telset

7 Teknologi Anti Banjir yang Ada di Berbagai Negara

Dinding Anti Banjir Grein 

Teknologi Anti Banjir

Di Austria ada juga teknologi anti banjir yang dibangin oleh pemerintah kota Grein. Menariknya, teknologi itu berupa dinding yang bisa dibongkar dan dipasang kembali.

Dinding ini memiliki ketinggian 3,6 meter dan bertugas untuk mengarahkan luapan air dari sungai Danube. Caranya, pemerintah akan membangun dinding-dinding di pinggiran kali agar air tidak membanjiri permukiman.

Setelah air sungai kembali normal maka dinding tersebut dilepas. Dinding ini telah digunakan sejak tahun 2010 dan dinilai efektif mencegah bencana banjir di kota tersebut.

Delta Plan

Teknologi Anti Banjir

Belanda telah belajar banyak dari bencana banjir yang melanda di tahun 1953. Bencana tersebut telah merenggut nyawa lebih dari 1.800 orang.

Tidak ingin mengalami hal serupa, Belanda pun membangun mega proyek untuk mengendalikan banjir bernama Delta Plan. Cara teknologi itu adalah dengan memakai kotak-kotak raksasa dari besi beton yang diturunkan ke dalam air laut sepanjang 30 kilometer.

{Baca juga: Google Bikin Alat Pendeteksi Banjir dengan Teknologi AI}

Proyek Delta Plan yang menutup laut Zuiderzee tersebut terdiri dari 13 bagian yang membentuk sistem perlindungan banjir. Proyek ini telah selesai sejak 1997, dan menghabiskan biaya 3 ribu juta Gulden atau Rp 24 triliun.

Walaupun mahal, Delta Plan mampu melindungi Belanda dari resiko banjir menjadi 1 kali dalam 4 ribu tahun. Akibat kehebatannya, Delta Plan disebut-sebut sebagai salah satu dari tujuh keajaiban dunia modern.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

RELATED ARTICLES

- Advertisement -spot_img

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0