan smartphone seharian penuh tanpa khawatir kehabisan daya, dan ketika perlu mengisi ulang, prosesnya cepat baik dengan kabel maupun nirkabel.

Sistem Kamera Triple 50MP yang Impresif

Dalam hal fotografi, Find X9s tidak main-main. Oppo dilaporkan akan melengkapinya dengan triple kamera 50MP, terdiri dari sensor utama 50MP, lensa ultra-wide 50MP, dan unit telephoto 50MP. Konfigurasi seperti ini memastikan konsistensi kualitas gambar di semua mode pemotretan, sesuatu yang sering menjadi keluhan pengguna smartphone dengan konfigurasi kamera yang tidak seimbang.

Sensor utama kabarnya akan menggunakan sensor Sony IMX9-series berukuran besar, yang menjanjikan kemampuan imaging tingkat flagship. Sensor besar berarti lebih banyak cahaya yang dapat ditangkap, menghasilkan foto yang lebih detail dengan noise yang minimal, terutama dalam kondisi low-light. Ini adalah langkah strategis Oppo dalam bersaing dengan vendor lain yang juga fokus pada fotografi smartphone.

Dengan sistem kamera seperti ini, Find X9s berpotensi menjadi andalan bagi fotografer mobile dan content creator yang menginginkan kualitas profesional dalam perangkat yang mudah dibawa. Kombinasi sensor utama yang powerful, ultra-wide yang lebar, dan telephoto yang menjangkau objek jauh, menawarkan fleksibilitas maksimal untuk berbagai situasi pemotretan.

Meskipun informasi harga untuk varian global belum terungkap, kita dapat memperkirakan bahwa Find X9s akan diposisikan sebagai flagship premium. Mengingat spesifikasinya yang tinggi dan fitur unggulannya, smartphone ini kemungkinan akan dibanderol dengan harga yang kompetitif dengan flagship kompak lainnya di pasaran.

Sebagai perbandingan, varian Find X9 series yang sudah diluncurkan di China memiliki harga mulai dari sekitar Rp 12 jutaan untuk model dasar. Dengan tambahan fitur dan peningkatan spesifikasi pada Find X9s, tidak menutup kemungkinan harga akan sedikit lebih tinggi, mungkin berada di kisaran Rp 13-15 jutaan ketika resmi datang ke Indonesia. Tentu saja, ini masih spekulasi mengingat peluncurannya masih cukup lama—2026.

Dengan segala keunggulan yang diusungnya, Oppo Find X9s berpotensi mengubah persepsi pasar tentang smartphone flagship kompak. Selama ini, pengguna sering harus memilih antara performa tinggi dengan bodi besar atau bodi kompak dengan spesifikasi terbatas. Find X9s hadir untuk membuktikan bahwa kedua hal tersebut bisa berjalan beriringan.

Lagi-lagi, ini membuktikan bahwa inovasi di dunia smartphone tidak pernah berhenti. Setelah sebelumnya kita melihat Realme GT 8 Pro dengan desain modularnya, serta Honor Magic 8 Series dengan kamera 200MP, kini Oppo menjawab dengan pendekatan berbeda melalui Find X9s. Bahkan Nubia Z80 Ultra dengan triple kamera pro dan baterai monster pun kini memiliki pesaing serius.

Jadi, apakah Anda termasuk yang menantikan kehadiran flagship kompak dengan daya tahan baterai super ini? Atau justru lebih tertarik dengan varian Ultra yang menjanjikan performa maksimal? Bagaimanapun, persaingan di segmen flagship tahun 2026 semakin menarik untuk diikuti.

Redmi K90 Resmi Meluncur Besok: Spesifikasi dan Bocoran Terbaru

0

Telset.id – Besok, 23 Oktober 2025, adalah hari yang ditunggu-tunggu para penggemar teknologi. Xiaomi melalui anak perusahaannya, Redmi, secara resmi akan meluncurkan Redmi K90 Pro Max. Namun, ada kejutan menarik: varian standar Redmi K90 juga akan turut diperkenalkan. Bagaimana spesifikasi dan desain ponsel yang disebut-sebut mirip dengan Xiaomi 17 dan Apple iPhone 17 ini?

Jika Anda penasaran dengan apa yang akan dibawa Redmi K90 ke pasar smartphone, bersiaplah untuk terkesima. Bocoran resmi yang dibagikan oleh merek melalui serangkaian teaser telah mengungkap banyak hal, mulai dari proses manufaktur hingga fitur audio yang menjanjikan pengalaman mendengarkan yang luar biasa. Artikel ini akan mengupas tuntas semua yang perlu Anda ketahui tentang Redmi K90 sebelum peluncuran resminya.

