Facebook Disamakan dengan Rokok

Telset.id, Jakarta – Facebook diklaim menjadi media sosial yang berbahaya karena memiliki sifat adiktif, karena membuat penggunanya “kecanduan” untuk terus mengaksesnya. Karena sifat tersebut, CEO Salesforce, Marc Benioff pun bahkan menyamakan Facebook dengan rokok.

Karena membuat penggunanya ketagihan, pria yang miliki kekayaan mencapai USD 5,1 miliar atau setara dengan Rp 67,81 triliun itu bahkan menyebutkan seharusnya media sosial diatur dengan aturan yang sama seperti perusahaan rokok.

“Jaringan media sosial seharusnya diatur persis seperti aturan perusahaan rokok. Rokok itu adiktif, tidak baik untuk Anda,” katanya seperti dikutip dari The Guardian, Jumat (26/01/2018).

Meski begitu, ia pun mengakui bahwa seiring perkembangan teknologi yang ada, pasti teknologi juga memiliki sifat adiktif yang seharusnya bisa dihadapi dan diatasi oleh umat manusia. Karenanya harus ada regulasi khusus yang harus mengaturnya.

“Saya pikir, teknologi memiliki sifat adiktif yang harus kita hadapi. Mereka yang merancang produk menjadi lebih adiktif, dan kita perlu mengendalikannya,” tegas Benioff.

[Baca Juga: Ternyata Facebook Dirancang Bikin Kecanduan]

Selain Benioff, sebenarnya sudah ada beberapa orang penting di ranah teknologi yang mengatakan bahwa Facebook sebenarnya memiliki dampak buruk bagi para penggunanya.

Salah satunya adalah mantan bos Facebook, Sean Parker yang beberkan fakta bahwa Facebook memang sengaja diciptakan sebagai media sosial yang membuat penggunanya kecanduan untuk terus mengaksesnya.

“Dalam proses untuk membangun Facebook adalah tentang bagaimana kami bisa menarik waktu dan perhatian Anda sebanyak mungkin. Artinya, kami perlu memberikan Anda sedikit kesenangan, karena seseorang suka atau mengomentari postingan Anda,” kata Parker.

“Dan itu akan berkontribusi pada lebih banyak konten dan Anda mendapat lebih banyak like serta komentar. Hanya Tuhan yang tahu apa yang dilakukannya (Facebook) terhadap otak anak-anak kita. Saya menggunakan platform ini, tapi saya tidak akan membiarkan platform ini menggunakan saya,” tegas Parker. (FHP/HBS)

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here