Telkomsel Alihkan Kepemilikan 6.050 Menara ke Mitratel

Menara Telkomsel Mitratel

Telset.id, Jakarta – Telkomsel melakukan aksi korporasi untuk penataan portofolio bisnis dengan mengalihkan kepemilikan 6.050 menara milik Telkomsel kepada Mitratel.

Berdasarkan keterangan resmi yang diterima Telset.id, Selasa (20/10/2020), aksi korporasi ini dilakukan karena Telkomsel ingin fokus mengembangkan ekosistem digital.

Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Bersyarat antara Telkomsel dengan PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel) untuk pengalihan kepemilikan sebanyak 6.050 menara telekomunikasi milik Telkomsel kepada Mitratel.

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Telkomsel Setyanto Hantoro dan Direktur Utama Mitratel Theodorus Ardi Hartoko di Jakarta pada Rabu (14/10/2020) lalu.

{Baca juga: Telkomsel Sebar Akses 4G di Empat Area, Termasuk “Kelok HP”}

Menurut Direktur Utama Telkomsel Setyanto Hantoro pengalihan kepemilikan dilakukan secara bertahap hingga ditargetkan selesai pada akhir triwulan pertama tahun 2021.

Setyanto juga mengatakan bahwa aksi korporasi ini berdasarkan pada fokus bisnis Telkomsel di masa depan yang akan berfokus pada pengembangan ekosistem digital di Indonesia.

“Salah satu prioritas strategi bisnis adalah dengan memperkuat ekosistem digital melalui ketersediaan layanan digital connectivity terbaik dan merata serta mengembangkan potensi layanan digital services dan digital platform terkini bagi seluruh masyarakat Indonesia,” ungkap Setyanto.

Dengan adanya transaksi ini, Telkomsel dapat semakin fokus dalam berperan menghadirkan ragam produk dan layanan digital terkini untuk masyarakat Indonesia.

Rencananya dana hasil transaksi ini akan dimaksimalkan perusahaan untuk mengembangkan ekosistem digital Telkomsel di sejumlah daerah.

“Dana yang diperoleh dari transaksi ini akan dimaksimalkan untuk mengembangkan investasi dalam membangun ekosistem digital Telkomsel” pungkas Setyanto.

Aksi korporasi ini mendapat tanggapan dari Direktur Utama Mitratel Theodorus Ardi Hartoko. Diharapkan pengalihan menara ini dapat memperkuat bisnis Mitratel khususnya di bidang penyediaan infrastruktur telekomunikasi.

”Kami yakin bahwa pengalihan kepemilikan 6.050 menara telekomunikasi milik Telkomsel akan memperkuat bisnis Mitratel secara fundamental,” kata Theodorus.

{Baca juga: Jaringan 4G LTE Telkomsel Jangkau Desa Tertinggal Indonesia}

“Ini menjadi potensi yang baik dan menciptakan nilai tambah bagi Mitratel yang akan berdampak positif pada penguatan industri telekomunikasi nasional, khususnya sektor menara telekomunikasi,” ujar Theodorus.

Sedangkan Direktur Strategic Portfolio Telkom Budi Setyawan Wijaya mengatakan bahwa aksi korporasi yang dilakukan Telkomsel dan Mitratel merupakan bagian dari penataan portofolio Telkom Group.

“Langkah ini juga merupakan upaya untuk value creation bisnis tower dan memastikan agar setiap entitas anak perusahaan dapat fokus dalam melakukan penguatan pada lini bisnisnya masing-masing,” tutup Budi Setyawan. [NM/HBS]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here