Desain Redmi K90 mengusung konsep yang familiar namun elegan. Bingkai aluminiumnya dibuat melalui proses cold forging, sebuah teknik yang menjamin kekuatan dan presisi tinggi. Panel depan dan belakangnya dilapisi kaca, memberikan kesan premium yang khas perangkat flagship. Desain panel belakangnya rata dengan sudut membulat, menyerupai estetika yang diusung Xiaomi 17. Modul kamera persegi panjang besar menampung konfigurasi triple camera serta modul LED flash, menegaskan fokusnya pada kemampuan fotografi.

Di bagian depan, Redmi K90 menghadirkan layar OLED berukuran 6,59 inci. Yang menarik, rasio screen-to-body-nya mencapai 94 persen, berkat bezel seragam di keempat sisinya. Meskipun resolusi dan refresh rate resmi belum diumumkan, spekulasi mengarah pada resolusi 1.5K dan refresh rate sekitar 120Hz. Perlu dicatat, layar Redmi K90 ini sedikit lebih pendek dibandingkan panel 6,67 inci pada pendahulunya, Redmi K80, yang mungkin menjadi pertimbangan ergonomis untuk kenyamanan genggaman.

Dapur Pacu dan Performa

Di balik bodinya yang ramping, Redmi K90 ditenagai oleh chipset Snapdragon 8 Elite series, yang kemungkinan besar adalah Snapdragon 8 Elite Gen 5. Chipset flagship ini diprediksi akan dipasangkan dengan RAM hingga 16GB, menjanjikan performa yang mulus untuk multitasking berat dan gaming intensif. Ini adalah langkah strategis Redmi untuk bersaing di segmen high-end, sebagaimana terlihat juga pada bocoran Redmi K90 Pro di Geekbench yang mengungkap konfigurasi serupa.

Baterai menjadi salah satu sorotan utama. Redmi K90 dilengkapi dengan paket baterai raksasa berkapasitas 7.100mAh, didukung pengisian cepat kabel 100W. Dengan daya tahan baterai sebesar ini, pengguna bisa beraktivitas seharian tanpa khawatir kehabisan daya. Fitur ini juga mengingatkan pada iQOO Neo 11 yang juga membawa baterai besar 7.500mAh, menandakan tren industri menuju daya tahan lebih lama.

Fitur Unggulan Lainnya

Redmi K90 tidak hanya mengandalkan performa dan baterai. Sistem audio 2.1 dengan tuning Bose menjanjikan kualitas suara yang imersif, baik untuk menikmati musik, film, atau game. Pada sisi kamera, perangkat ini dilengkapi dengan vertical telephoto shooter 2.5x di bagian belakang, memungkinkan zoom optik yang tajam untuk bidikan jarak menengah. Dari sisi perangkat lunak, Redmi K90 akan menjalankan Android 16 OS dengan kulit kustom HyperOS 3, yang diharapkan membawa optimasi dan fitur eksklusif untuk pengalaman pengguna yang lebih baik.

Peluncuran Redmi K90 ini juga memperkuat portofolio Xiaomi di tengah persaingan ketat, termasuk dengan pesaing seperti POCO F8 Ultra yang telah tersertifikasi NBTC. Dengan kombinasi desain premium, spesifikasi top-tier, dan fitur inovatif, Redmi K90 siap menjadi penantang serius di pasar smartphone global. Tunggu saja pengumuman resminya besok untuk konfirmasi detail harga dan ketersediaan.

iPhone Air Terancam Batal, Apple Fokus ke iPhone Lipat 2026

0

Telset.id – Apa yang terjadi ketika sebuah produk Apple tak sesukses yang diharapkan? Tampaknya kita akan segera menyaksikan jawabannya. Setelah bulan-bulan penuh hype seputar iPhone Air yang super tipis, kabar terbaru justru mengindikasikan masa depan yang tak semulus perkiraan. Apple dikabarkan sedang menggeser fokusnya secara diam-diam, dari iPhone Air yang mulai tersendat ke lini iPhone lipat yang telah lama dinanti-nantikan.

Anda tentu masih ingat dengan peluncuran iPhone Air yang dibanjiri pujian atas desainnya yang ramping dan elegan. Namun, di balik glamor tersebut, ternyata ada realitas pasar yang tak bisa diabaikan. Meski sempat laris manis di China dengan status sellout, respons di pasar global ternyata lebih dingin dari perkiraan Apple. Sebuah laporan dari Mizuho Securities di Jepang mengungkap fakta mengejutkan: Apple telah memotong produksi iPhone Air sebanyak satu juta unit tahun ini.

