Pasca Banjir Bandang, Operator Diminta Pulihkan Jaringan di NTT

Banjir Bandang NTT

Telset.id, Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan operator seluler berupaya untuk memulihkan layanan telekomunikasi di NTT pasca bencana banjir bandang.

Menurut laporan, terdapat situs BTS seluler yang mengalami gangguan yang menyebabkan layanan telekomunikasi di wilayah terdampak bencana terhambat.

Menurut Menkominfo Johnny G Plate, Kominfo bersama dengan operator seluler tengah melakukan pemantauan dan pemulihan layanan telekomunikasi di NTT pasca bencana banjir bandang.

“Kami terus melakukan monitoring terhadap jaringan telekomunikasi dan meminta operator seluler untuk mengerahkan segala upaya pemulihan layanan terhadap site seluler yang masih down,” jelas Johnny.

{Baca juga: Kominfo dan WhatsApp Kampanyekan Literasi Digital Nasional}

“Tujuannya agar dapat berfungsi kembali secara normal meskipun jaringan listrik belum kembali tersedia,” sambungnya.

Ia menyatakan, operator seluler sedang berupaya keras untuk kembali mengaktifkan sebagian BTS di wilayah terdampak bencana banjir dan tanah longsor.

“Bersama operator seluler, kami berkomitmen untuk terus menyediakan kapasitas dan kualitas layanan telekomunikasi terbaik bagi masyarakat,” tegas Johnny.

98 BTS di NTT Terdampak Banjir Bandang

Kementerian Kominfo melakukan monitoring infrastruktur dan layanan telekomunikasi di wilayah terdampak bencana banjir bandang di beberapa wilayah di Provinsi NTT serta NTB

Daerah yang dilakukan monitoring adalah Kabupaten Malaka, Kabupaten Flores Timur, Kabupaten Lembata, Kabupaten Manggarai, Kabupaten Kupang, dan Kota Kupang yang berada di Provinsi NTT, serta Kabupaten Bima yang berada di Provinsi NTB.

{Baca juga: Kominfo Bangun BTS 4G untuk Layanan Internet di 2.700 Desa}

Berdasarkan hasil monitoring, kejadian ini mengakibatkan aliran listrik PLN terputus sehingga menyebabkan beberapa site BTS seluler mengalami down service dan tidak dapat berfungsi.

Hasil monitoring operator seluler sampai dengan hari Senin (5/4/2021), pada pukul 11.00 WIB menunjukkan ada 98 site yang terdampak banjir atau down service dari total 2.638 site eksisting yang tersebar masing-masing kabupaten.

Banjir Bandang NTT

“Sedangkan, 6 site BTS Universal Service Obligation (USO) yang berada di Kabupaten Lembata tidak terdampak oleh bencana tersebut dan harapannya akan tetap terus demikian,” kata Johnny.

Menkominfo menambahkan, saat ini operator seluler telah menyediakan Mobile Backup Power (MBP) atau genset untuk menyambungkan kembali site BTS yang terdampak. Ini dilakukan sebagai langkah alternatif agar layanan bagi pelanggan tetap bisa terjaga.

{Baca juga: Banjir Bandang Terjang NTT, Warganet Gaungkan #PrayforNTT}

“Beberapa daerah yang terkena bencana juga mengalami fiber-optic cut (FO Cut). Namun, layanan telah kembali normal karena sudah dilakukan penyambungan kembali,” tambah Johnny.

Terakhir, ia juga menyampaikan ucapan dukacita kepada korban yang meninggal dunia. Politisi Partai Nasdem itu berharap semoga masyarakat NTT diberi kekuatan untuk menghadapi bencana banjir bandang ini.

“Atas nama pribadi dan seluruh sivitas Kementerian Kominfo, saya menyampaikan dukacita yang mendalam atas korban meninggal dunia. Saya berharap agar masyarakat setempat diberikan kekuatan, dan semoga bencana ini dapat segera tertangani dengan baik,” tutup Johnny. (NM/MF)

Previous article10 Aksesoris Kamera Smartphone Terbaik, Foto dan Video Makin Ciamik!
Next articleGojek dan Halodoc Buka Layanan Vaksin Covid-19 di Candi Prambanan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here