Pesawat Antariksa Virgin Galactic Sukses Capai Bibir Angkasa

Telset.id, Jakarta – Perusahaan pesawat Virgin Galactic sukses menerbangkan pesawat antariksa supersonik pada hari Kamis (13/12) di California, Amerika Serikat (AS). Pesawat bernama VSS Unity ini berhasil mencapai batas luar angkasa, dan menjadi pesawat berawak pertama dalam sejarah yang mencapai titik ketinggian tersebut.

Penerbangan ujicoba oleh Virgin Galactic ini dilakukan dari landasan Mojave Air & Space Port di California, AS, pukul 8 pagi waktu setempat.

Dikutip Telset.id dari CNBC pada Jumat (14/12), pendiri Virgin Group, Richard Branson sangat senang atas pencapaian tersebut, dan menanggap jika ini adalah pencapaian yang luar biasa.

“Banyak dari Anda akan tahu betapa pentingnya mimpi perjalanan ruang angkasa bagi saya pribadi. Sejak saya menyaksikan pendaratan di Bulan saat masih anak-anak, saya telah melihat ke langit dengan penuh keajaiban,” kata Branson.

Branson pun mengucapkan terimakasih kepada tim-nya yang telah sukses menerbangkan pesawat tersebut. “Untuk pertama kalinya dalam sejarah, pesawat berawak yang dibuat untuk membawa penumpang sipil berhasil terbang ke angkasa,” ujarnya.

Virgin yakni dengan sukses menerbangkan pesawat mereka hingga ketinggian 51,4 mil atau hampir 83 kilometer.

Pesawat supersonik VSS Unity diterbangkan oleh pilot Mark Stucky dan C.J Sturckow. Kedua pilot veteran ini berhasil menerbangkan VSS Unity hingga ketinggian maksimum 51,4 mil atau hampir 83 kilometer.

Itu artinya, VSS Unity telah berhasil melampaui batasan minimal angkasa, karena menurut badan antariksa Amerika, NASA, batasan tepian angkasa adalah berada di ketinggian 80 kilometer. Dan menurut peraturan militer AS dan NASA, jika pilot telah terbang di atas 80 kilometer maka dianggap sebagai astronot.

{Baca juga: Astronot Virgin Galactic Segera Mengangkasa Sebelum Natal}

Untuk itu, Federal Aviation Administration mengumumkan pada hari Kamis bahwa pilot VSS Unity, yakni Mark Stucky dan C.J Sturckow, akan menerima wing astronot komersial pada upacara di Washingtong D.C, AS di awal tahun 2019 nanti.

Pesawat VSS Unity diangkat oleh mothership pesawat jet-Eve untuk melakukan lepas landas dari Mojave Air and Space Port di gurun California. Setelah mencapai ketinggan di atas 40.000 kaki, pesawat tersebut pun memisahkan diri.

Dua anggota awak kemudian mengemudikan pesawat ke luar angkasa, yang berlangsung selama 60 detik. Penerbangan tersebut telah mendorong pesawat itu dengan kecepatan Mach 2.9 atau hampir tiga kali kecepatan suara.

{Baca juga: Virgin Tolak Investasi Luar Angkasa dari Arab Saudi}

Setelah melakukan backflip lambat, Unity pun berbalik dan meluncur ke Mojave. Perlu diketahui, jika Ini adalah penerbangan uji coba yang didukung oleh roket keempat oleh Virgin Galactic.

Unity adalah  pesawat antariksa yang dibangun oleh The Spaceship Company, yang juga dimiliki Branson. Desain roket ini secara resmi dikenal sebagai SpaceShipTwo (SS2).

Pada misi ini, Unity juga membawa empat Payload yang didanai oleh NASA. Badan antariksa Amerika Serikat tersebut mengatakan Payload akan mengumpulkan data berharga untuk digunakan pada misi masa depan.

“Akses murah ke ruang suborbital sangat menguntungkan penelitian teknologi dan komunitas ruang angkasa yang lebih luas,” ucap Ryan Dibley selaku NASA  Flight Opportunities Campaign Manager.

{Baca juga: Elon Musk Kirim Makanan untuk Rayakan Natal di Luar Angkasa}

Pesawat luar angkasa ini akan menjalani pengujian mesin dan tujuh tes meluncur sebelum Virgin Galactic mengatakan siap untuk uji penerbangan sipil berawak, yang menjadi tonggak kegiatan mengirim wisatawan ke tepi atmosfer. [NM/HBS]

 

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0