Yang menarik, sementara iPhone Air mengalami penurunan, saudara-saudaranya yang lain—model standar, Pro, dan Pro Max—tetap menunjukkan performa yang solid. Total produksi iPhone 17 diproyeksikan akan naik menjadi sekitar 94 juta unit di awal 2026. Lalu, di mana letak masalah iPhone Air? Tampaknya kombinasi baterai 3.149mAh yang relatif kecil dengan harga $999—hanya $100 lebih murah dari varian Pro—menjadi batu sandungan utama. Konsumen tampaknya lebih memilih menambah sedikit budget untuk mendapatkan performa dan ketahanan baterai yang lebih baik.

Beberapa sumber di Weibo bahkan menyebutkan kemungkinan ekstrem: iPhone Air bisa saja dibatalkan sepenuhnya. Ini mengingatkan kita pada keputusan Samsung yang baru-baru ini menghentikan Galaxy S26 Edge setelah penjualan S25 Edge yang mengecewakan. Jika spekulasi ini terbukti benar, maka perhatian Apple akan sepenuhnya beralih ke perangkat lipat.

Dua Model iPhone Lipat dalam Persiapan

Laporan terbaru dari ET News Korea mengungkap bahwa Apple sedang mempersiapkan tidak hanya satu, tetapi dua model iPhone lipat. Yang pertama adalah model book-style yang dijadwalkan rilis pada 2026, diikuti oleh model clamshell yang lebih kecil pada 2028. Kim Ki-hyun, analis dari Stone Partners, dalam presentasinya di ETNews’ Tech Summit mengonfirmasi bahwa Apple telah menyiapkan pemasok kunci untuk proyek ambisius ini.

Ini bukan sekadar eksperimen satu kali, melainkan komitmen jangka panjang Apple di pasar perangkat lipat. Meski beberapa analis seperti dari Mizuho memprediksi kemungkinan penundaan hingga 2027—sejalan dengan laporan sebelumnya tentang penundaan iPhone lipat Apple—para insider sepakat bahwa ambisi foldable Apple sangatlah serius.

Prototipe yang sedang dikembangkan dikabarkan menggunakan teknologi layar mutakhir, termasuk panel LTPO untuk efisiensi daya dan color filter-on-encapsulation (COE) untuk meningkatkan kecerahan. Yang paling menarik, Apple dikabarkan berusaha menghilangkan lipatan yang terlihat—masalah yang masih menghantui perangkat lipat saat ini. Bayangkan sebuah layar lipat yang benar-benar mulus seperti layar biasa, itu yang sedang Apple kejar.

Spesifikasi dan Target Pasar

Model book-style yang lebih besar dikabarkan dapat membentang hingga sekitar 7,8 inci, menawarkan produktivitas seperti tablet dalam genggaman. Sementara model clamshell ditargetkan untuk pengguna yang menginginkan sesuatu yang kompak dan stylish. Perbedaan pendekatan ini menunjukkan bahwa Apple benar-benar mempelajari segmentasi pasar dengan cermat.

Persaingan di pasar foldable memang semakin panas. Samsung sendiri dikabarkan akan meluncurkan dua model Galaxy Z Fold di 2026, jelas sebagai antisipasi terhadap kedatangan iPhone lipat. Persaingan ini akan menguntungkan konsumen, karena mendorong inovasi yang lebih cepat dan harga yang lebih kompetitif.

Fitur-fitur lain yang diantisipasi termasuk kemungkinan kembalinya Touch ID pada iPhone lipat Apple, yang akan menjadi solusi autentikasi yang praktis untuk perangkat dengan bentuk faktor baru ini. Dengan prediksi penjualan hingga 45 juta unit, jelas Apple tidak main-main dengan produk barunya ini.

Perjalanan dari iPhone Air yang mulai redup ke iPhone lipat yang penuh janji ini menggambarkan dinamika industri teknologi yang tak pernah berhenti berevolusi. Apple, sebagai perusahaan yang dikenal dengan pendekatannya yang hati-hati, tampaknya belajar dari pengalaman iPhone Air bahwa konsumen saat ini lebih selektif dan mengutamakan nilai daripada sekadar faktor bentuk.

