telset
spot_img

Ngerii! Meski Flight Mode Diaktifkan, Google Bisa Lacak Anda

Telset.id, Jakarta – Google ternyata masih dapat melacak aktivitas pengguna smartphone Android, bahkan ketika pengguna mengaktifkan Flight Mode atau Mode Penerbangan. Teknologi pelacakan yang dimiliki Google dapat mencatat waktu dimana pengguna berpindah dari satu lokasi ke lokasi lain, bahkan dapat mengetahui kapan mereka masuk dan keluar dari mobil.

Penemuan ini diungkap oleh pembaca berita Fox News, Brett Larson, dalam sebuah laporan untuk acara Tucker Carlson Tonight Show.

Larson mencobanya dengan menggunakan dua smartphone Android yang tidak terhubung ke internet atau jaringan data apa pun, termasuk Wi-Fi.

{Baca Juga: Cara Mudah Membuat Kuesioner Menggunakan Google Form}

Keduanya tidak memiliki kartu SIM dan koneksi Wi-Fi, sementara yang satu diatur dalam Flight Mode selama durasi pengujian. Saat itu, Larson hanya berjalan di sekitar Washington DC dan mengunjungi sejumlah tempat selama beberapa jam.

Dia menemukan bahwa smartphone yang tidak ada di Flight Mode merekam data untuk 121 lokasi yang tepat dan 130 aktivitas, seperti berjalan, berdiri diam, dan keluar dari kendaraan.

Tapi yang paling mengejutkan adalah smartphone yang diatur dalam Airplane Mode ketika diaktifkan mencatat lebih banyak lokasi dan aktivitas daripada smartphone lainnya. Meski demikian, menurut Larson, angka atau waktu yang tercatat kurang tepat.

Temuan Larson mengungkapkan bahwa smartphone kita mengumpulkan data kita sepanjang waktu, bahkan ketika kita mengambil langkah-langkah untuk mencegah pengumpulan data tersebut.

{Baca Juga: Cara Download Data dari Akun Google, Mudah dan Efektif}

Flight Mode seharusnya menonaktifkan transmisi sinyal frekuensi radio oleh smartphone (dan tablet), yang seharusnya menghentikan ponsel mengirim dan menerima sinyal telepon, Bluetooth, dan Wi-Fi. Namun, tampaknya ponsel Larson yang diuji terus mencatat data (mungkin data GPS) ketika berada dalam Flight Mode.

Setelah Mode Penerbangan dinonaktifkan, tampaknya data yang dikumpulkan kemudian dikirim oleh ponsel ke Google secara otomatis. Tentu saja ini sebuah konsekuensi yang membuat beberapa orang khawatir.

“Ini sebenarnya lebih menggelisahkan daripada yang aku kira. Aku ingin ini berhenti entah bagaimana. Apakah ada cara? Atau apakah ada Android yang tidak melakukan ini?” kata seorang pengguna Reddit di halaman khusus Android, tempat video laporan Larson diposting. [BA/HBS]

Sumber: The Sun

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

RELATED ARTICLES

- Advertisement -spot_img

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0