Telset.id – Linknet memperluas kemitraan strategis dengan PT East Jakarta Industrial Park (EJIP) dengan mengimplementasikan teknologi Internet of Things (IoT) berbasis kecerdasan buatan (AI) pada sistem pengawasan kawasan. Solusi AI-Powered CCTV ini menjadi peningkatan layanan dari sebelumnya hanya penyedia dedicated internet.
Sebelumnya, Linknet telah beroperasi di kawasan tersebut sebagai penyedia layanan dedicated internet untuk mendukung kebutuhan konektivitas para tenant. Melalui penandatanganan adendum terbaru, layanan tersebut kini diperluas dengan kehadiran solusi AI-Powered CCTV.
Pemasangan sistem kamera pengawas cerdas ini ditujukan untuk meningkatkan keamanan kawasan secara maksimal sekaligus mendongkrak efisiensi operasional. Terdapat tiga fungsi utama dari solusi IoT yang diimplementasikan di EJIP.

Tiga Fungsi Utama CCTV AI Linknet di EJIP
Fungsi pertama adalah Perimeter Security, yaitu memantau secara ketat area perbatasan kawasan EJIP untuk mencegah potensi gangguan keamanan. Kedua, Traffic Management, di mana sistem ini mampu mendeteksi keberadaan parkir liar serta memantau kecepatan kendaraan yang melintas di dalam kawasan industri. Ketiga, Water Level Detection, fitur mitigasi risiko lingkungan yang berfungsi untuk memantau ketinggian air sebagai sistem peringatan dini.
Direktur EJIP, Andy Rif’at Jusuf, menegaskan bahwa transformasi digital adalah kunci mutlak untuk meningkatkan daya saing kawasan industri di era modern. Ia menyambut positif solusi CCTV cerdas dan infrastruktur IoT yang dibawa oleh Linknet.
“Peningkatan teknologi ini bukan sekadar pembaruan fasilitas, melainkan investasi strategis untuk menjamin keamanan maksimal dan efisiensi operasional bagi seluruh tenant kami,” ujar Andy, dalam keterangan yang diterima detikINET.
Dengan sistem lalu lintas yang lebih cerdas dan deteksi dini risiko lingkungan, Andy meyakini EJIP akan bertransformasi menjadi kawasan industri yang makin tangguh dan ideal bagi pertumbuhan bisnis manufaktur global.
Sementara itu, Chief Enterprise Business Officer Linknet, Ronald C. Lesmana, menggarisbawahi bahwa kemitraan lanjutan ini membuktikan kapasitas perusahaan yang kini telah berevolusi jauh melampaui penyedia layanan internet konvensional.
“Adendum ini menunjukkan bahwa Linknet tidak hanya menyediakan layanan internet, tetapi juga berperan sebagai penyedia infrastruktur teknologi yang andal bagi kawasan industri strategis di Indonesia,” kata Ronald.
Ke depannya, jaringan perusahaan di bawah naungan Axiata ini berkomitmen untuk terus menghadirkan konektivitas yang stabil dan solusi IoT tepat guna, sehingga para tenant dapat menjalankan bisnis operasional selama 24 jam penuh setiap harinya dengan lebih aman, efisien, dan berkelanjutan.
Baca Juga:
Implementasi AI di sektor keamanan kawasan industri ini sejalan dengan tren adopsi AI di berbagai sektor. Seperti yang diungkap dalam studi terkini, AI Bisa Gandakan Diri tanpa bantuan manusia, menunjukkan potensi besar teknologi ini. Sementara itu, keamanan data tetap menjadi perhatian utama, mengingat Braintrust Alami Kebocoran Data baru-baru ini. Di sisi lain, pengembangan Fitur Agentic AI untuk traveling pada seri Samsung Galaxy S26 menunjukkan bagaimana AI semakin terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari.





Komentar
Belum ada komentar.