telset

Viral di Medsos, Foto Bayi “Perkasa” Memotong Kayu

Telset.id, Jakarta – Tak ada yang bisa membantah, bayi adalah makhluk yang lucu. Karena mereka secara fisik adalah manusia mungil menggemaskan. Tapi bagaimana jika ada bayi yang bisa melakukan pekerjaan berat orang dewasa, seperti memotong kayu?

Bayangkan, seorang “bayi perkasa” membersihkan rumput di halaman dengan mesin pemotong rumput, memasak, memotong kayu dengan kapak, bahkan mencukur jenggot seperti dalam film Baby Boss.

Meski ini terjadi di dunia nyata, tapi hanya merupakan hasil rekayasa foto pasangan suami istri bernama Matt Mac Millan dan Alyssa. Keduanya ‘iseng’ mengedit foto keduanya bernama Ryan dengan berbagai pose, layaknya orang dewasa. Foto-foto hasil kreatifitas mereka pun menjadi viral.

Semua ini berawal saat Alyssa melaharkan anak kedua mereka yang lahir secara prematur sembilan minggu dan beratnya kurang dari 3 pon pada Juli 2018.

Seorang ayah dua anak bernama Matt Mac Millan, mengedit foto putra keduanya, dan menjadi viral di media sosial. Anak keduanya, bernama Ryan, Ryan, lahir prematur sembilan minggu dan beratnya kurang dari 3 pon pada Juli 2018.

Karena terlahir prematur, bayi mungil yang diberi nama Ryan itu harus tinggal di Unit Perawatan Intensif Neonatal (NICU) selama enam minggu. Ketika akhirnya diizinkan pulang, Matt dan istrinya, Alyssa, ingin memilki sesuatu citra positif untuk menandai awal kehidupan anak mereka.

{Baca juga: Ibu Ini Kaget, Bayi di Dalam Rahimnya Pakai “Headphone”}

Pasangan ini bercanda, bahwa putra mereka tidak lahir prematur tetapi hanya ‘maju’ untuk usianya. Hingga akhirnya muncul ide untuk membuat anaknya foto dengan pose seperti pria dewasa, mulai mencukur, hingga memotong kayu.

Tanpa mereka duga, foto-foto hasil editan menggunakan AdobePhotoshop itu akhirnya menjadi viral di media sosial. Dalam waktu kurang dari sehari, foto-foto tersebut telah dibagikan lebih dari 100 ribu kali.

“Ryan lahir sembilan minggu prematur dan dirawat di rumah sakit selama enam minggu pertama hidupnya,” kata Matt.

{Baca juga: Kru Harry Potter Bikin Robot Macan Tutul Nampak Realistis [Video]}

“Saya dan istri saya suka bercanda bahwa dia (Ryan) tidak prematur, tetapi hanya maju, dari sanalah ide ini berasal. Dia membantu saya dengan segalanya. Salah satu dari kami akan menahannya di posisi yang berbeda, dan kemudian mengeditnya, agar tampak seperti dia melakukan semuanya sendiri,” ujar Matt menjelaskan.

Dia mengatakan, selama ini ia melihat ada banyak foto bayi baru lahir yang agak membosankan. Sehingga, dia berpikir untuk sedikit memperbaikinya.

‘Saya dan istri saya sama-sama memiliki selera humor yang bagus, jadi kami berdua senang melakukannya. Itu akan menjadi sesuatu yang bisa kami lihat selamanya dan membuat kami tersenyum,” ujarnya.

Dia menuturkan, selama proses pemotretan, anaknya dapat bekerjasama dengan baik. “Dia adalah bayi yang sangat baik untuk diajak bekerja sama. Dia selalu tertawa dan tersenyum,” katanya.

Dari sekian banyak foto yang diedit, foto Ryan sedang berangkat kerja sambil membawa tas kerja adalah foto paling favorit atau paling banyak disukai.

Namun ternyata tidak semua orang bisa “diajak bercanda”, dan mengira adegan di foto-foto itu nyata. Alhasil, Matt mengaku harus menjelaskan kepada orang-orang bahwa adegan dalam foto itu tidak nyata.

Hal itu terpaksa dia lakukan lantaran ada banyak netizen yang berkomentar marah-marah, karena menganggap foto tersebut adalah nyata.

“Mereka bertanya padaku bagaimana saya bisa tega membahayakan bayiku seperti itu. Saya pun tertawa. Maksudku, tidak mungkin bayi bisa mengangkat kapak seukuran itu atau pergi memancing atau memotong kalkun. Dia bahkan tidak bisa berjalan,” jelasnya.

Bagi Matt dan Alyssa, foto-foto tersebut adalah cara untuk merayakan kedatangan putra mereka. Dia mengatakan, mereka berencana menjadikan 12 foto editan itu menjadi kalender atau membingkainya.

“Saya tidak tahu apa yang akan dia pikirkan tentang semua itu, tetapi saya yakin itu akan membuatnya tertawa. Ryan memiliki awal yang sulit dalam kehidupannya, karena dilahirkan secara prematur, tetapi sekarang dia lebih baik dari sebelumnya,” imbuh Matt.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

RELATED ARTICLES

- Advertisement -

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0