Duh! Pornhub “Akali” Aturan Pemerintah agar Tak Diblokir

Pornhub akali pemerintah india

Telset.id, jakarta – Salah satu situs penyedia konten dewasa terbesar saat ini, Pornhub sukses “akali” aturan pemerintah India yang diberlakukan baru-baru ini. Pornhub meluncurkan situs khusus bagi pengguna di India untuk menghindari pemblokiran.

Sekadar informasi, operator telekomunikasi di India diperintahkan untuk memblokir 827 situs porno atau penyedia konten dewasa oleh pemerintah India.

Pornhub, menjadi salah satu situs porno yang terkena dampak dari aturan yang baru diberlakukan pada minggu lalu tersebut.

Dilansir Telset.id dari The Next Web, Selasa (30/10/2018), untuk menghindari aturan, Pornhub pun merilis situs khusus bernama Pornhub.net yang hanya dapat diakses oleh pengguna di India.

“Tidak ada hukum yang menentang pornografi di India dan menonton konten dewasa secara private. Jelas, bahwa pemerintah India tidak memiliki solusi untuk masalah yang sangat serius dan sistemik di negara ini,” tegas VP Pornhub, Corey Price.

“Mereka menggunakan situs dewasa seperti Pornhub sebagai kambing hitam,” lanjutnya.

Jelas saja Pornhub berani “mengakali” aturan pemerintah India. Sebab, menurut data tahunan Pornhub di tahun 2017, India merupakan negara dengan jumlah pelanggan terbesar ketiga yang mengakses layanan tersebut.

Price sendiri menyatakan, pihaknya bersedia untuk bekerja sama dengan pemerintah India untuk menemukan solusi terbaik bagi kedua belah pihak.

“Kami bersedia bekerja sama dengan pemerintah untuk mengatasi semua masalah yang mereka miliki dan membantu memperbaiki situasi,” pungkas Price.

Sebelumnya, Pornhub resmi meluncurkan aplikasi khusus bernama VPNhub. Aplikasi ini, tersedia di perangkat MacOS, iOS, Google Play, serta Windows.

VPNhub diklaim memiliki lebih dari 1.000 server yang tersebar di 15 negara untuk menjamin akses yang mudah bagi pengguna. Pornhub menjelaskan, bahwa VPNhub bakal tetap menjaga privasi pengguna dan tidak merekam aktivitas para pengakses. (FHP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here