Telset.id, Jakarta ā Telkomsel memberikan kartu perdana gratis kepada Warga Negara Indonesia (WNI) yang sedang dikarantina di Pulau Sebaru Kecil. Tidak hanya itu, Telkomsel juga membangun 1 BTS 4G di pulau karantina Virus Corona tersebut.
Executive Vice President Area West Agus Setia Budi mengatakan bahwa Telkomsel memasang 1 BTS Combat Temporary 4G LTE 18000 dengan bandwith 17.7 MHz dan 3G 3 Carrier. Tujuannya agar layanan telekomunikasi di Pulau Karantina Corona tersebut tetap lancar.
{Baca juga:Ā Telkom dan Huawei Bangun Jaringan di Pulau Karantina Corona}
āTerkait observasi WNI di pulau Sebaru Kecil, Telkomsel hadir untuk memastikan komunikasi lancar,ā ucap Agus.
Sebelumnya penyediaan jaringan Telkomsel di pulau Sebaru Kecil berasal dari BTS terdekat berjarak kurang lebih 9 km. Namun kini Telkomsel membawa BTS 4G ke Pulau Serbaru disertai penambahan power dan meningkatkan kapasitas LTE 900 di site BTS pulau Tongkeng.
Tidak cuma membangun jaringan. Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima pada Selasa (10/03/2020) Telkomsel membagikan kartu perdana gratis kepada 188 WNI yang sedang diobservasi terkait pencegahan Virus Corona.
Mereka yang harus menjalani observasi selama 14 hari bisa tetap berkomunikasi dengan keluarga dengan jaringan 4G Telkomsel.
āKehadiran Layanan Telkomsel di Pulau Sebaru Kecil ini sebagai bentuk komitmen kuat kami untuk dalam membantu pemerintah menangani observasi WNI terkait virus Corona. Kami berdoa semoga semua WNI yang ada di pulau tersebut dalam keadaan sehat selalu dan dapat segera kembali berkumpul bersama keluargaĀ tercintaā tutup Agus.Ā
Perlu diketahui jika Pulau Sebaru Kecil dan kawasan Kepulauan Seribu, Jakarta adalahĀ salah satu wilayah terdepan di utara ibukota negara dan merupakan daerah administrasi DKI Jakarta saat ini telah di-coverĀ hingga 95% wilayah populasinya.
{Baca juga:Ā Tahun 2020, Telkomsel akan Tambah 23 Ribu BTS 4G}
AdaĀ lebih dari 28 BTS TelkomselĀ baik 3G maupun 4G yang melayani di 11 pulau-pulau kecil berpenghuni maupun beberapa pulau lainnya yang juga menjadi zona konservasi Taman Nasional Laut Kepulauan Seribu (TNKS).