Transisi dari produk yang mulai kehilangan daya tarik ke teknologi masa depan ini bukanlah proses yang mudah. Namun, jika berhasil, Apple bisa kembali memimpin inovasi di pasar smartphone yang mulai jenuh. Pertanyaannya sekarang: apakah konsumen bersedia menunggu hingga 2026 atau 2027 untuk mendapatkan iPhone lipat impian mereka? Atau apakah mereka akan beralih ke pesaing yang sudah lebih dulu matang di segmen ini? Waktu yang akan menjawabnya.

Wamenkomdigi: AI Mitra Strategis Praktisi Humas, Bukan Pengganti

0

Telset.id – Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamenkominfo) Nezar Patria menegaskan bahwa inovasi kecerdasan artifisial (AI) harus diposisikan sebagai mitra oleh para praktisi kehumasan dalam menjalankan komunikasi publik. Meski teknologi AI telah mampu mengerjakan berbagai konten secara mandiri, peran manusia tetap krusial dan tidak dapat digantikan sepenuhnya.

Nezar menyampaikan bahwa kesuksesan praktisi public relations (PR) di masa depan akan ditentukan oleh kemahiran dalam menggunakan AI sebagai penguat strategis dan keteguhan dalam memegang standar etika serta kemanusiaan. Pernyataan ini disampaikan melalui keterangan pers yang diterima pada Kamis (27/3/2025).

“Kesuksesan praktisi public relation di masa depan akan ditentukan oleh seberapa mahir kita menggunakan AI sebagai penguat strategis, dan seberapa teguh kita memegang standar etika dan kemanusiaan,” tegas Nezar Patria.

Peran AI dalam Tugas Komunikasi Publik

Wamenkominfo mengungkapkan berbagai contoh tugas komunikasi publik yang kini dapat dibantu oleh teknologi AI. Di antaranya adalah penulisan draft siaran pers, analisis data publik, dan pemantauan sentimen media. Banyak agensi dan media massa telah memanfaatkan AI untuk menulis laporan dan menyusun perencanaan kampanye komunikasi.

Namun, Nezar menekankan bahwa semua pekerjaan tersebut tetap membutuhkan sentuhan manusia agar narasi komunikasi publik tetap kontekstual dan mengandung unsur empati. “Hasil karya AI sering kali kehilangan sentuhan emosional yang hanya dapat dihadirkan oleh manusia. Padahal PR bekerja dengan targeted, kepada siapa mau disampaikan. Dan to tell the story ini, semua kemampuan manusiawi yang kita punya itu bisa kita tumpahkan,” jelasnya.

Komitmen pemerintah dalam mengembangkan ekosistem AI nasional semakin jelas dengan berbagai inisiatif strategis. Seperti dilaporkan sebelumnya, Kemkominfo telah membuka konsultasi publik untuk Peta Jalan AI Nasional yang menjadi landasan pengembangan teknologi ini di Indonesia.

Tantangan dan Perlunya Sentuhan Manusia

Nezar juga mengingatkan bahwa AI berpotensi melakukan kesalahan dalam penalaran. Beberapa masalah yang sering muncul antara lain penggunaan istilah-istilah janggal dan halusinasi dalam menciptakan fakta yang tidak benar ketika menanggapi isu yang berkembang.

Oleh karena itu, sentuhan manusia khususnya dari praktisi kehumasan dalam menggunakan AI tidak dapat dipisahkan. Hal ini memastikan komunikasi publik dapat berjalan efektif meskipun berbagai inovasi teknologi telah diterapkan dalam prosesnya. Infrastruktur digital seperti Pusat Data Nasional (PDN) yang sudah beroperasi turut mendukung pengembangan AI yang bertanggung jawab.

Wamenkominfo menekankan pentingnya etika, literasi digital, dan kemampuan berpikir kritis bagi para praktisi kehumasan ketika memanfaatkan AI. Dengan bekal ini, mereka dapat menggunakan teknologi secara bijak untuk memperkuat pesan dalam komunikasi publik.

Pengembangan AI di Indonesia terus mendapatkan perhatian serius dari pemerintah. Kemkominfo bahkan mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp12,6 triliun untuk program prioritas 2026 yang salah satunya dialokasikan untuk pengembangan teknologi masa depan termasuk AI.

Nezar menutup pernyataannya dengan pesan optimis: “Masa depan komunikasi bukan hanya tentang teknologi, tapi bagaimana kita sebagai manusia mengendalikannya. Semoga kita bisa memajukan dunia PR kita dengan AI dan juga lebih manusiawi ke depan.”

Pernyataan Wamenkominfo ini semakin mengukuhkan pentingnya pendekatan yang seimbang antara pemanfaatan teknologi modern dan nilai-nilai kemanusiaan dalam praktik komunikasi publik di era digital.

