NGEHITS

Cewek “Open BO” di AS Terima Pembayaran Pakai Kripto

Sigit Nugraha
Share

Telset.id, Jakarta – Pembuat konten dewasa ramai-ramai beralih ke platform berbasis pembayaran kripto, setelah perusahaan keuangan dan teknologi arus utama telah mengubah kebijakannya dengan menutup akun rekening mereka.

Open BO para pekerja seks dan konten dewasa di Amerika Serikat sekarang hanya menerima pembayaran tunai, dan pembayaran dengan menggunakan mata uang kripto.

Seorang bintang porno mengatakan bahwa pengucilan perusahaan Amerika terhadap industri seks, membuat mereka khawatir tentang mata pencaharian mereka. Padahal industri esek-esek di Negeri Paman Sam itu menghasilkan antara $ 10 miliar dan $ 12 miliar per tahun.

“Industri konten dewasa sangat menggiurkan, tetapi karena terus menerus distigmakan jelek, telah membatasi peluangnya untuk berkembang,” kata salah satu kreator yang menggunakan akun Instagram @jai.gaux kepada The Post.

BACA JUGA:

Menurutnya, solusi terbaiknya adalah bergabung dengan WetSpace, platform ala OnlyFans yang memproses pembayaran dalam mata uang kripto,dengan demikian tidak bergantung pada aturan perusahaan keuangan arus utama.

“Bisnis saya diperkuat dan berkembang secara eksponensial. Ketenangan pikiran tidak pernah terasa begitu baik seperti sekarang,” katanya kepada The Post.

Pergeseran ke pembayaran crypto terjadi ketika Wells Fargo baru-baru ini mengirimkan pemberitahuan kepada beberapa pekerja seks terkemuka bahwa akun mereka akan dihentikan.

Adalah Allie Rae (38), mantan perawat di Boston yang meninggalkan pekerjaan demi untuk tampil di OnlyFans, adalah orang yang mendirikan WetSpace pada Maret 2022.

Halaman OnlyFans miliknya menghasilkan cuan cukup menggiurkan. Pendapatannya dari platform tersebut bisa mencapai USD 250 ribu atau Rp 3,7 miliar per bulan.

Akan tetapi, ancaman kebijakan situs pada tahun lalu untuk menutup konten seksual eksplisit telah mengubah pemikirannya. OnlyFans membalikkan keputusannya.

“Kami tidak berada di bawah belas kasihan bank. Kami pakai pembayaran kripto,” kata Rae seraya menambahkan bahwa WetSpace patuh prosedur terkait usia legal.

Situs itu menerima delapan koin stabil, termasuk ethereum, tether, koin USD, dan dai. Rae berujar, WetSpace memberikan jaminan anonimitas bagi para penggemar.

Seperti Telset kutip pada Minggu (11/9/2022), para penggemar pun tidak harus menggunakan kartu kredit untuk mengonsumsi konten sehingga merasa lebih nyaman.

Instagram, platform media sosial berbagi foto Meta, tidak menampilkan konten ketelanjangan atau seksual eksplisit. Tidak ada penjelasan yang diberikan oleh Instagram.

Awal musim panas ini, Visa juga menangguhkan pembayaran untuk iklan di Pornhub dan perusahaan induknya MindGeek setelah ada gugatan dari wanita korban seksual.

BACA JUGA:

Seorang pelaku open BO mengaku berpindah ke WetSpace untuk mendapatkan ketenangan pikiran dan jaminan untuk mendapatkan pembayaran jasa untuk pelanggan.

“Saya selalu dihantui ketakutan bahwa mungkin suatu hari tidak akan mendapatkan pembayaran,” kata perempuan yang menggunakan nama samaran “Ellie” tersebut. [SN/HBS]

 

Leave a Comment