Direktur & Chief Finance Officer XL Axiata Mengundurkan Diri

Direktur XL Axiata

Telset.id, Jakarta – PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) secara resmi mengumumkan pengunduran diri Mohamed Adlan bin Ahmad Tajudin selaku Direktur & Chief Financial Officer (CFO) XL Axiata pada tanggal 24 Agustus 2020.

Mohamed Adlan mundur dari jabatannya sebagai Direktur, untuk selanjutnya menerima penugasan barunya sebagai CEO di Edotco, anak Usaha dari dari Axiata Group.

Presiden Direktur & CEO XL Axiata, Dian Siswarini mengatakan jika pergantian direksi adalah sesuatu yang wajar dan selama ini Mohamed Adlan telah menjalankan karir profesionalnya di XL Axiata selama sekitar 9 tahun.

{Baca juga: Live Streaming 17 Jam, XL Axiata Sukses Raih Rekor MURI}

Pergantian Direksi dan Kepemimpinan Hal yang Wajar

Direktur XL Axiata

“Pergantian direksi dan kepemimpinan merupakan hal yang wajar di perusahaan yang mengedepankan profesionalisme dan pengembangan talent, termasuk di XL Axiata,” kata Dian dalam keterangan resmi yang diterima Telset.id, Selasa (25/08/2020).

Dian menambahkan jika Mohamed Adlan sebagai seorang profesional dibutuhkan kompetensi dan pengalamannya oleh induk perusahaan Axiata Group untuk menangani dan mendukung pengembangan Edotco yang juga berada di bawah naungan Axiata Group.

Dian mengucapkan terima kasih kepada Adlan atas kontribusinya selama ini dan berharap agar Adlan sukses menjalani karir sebagai CEO di Edotco.

{Baca juga: XL Axiata Hadirkan VoLTE di Indonesia Secara Bertahap}

“Kami menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Adlan atas peran, jasa, dan kontribusinya selama ini bagi kemajuan XL Axiata, sehingga bisa menjadi salah satu operator telekomunikasi terdepan di Indonesia. Semoga, beliau sukses meniti karir di Edotco,” tutup Dian.

Selanjutnya pengesahan pengunduran diri Mohamed Adlan sebagai Direktur & Chief Financial Officer akan diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) XL Axiata yang akan ditentukan kemudian. Masih belum diketahui siapa yang akan ditunjuk menggantikannya. [NM/HBS]

Previous articleInvestor ByteDance Coba Mainkan Saham Demi TikTok
Next articleAplikasi Trading Populer dan Kontroversial Ini Bernilai Rp 164 Triliun

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here