Wamenkomdigi Minta Pengembang AI Transparan dan Akuntabel

0

Telset.id – Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamenkominfo) Nezar Patria mendorong para pengembang kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia untuk bersikap transparan dan akuntabel dalam mengembangkan inovasi berbasis teknologi tersebut. Permintaan ini disampaikan sebagai langkah mitigasi risiko penyalahgunaan AI yang semakin marak, termasuk konten deepfake yang mampu menipu masyarakat dengan sangat efektif.

Nezar menegaskan pentingnya etika dalam pengembangan platform AI. “Kami mendorong semua pengembang untuk bersikap etis, transparan, dan akuntabel ketika mereka memproduksi platform berbasis AI,” ujarnya dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi Kamis (9/10/2025).

Pernyataan ini muncul sebagai respons terhadap meningkatnya kasus penyalahgunaan teknologi AI, khususnya konten deepfake yang digunakan untuk kejahatan penipuan. Nezar mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kemampuan teknologi ini dalam menyesatkan masyarakat. “Produk deepfake berbasis AI ini, ketika digunakan untuk melakukan kejahatan, sungguh luar biasa dapat menipu masyarakat,” tegasnya.

Kerugian Finansial dan Upaya Mitigasi

Pemerintah mencatat kerugian finansial akibat penipuan berbasis AI telah mencapai angka yang mengkhawatirkan. Data terbaru menunjukkan total kerugian masyarakat mencapai Rp700 miliar. Angka ini diprediksi akan terus meningkat tanpa adanya langkah mitigasi yang tepat.

Sebagai perbandingan, perkembangan teknologi AI global juga menghadapi tantangan serupa. Studi terbaru dari Anthropic mengungkap kerentanan sistem AI terhadap poisoning yang lebih mudah dari perkiraan sebelumnya, menunjukkan kompleksitas tantangan keamanan di sektor ini.

Nezar menjelaskan bahwa pemerintah saat ini sedang mengembangkan Peta Jalan AI Nasional yang akan menjadi payung hukum bagi pengembangan AI di Indonesia. Roadmap ini nantinya akan mewajibkan pengembang AI untuk bersikap akuntabel dalam setiap inovasi yang mereka hasilkan.

Penegakan Hukum dan Edukasi Masyarakat

Meskipun payung hukum khusus untuk AI masih dalam pengembangan, pemerintah tidak menunggu untuk melakukan penegakan hukum terhadap kasus-kasus kejahatan berbasis AI yang sudah terjadi. Saat ini, penanganan kasus penipuan berbasis AI menggunakan tiga instrumen hukum utama: Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) nomor 1 tahun 2024, Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi (PDP), dan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Di sisi lain, Kementerian Komunikasi dan Informatika terus gencar melakukan edukasi dan literasi digital kepada masyarakat. Program-program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya deepfake berbasis AI dan cara menghindari menjadi korban penipuan.

Upaya pemerintah ini sejalan dengan perkembangan teknologi AI di tingkat global yang juga menghadapi tantangan serupa. Seperti yang terlihat dalam pengembangan fitur AI pada Google Translate, transparansi dan akuntabilitas menjadi isu sentral dalam ekosistem AI yang sehat.

Pengembangan regulasi AI nasional juga perlu mempertimbangkan aspek infrastruktur pendukung. Ketersediaan spektrum frekuensi yang memadai melalui lelang 1,4 GHz yang dimulai 13 Oktober 2025 akan menjadi fondasi penting untuk mendukung ekosistem AI yang robust di Indonesia.

Dengan kombinasi antara regulasi yang kuat, penegakan hukum yang tegas, dan edukasi masyarakat yang berkelanjutan, diharapkan Indonesia dapat memanfaatkan potensi AI secara maksimal sambil meminimalisir risiko penyalahgunaannya. Langkah-langkah ini menjadi crucial dalam membangun ekosistem digital nasional yang aman dan berdaya saing.

Kemkomdigi Buka Konsultasi Publik untuk Teknologi NTN-D2D dan A2G di Pita 2 GHz

0

Telset.id – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) resmi membuka konsultasi publik untuk mengkaji potensi implementasi teknologi Non-Terrestrial Network Direct-to-Device (NTN-D2D) dan Air-to-Ground (A2G) pada pita frekuensi 2 GHz. Proses konsultasi ini bertujuan menjaring masukan dari berbagai pemangku kepentingan sebelum kebijakan final ditetapkan.

