Bagi Sutradara dan Sinematografer handal sekelas Faozan Rizal, membuat film berkualitas tak hanya dilihat dari alur ceritanya saja, tetapi juga kualitas gambar yang ditampilkan menjadi salah satu pertimbangan utama bagi konsumen. Sayangnya, saat ini belum semua TV memiliki teknologi yang mampu mengakomodir standar yang diinginkan.
āDetail warna dalam sebuah tayangan menjadi perhatian yang utama, karena dapat meningkatkan kepuasan menikmatiĀ film. Warna sangat mempengaruhi suasana dan perasaan penonton mengikuti keseluruhan cerita film,ā ujar Faozan, yang telah menelurkan banyak karya film keren, seperti Habibie & Ainun, Soekarno: Indonesia Merdeka, dan Ayat-Ayat Cinta.
Sayangnya, menurut pria berambut gondrong ini, belum semua TV yang ada saat ini memiliki teknologi yang mampu mengakomodir standar yang diinginkan para sineas dengan maksimal.
āMata kita punya keterbatasan (limitasi) dalam melihat warna. Padahal warna bisa memanipulasi orang (penonton). Oleh sebab itu, dengan warna harusnya kita bisa lebih menikmati sebuah gambar secara detail di TV,ā jelasnya.
Sebagai seorang sutradara dan sinematografer, Faozan mengungkapkan kegembiraannya dengan adanya teknologi baru yang dihadirkan SUHD TV dari Samsung. Dia mengatakan keunggulan Samsung SUHD TV karena mampu menampilkan jangkauan warna lebih luas dan lebih detail dari TV UHD konvensial yang ada di pasar.
Dengan teknologi yang menghadirkan jangkauan warna lebih luas dan detail warna yang lebih banyak, sebagai sinematografer juga dapat bermain warna lebih detail untuk meningkatkan suasana dan mood penonton.
āKehadiran Samsung SUHD TV mampu menghadirkan tontonan dengan kualitas gambar yang tidak dihadirkan oleh televisi yang ada sebelumnya,ā tandasnya.
Jangkauan Warna Lebih Luas
Jangkauan Warna Lebih Luas
Menurut Faozan, Samsung SUHD TV memenuhi syarat yang diharapkan para sineas, karena perangkat TV ini dapat menghadirkan jangkauan warna lebih luas dan detail warna yang lebih banyak.
Ubay Bayanudin, Product Marketing TV Senior Manager PT Samsung Electronics Indonesia menjelaskan, bahwa kemampuan itu berkat inovasi teknologi Nano Crystal yang disematkan pada Samsung SUHD TV.
Teknologi Nano Crystal yang ada di Samsung SUHD TV mampu menghasilkan kualitas gambar dengan warna 1,2 kali jangkauan warna yang lebih luas. Tak cuma itu, TV inipun diperkuat dengan 10 bit panel yang menghasilkan warna 64 kali lebih detail dibandingkan TV konvensional.
Lebih jauh Ubay mengatakan, bahwa Samsung SUHD TV juga telah didukung Remastering Engine yang dapat menganalisis tingkat kecerahan warna dan meningkatkannya hingga 2,5 kali lebih cerah dibanding TV UHD biasa. Teknologi ini juga dapat melakukan penyesuaian warna hingga dua kali untuk mendapatkan warna yang paling akurat.
Ubay juga memastikan bahwa gambar yang lebih cerah hingga mampu menghadirkan gambar di saat gelap dengan baik berkat teknologi Samsung Peak Illuminator. Teknologi panel terbaru pada Samsung SUHD TV yang dapat meminimalisir refleksi cahaya, sehingga mampu menyediakan warna-warna yang lebih kontras dan jelas.
Platform Tizen
Platform Tizen
Samsung masih menjadi vendor Android terbesar saat ini. Namun, tahun 2015 sepertinya akan menjadi momentum bagi Samsung untuk mulai mengembangkan platform buatannya sendiri, Tizen OS. Di tahun 2015 ini, Samsung akan mulai membanjiri pasar dengan perangkat yang menggunakan Tizen OS.
Sebelumnya Samsung telah memperkenalkan perangkat wearable dan kamera dengan Tizen. Dan di tahun ini, Samsung telah memastikan semua Smart TV akan menggunakan Tizen OS
Samsung sepertinya memang telah mulai mempersiakan perangkatnya untuk masuk ke era Internet of Things, dengan membuat seluruh Samsung SMART TV menggunakan platform Tizen. Begitupun Samsung SUHD TV juga dilengkapi dengan Smart TV berbasis platform Tizen yang akan memudahkan penggunaan Samsung SUHD TV terhubung dengan gadget lain.
Jo Semidang, Corporate Marketing Director PT Samsung Electronics Indonesia mengatakan, bahwa pengalaman konverjensi (terhubung) dengan gadget lain, dan koneksi dunia maya menjadikan akses penggunaan lebih mudah dan mulus, disertai prosesor Octa-core untuk pengoperasian lebih cepat dan lancar.
Menurut pria yang akrab disapa Jo ini, platform Tizen akan memberikan akses yang lebih intuitif dan pengalaman hiburan yang terintegrasi. Kompatibiliti Tizen dengan berbagai perangkat lain memberikan kesempatan pada Samsung SUHD TV untuk terhubung dengan konten hiburan yang tidak terbatas.
Desain Elegan
Desain Elegan
Tak cuma menawarkan inovasi teknologi yang canggih, Samsung juga memperhatikan aspek desain pada perangkat TV barunya ini. Samsung SUHD TV memiliki inovasi desain yang elegan, dengan menawarkan desain lengkung optimal di setiap varian ukuran dengan bezel dan desain yang memungkinkan Samsung SUHD TV menjadi pusat perhatian di sebuah ruangan.
Samsung menawarkan dua seri baru Samsung SUHD TV yakni JS9000 ukuran 55 inci dengan harga Rp 59 juta dan 65 inci (Rp 82 juta). Sementara seri JS9500 ukuran 78 inci dipatok pada harga Rp 140 juta, dan 88 inci seharga Rp 250 juta.
Melihat harganya, mungkin akan membuat mata Anda terbelalak, karena produk TV terbaru Samsung ini dibanderol dengan harga yang sangat premium. Tapi, seperti kata ungkapan, āAda harga ada barangā, Samsung SUHD TV memang dipatok dengan harga yang mahal, tapi menawarkan inovasi teknologi yang hebat.
Menurut Jo Semidang, Samsung SUHD TV memang dipatok dengan harga yang cukup fantastis, karena memang akan menyasar segmen khusus, bukan pengguna biasa. āHarganya memang premium, tapi kami yakin pasarnya tetap ada, karena TV ini akan membidik pengguna khusus, bukan pengguna biasa,ā ujar Jo.
Well, harganya memang cukup menguras kantong. Tapi dilihat dari teknologi dan desain yang diusungnya, harga yang dibanderol untuk satu unit Samsung SUHD TV memang layak. āAda harga ada barangā, merasakan pengalaman kualitas, kemewahan dan kenyamanan itu memang mahal.Ā [HBS]









