Telset.id – Surfshark resmi menghadirkan web content blocker ke protokol Dausos, protokol VPN proprietary yang dikembangkan sendiri oleh perusahaan. Dengan integrasi ini, pengguna layanan VPN tersebut kini dapat memfilter situs web yang tidak diinginkan tanpa harus meninggalkan koneksi Dausos yang dikenal lebih cepat dan tahan masa depan.
Sebelumnya, penggunaan web content blocker bersamaan dengan koneksi VPN aktif hanya didukung melalui protokol WireGuard. Integrasi dengan Dausos menutup celah tersebut, sehingga pengguna rumah tangga tidak perlu lagi mengorbankan keunggulan protokol demi pengalaman browsing yang lebih aman. Fitur ini mulai diluncurkan pertama kali untuk pengguna macOS dengan langganan Surfshark One dan One+.
Dausos menggunakan hybrid post-quantum secure key exchange dan menawarkan kecepatan hingga 30 persen lebih cepat dibandingkan protokol standar industri lainnya. Kombinasi kecepatan tersebut dengan filtering berbasis kategori berarti pengguna mendapatkan kecepatan, privasi, dan perlindungan konten dalam satu koneksi, tanpa harus memilih dua dari tiga hal tersebut.

Apa yang Baru dan Mengapa Penting
Web content blocker adalah alat filtering yang dirancang untuk menjaga keamanan seluruh anggota rumah tangga tanpa harus mengawasi aktivitas online setiap orang. Berbeda dengan aplikasi parental control tradisional, alat ini dibangun untuk mengontrol akses, bukan mencatat setiap klik. Surfshark menegaskan bahwa alat ini tidak merekam riwayat browsing individu.
Dalam praktiknya, pengguna dapat memilih dari sejumlah kategori yang telah ditentukan sebelumnya, seperti situs dewasa, perjudian, kata-kata kasar, phishing, dan malware. Setiap situs yang termasuk dalam kategori tersebut akan otomatis diblokir. Menurut Karolis Kaciulis dari Surfshark, tujuan utama fitur ini adalah melindungi pengguna dari ancaman yang disebabkan oleh “rasa penasaran atau kecerobohan” serta mengurangi paparan terhadap gelombang penipuan online yang semakin meningkat.
Keuntungan utama dari integrasi Dausos adalah pengguna tetap mendapatkan performa protokol tersebut. Surfshark menyatakan bahwa pengguna dapat mempertahankan kecepatan hingga 30 persen lebih tinggi dan latensi ultra-rendah saat filtering berjalan, sambil tetap sepenuhnya aman dengan keamanan post-quantum.
Baca Juga:
Cara Mengaktifkan Fitur Ini
Saat terhubung melalui protokol Dausos, pengguna dapat membuka pengaturan aplikasi Surfshark dan mengaktifkan web content blocker. Dari sana, pengguna memilih kategori mana yang ingin dibatasi. Autentikasi dua faktor dapat mengunci konfigurasi sehingga hanya admin yang disetujui yang dapat mengubahnya.
Peluncuran saat ini terbatas untuk pelanggan Surfshark One dan One+ yang menjalankan versi aplikasi terbaru di macOS. Jika pengguna berada di paket Starter yang lebih murah atau menggunakan platform lain, mereka perlu menunggu atau meningkatkan langganan.

Sekilas tentang Protokol Dausos:
Dausos, yang berarti “surga” dalam bahasa Lituania, adalah protokol pertama yang dikembangkan sendiri oleh Surfshark. Protokol ini mengambil pendekatan berbeda dibandingkan kebanyakan pesaing. Alih-alih menggabungkan lalu lintas semua pengguna melalui satu terowongan tunggal, Dausos memberikan setiap sesi pengguna terowongan data pribadi yang didedikasikan sendiri, yang menjadi sumber utama keunggulan kecepatannya.
Dari sisi keamanan, Dausos menggunakan hybrid ML-KEM dan X25519 key exchange serta sistem self-signed root certificate ML-DSA untuk melindungi dari ancaman kuantum di masa depan. Protokol ini juga dilengkapi post-compromise security, port randomization, dan enkripsi AEGIS-256X2. Dausos telah diaudit secara independen oleh Cure53, dan pembaruan terbaru meningkatkan perilakunya di jaringan yang terkunci ketat yang sering menjadi masalah bagi VPN di firewall sekolah dan kantor.
Integrasi web content blocker dengan Dausos merupakan langkah signifikan dalam menyatukan kecepatan, privasi, dan keamanan dalam satu koneksi. Bagi pengguna yang selama ini harus memilih antara kecepatan Dausos atau keamanan filtering, kini keduanya dapat berjalan bersamaan. Langkah ini juga memperkuat posisi Surfshark dalam menghadapi persaingan layanan VPN yang semakin ketat, terutama dengan hadirnya ancaman keamanan digital yang terus berkembang.
[PENTING: Berikut adalah tautan internal tambahan yang relevan dengan topik artikel ini]





Komentar
Belum ada komentar.