Dokumen Call for Information (CFI) yang menjadi dasar konsultasi disusun oleh Direktorat Penataan Spektrum Frekuensi Radio, Orbit Satelit, dan Standardisasi Infrastruktur Digital di bawah Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital. Kajian ini membahas secara mendalam potensi pemanfaatan spektrum 2 GHz untuk pengembangan dua teknologi komunikasi strategis tersebut.

Kemkomdigi dalam keterangan resminya menegaskan bahwa konsultasi publik ini merupakan langkah penting untuk menjaring data, masukan, dan praktik terbaik dari seluruh pihak terkait. Proses partisipatif ini diharapkan dapat menghasilkan kebijakan yang komprehensif dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan teknologi komunikasi nasional.

Teknologi NTN-D2D dan A2G: Solusi Konektivitas Masa Depan

Non-Terrestrial Network Direct-to-Device (NTN-D2D) merupakan teknologi revolusioner yang memungkinkan perangkat seluler terhubung langsung ke satelit tanpa memerlukan menara Base Transceiver Station (BTS) konvensional. Teknologi ini dinilai mampu menjawab tantangan konektivitas di daerah terpencil dan perbatasan yang selama ini sulit terjangkau infrastruktur telekomunikasi terrestrial.

Sementara teknologi Air-to-Ground (A2G) memfasilitasi komunikasi langsung antara pesawat terbang dengan jaringan darat. Implementasi A2G diharapkan dapat memperkuat sistem komunikasi transportasi udara nasional, meningkatkan keselamatan penerbangan, dan mendukung layanan komunikasi penumpang yang lebih baik selama penerbangan.

Kedua teknologi ini dipandang sebagai solusi strategis untuk memperluas jangkauan layanan digital di seluruh wilayah Indonesia. Kemampuan NTN-D2D dan A2G dalam menyediakan konektivitas di area yang sulit dijangkau infrastruktur konvensional menjadikannya kunci penting dalam pemerataan akses komunikasi digital.

Dampak Strategis bagi Pembangunan Nasional

Kajian regulasi dan kebijakan untuk NTN-D2D dan A2G ini merupakan bagian integral dari pelaksanaan Rencana Strategis Kementerian Komunikasi dan Digital periode 2025–2029. Inisiatif ini sejalan dengan sasaran yang ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, khususnya dalam penguatan infrastruktur digital nasional.

Pemanfaatan pita frekuensi 2 GHz untuk kedua teknologi tersebut diharapkan dapat memberikan dampak signifikan dalam memperkuat konektivitas nasional. Selain itu, implementasi yang tepat akan berkontribusi dalam menjaga ketahanan sistem komunikasi nasional dan mendorong pertumbuhan ekonomi digital yang lebih inklusif.

Penguatan konektivitas melalui teknologi satelit dan udara ini juga diproyeksikan dapat mendukung berbagai layanan strategis, termasuk layanan darurat, komunikasi maritim, monitoring lingkungan, dan pengembangan Internet of Things (IoT) di sektor-sektor produktif.

Partisipasi aktif dari berbagai pemangku kepentingan menjadi kunci sukses dalam proses konsultasi ini. Kemkomdigi membuka ruang bagi operator telekomunikasi, penyedia layanan satelit, industri penerbangan, produsen perangkat komunikasi, asosiasi profesi, akademisi, dan masyarakat umum untuk menyampaikan pandangan mereka.

Masukan yang diharapkan mencakup berbagai aspek penting, termasuk peluang teknis implementasi, kebutuhan alokasi spektrum frekuensi, model bisnis yang feasible, serta kebijakan pendukung yang diperlukan untuk memastikan keberhasilan implementasi kedua teknologi tersebut.

Dokumen kajian lengkap telah tersedia untuk diunduh melalui situs resmi Kementerian Komunikasi dan Digital. Para pemangku kepentingan dapat mengirimkan tanggapan dan masukan mereka melalui surat elektronik ke alamat sat-ins@postel.go.id dan orsat@infradig.komdigi.go.id.

Batas waktu penyampaian tanggapan dan masukan ditetapkan hingga tanggal 9 November 2025. Periode konsultasi yang cukup panjang ini memberikan kesempatan yang memadai bagi semua pihak untuk melakukan kajian mendalam dan menyusun masukan yang konstruktif.

Proses konsultasi publik ini menandai komitmen pemerintah dalam menerapkan pendekatan kolaboratif dan transparan dalam perumusan kebijakan spektrum frekuensi. Langkah ini diharapkan dapat menghasilkan regulasi yang tidak hanya technically sound tetapi juga economically viable dan socially acceptable.

