Siap-siap! Melihat Fenomena Langka ‘Super Blue Blood Moon’

Telset.id, Jakarta – Tanggal 31 Januari nanti, bersiaplah untuk melihat tiga rangkaian keajaiban bulan. Untuk pertama kalinya dalam 150 tahun terakhir, kita akan bisa menyaksikan fenomena Super Blue Blood Moon.

Mungkin banyak diantara Anda yang belum mengetahui apa itu fenomena Super Blue Blood Moon, karena memang namanya tidak begitu familiar di telinga kita. Hal itu wajar, karena peristiwa ini merupakan fenomena alam yang sangat langka.

Untuk lebih jelasnya, tim Telset.id akan coba menjelaskan tentang Super Blue Blood Moon yang dirangkum dari Cnet berikut ini:

  • Pada saat Super Blue Blood Moon terjadi, Bulan akan berubah menjadi “supermoon,” yaitu kondisi dimana planet Bumi menjadi lebih dekat dari biasanya ke satelit. Berdasarkan informasi dari NASA, bulan akan berada 223.068 mil atau sekitar 358.994 kilometer dari Bumi. Sementara biasanya berada di jarak rata-rata 238. 855 mil atau 384.400 kilometer, sehingga menyebabkan bulan terlihat 14 persen lebih cerah dari malam-malam biasanya.
  • Ini akan menjadi bulan purnama ke-2 bulan ini, yang dikenal sebagai “blue moon.” Tidak akan terlihat jauh berbeda, hanya saja perbedaan dalam penanggalan.
  • Bulan nantinya juga akan bergerak melewati bayangan Bumi, yang akan menghasilkan gerhana bulan total di beberapa wilayah di bumi. Fenomena inilah yang nantinya akan menghasilkan warna kemerahan di sekitar bulan, yang kemudian dinamakan “blood moon”.

Sayangnya, tidak semua orang bisa menyaksikan fenomena ini secara langsung, dan dari kursi baris terdepan. Lalu bagaimana caranya untuk dapat melihat fenomena menakjubkan sekali seumur hidup ini secara utuh dan sempurna. Dimana lokasi yang tepat?

“Untuk Amerika Serikat, fenomena ini akan terlihat lebih baik dari bagian barat,” kata Gordon Johnston, program executive dan lunar blogger di markas besar NASA di Washington, AS.

Well, untuk lebih jelasnya, berikut ini penjelasannya:

  • Waktu yang paling tepat untuk yang berada di garis pantai timur adalah pukul 6:45 pagi ET. Anda harus berada di dataran yang lebih tinggi untuk melihat bulan, karena Anda akan berada sangat rendah dari sebelah barat langit Barat Laut.
  • Anda yang berada di bagian tengah Amerika Serikat dengan cona waktu Central akan bisa melihat gerhana bulan mulai pukul 4:51 pagi CT dengan momen-momen terbaik diantara pukul 6:15 hingga 6:30 pagi CT.
  • Mereka yang tinggal di Rocky Mountain, mulai dari pukul 6:30 pagi MT.
  • Garis pantai barat mulai pukul 5 hingga 6 pagi PT.
  • Sementara kita yang berada di Asia, termasuk Timur Tengah, Australia, Rusia bagian timur dan Selandia Baru bisa menyaksikan fenomena gerhana bulan mulai dari matahari terbit di tanggal 31 Januari.

Menyaksikan via Online

Kalaupun nanti di tanggal 31 Januari pagi cuaca tidak mendukung alias mendung, Anda masih dapat menyaksikan Super Blue Blood Moon. NASA akan menyiarkannya secara langsung dan online. Griffith Observatory (link) di Los Angeles juga akan menyiarkan secara langsung tepat pada momen gerhana bulan nantinya. [WIN/HBS]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here