Pengembangan ekosistem komunikasi yang mengintegrasikan teknologi terrestrial dan non-terrestrial seperti NTN-D2D dan A2G dipandang sebagai langkah strategis menuju transformasi digital Indonesia yang lebih merata dan berkelanjutan. Implementasi yang sukses akan memperkuat posisi Indonesia dalam peta perkembangan teknologi komunikasi global.

Menkomdigi: Teknologi Indonesia Harus Tumbuh Bermakna dan Inklusif

0

Telset.id – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Meutya Hafid menekankan pentingnya pertumbuhan teknologi yang bermakna dan inklusif di Indonesia. Pernyataan ini disampaikan dalam Tech in Asia Conference 2025 di Jakarta, Rabu (9/10/2025), seiring dengan percepatan momentum perkembangan teknologi nasional.

Meutya menyatakan bahwa teknologi harus menjadi pendorong inovasi dan sarana pemberdayaan masyarakat. Visi ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ekonomi digital nasional dan menumbuhkan inovasi berbasis teknologi. “Seiring dengan semakin cepatnya momentum perkembangan teknologi di Indonesia, fokus kami adalah memastikan bahwa pertumbuhan ini menjadi bermakna dan juga inklusif. Teknologi harus mendorong inovasi dan menciptakan peluang di seluruh penjuru negeri,” ujar Meutya.

Peluang sektor teknologi dan ekonomi digital Indonesia terus menunjukkan perkembangan signifikan. Data terbaru menunjukkan nilai ekonomi digital Indonesia mencapai sekitar 90 miliar dolar AS dalam Gross Merchandise Value (GMV) pada tahun 2024. Proyeksi optimis mengindikasikan angka ini akan melonjak hingga 210-360 miliar dolar AS pada 2030, atau mengalami kenaikan hampir 300 persen.

Daya Dorong AI dan Kolaborasi Global

Pertumbuhan pesat ekonomi digital Indonesia didorong oleh adopsi teknologi kecerdasan buatan (AI) di berbagai sektor strategis. Implementasi AI telah menyentuh bidang keuangan, logistik, kesehatan, dan industri kreatif, menciptakan efisiensi dan inovasi baru. Kolaborasi dengan perusahaan teknologi global seperti Microsoft, Google, dan Amazon turut mempercepat transformasi digital ini.

“Ini merupakan sinyal yang jelas bahwa teknologi dan ekosistem digital kita sedang berkembang pesat dan terus bergerak,” tegas Meutya. Perkembangan teknologi seperti AI dan IoT yang didukung jaringan 5G menjadi tulang punggung percepatan digitalisasi nasional.

Garuda Spark Innovation Hub

Kementerian Komunikasi dan Informatika secara aktif memperkuat agenda transformasi digital nasional melalui peluncuran Garuda Spark Innovation Hub. Platform nasional ini dirancang untuk menghubungkan pendiri, startup, inovator, dan pemangku kepentingan industri dari seluruh daerah Indonesia.

Hingga saat ini, Kemkominfo telah meluncurkan dua hub pertama di Bandung dan Jakarta. Rencana pengembangan berlanjut dengan pembukaan dua hub berikutnya di Aceh dan Medan sebelum akhir tahun 2025. Ekspansi ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menciptakan ekosistem digital yang merata di berbagai wilayah Indonesia.

Melalui Garuda Spark, pemerintah menargetkan pertumbuhan 2 juta wirausahawan teknologi baru di sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi lokal. “Diharapkan mereka menjadi change-maker yang akan membawa transformasi digital Indonesia ke depan,” tutur Meutya. Program ini sejalan dengan upaya membangun talenta digital yang juga didukung melalui berbagai platform aplikasi dalam negeri.

Garuda Spark terintegrasi dengan Hub.ID Connection Hub dan Startup Indonesia Dashboard, dua inisiatif yang memperkuat ekosistem digital nasional. Integrasi ini memungkinkan konektivitas antara startup, investor, dan korporasi global melalui basis data terintegrasi serta program pendampingan berkelanjutan.

“Hal ini mencerminkan keyakinan kami bahwa ketika informasi saling terhubung, maka manusia juga terhubung dan ketika manusia terhubung, inovasi akan tumbuh,” ujar Meutya. Pendekatan kolaboratif ini mirip dengan sinergi yang diterapkan dalam inovasi produk teknologi terkini yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

Transformasi digital Indonesia terus menunjukkan progres positif dengan dukungan kebijakan yang tepat dan kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat. Perkembangan ini menjadi fondasi penting untuk mewujudkan visi Indonesia Digital 2045 dan memastikan manfaat teknologi dapat dirasakan secara merata oleh seluruh rakyat Indonesia.

Kemkomdigi Targetkan 2 Juta Wirausahawan Teknologi Lewat Garuda Spark

0

Telset.id – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkomdigi) meluncurkan program Garuda Spark untuk mencetak dua juta wirausahawan teknologi dari berbagai daerah, sejalan dengan visi transformasi digital Presiden Prabowo Subianto. Program ini dirancang sebagai wadah kolaborasi dan inkubasi inovasi guna memperkuat ekonomi rakyat di luar kota besar.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan bahwa Garuda Spark menjadi tonggak penting mewujudkan visi presiden agar teknologi tidak hanya berkembang di pusat-pusat metropolitan, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi baru di daerah. “Teknologi harus memberdayakan rakyat, mendorong inovasi, dan menciptakan peluang di seluruh penjuru negeri,” ujar Meutya dalam keterangan pers, Rabu.

Melalui program ini, Kemkomdigi menargetkan lahirnya dua juta wirausahawan teknologi baru yang mampu membangun solusi nyata bagi sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi lokal. Pendekatan ini sejalan dengan pentingnya teknologi untuk mendorong bisnis wirausaha muda yang sedang berkembang di Indonesia.

Dari Spark Menuju Dampak Nyata

Meutya menjelaskan bahwa Garuda Spark dirancang sebagai arena kolaborasi dan inkubasi inovasi dimana startup, investor, dan pemangku kepentingan industri dapat bertemu dan bekerja sama membangun solusi digital yang berdampak. Setiap hub tidak hanya menyediakan ruang kerja bersama, tetapi juga menjadi wadah pelatihan, pendampingan, serta akses pembiayaan bagi pelaku teknologi dari berbagai daerah.

“Semangat dari program ini adalah from spark to impact, dari percikan menjadi dampak. Setiap hub bukan hanya ruang kerja bersama, tetapi juga arena kolaborasi di mana ide berkembang, startup bertemu dengan investor, dan inovasi menghadirkan nilai nyata bagi masyarakat,” jelas Meutya.

Program semacam ini mengingatkan pada inisiatif serupa dari perusahaan teknologi global, seperti Microsoft Imagine Cup yang telah lama menjadi wadah pengembangan bakat digital muda internasional.

Ekspansi dan Integrasi Ekosistem Digital

Kemkomdigi menargetkan terciptanya lapangan kerja baru dan peningkatan daya saing ekonomi lokal melalui Garuda Spark, khususnya di sektor-sektor strategis seperti pendidikan, kesehatan, pertanian, dan industri kreatif. Program ini juga diharapkan dapat mempercepat pemerataan ekosistem digital hingga ke luar Jawa.

Hingga saat ini, Kemkomdigi telah meluncurkan dua hub pertama di Bandung dan Jakarta, dan akan segera membuka dua hub berikutnya di Aceh dan Medan sebelum akhir 2025. Keempat lokasi ini menjadi titik awal pengembangan jaringan Garuda Spark di seluruh Indonesia.

Garuda Spark juga akan terintegrasi dengan Hub.ID Connection Hub dan Startup Indonesia Dashboard – dua inisiatif yang sudah berjalan di Kemkomdigi untuk memperkuat ekosistem digital nasional. Integrasi ini akan menghubungkan startup, investor, dan korporasi global melalui basis data terintegrasi serta program pendampingan berkelanjutan.

“Dashboard ini memberikan wawasan terpercaya bagi pembuat kebijakan, investor, dan pelaku industri, membuka jalur kolaborasi lintas sektor, dan memperkuat visibilitas potensi startup di seluruh negeri,” ungkap Meutya.

Pengembangan ekosistem digital ini perlu diimbangi dengan kesadaran akan keamanan digital, mengingat adanya kekhawatiran mengenai aplikasi yang berpotensi menjadi spyware di kalangan pengguna.

Selain fokus pada pengembangan startup, Kemkomdigi juga menjalankan inisiatif Digital Government Clinic untuk membantu kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah menghadirkan layanan publik digital yang lebih cerdas dan efisien. Dengan demikian, inovasi digital tidak hanya tumbuh di sektor swasta, tetapi juga hadir di jantung pelayanan negara.

“Inovasi tidak boleh berhenti di startup, tapi juga harus hidup di dalam birokrasi. Melalui Digital Government Clinic, kami menghadirkan layanan publik yang lebih baik bagi setiap warga,” tutup Meutya menegaskan komitmen pemerintah dalam transformasi digital menyeluruh.