šŸ“‘ Daftar Isi

Ilustrasi koleksi game fisik Xbox yang dapat dikonversi menjadi salinan digital melalui fitur disc-to-digital

Xbox Resmi Luncurkan Fitur Disc-to-Digital untuk Koleksi Game Fisik

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø4 menit membaca
Bagikan:
  • Microsoft resmi mengumumkan fitur disc-to-digital untuk Xbox
  • Pemilik game fisik dapat mengklaim hak digital dan memainkannya seperti versi digital
  • Mendukung Xbox Play Anywhere dan Xbox Cloud Gaming
  • Xbox Insider dapat menguji fitur mulai 31 Agustus
  • Sebagian besar game disc Xbox One dan Series X mendukung fitur ini
  • Ribuan judul game didukung dengan penambahan berkala
  • Pengguna tetap bisa menggunakan salinan fisik seperti biasa
  • Hadir di tengah keputusan Sony menghentikan media fisik pada konsol berikutnya
  • Microsoft menyebut fitur ini "membawa manfaat digital ke disc fisik"

Telset.id – Microsoft secara resmi mengumumkan layanan disc-to-digital untuk Xbox, yang memungkinkan pemilik salinan fisik game mengklaim hak digital dan memainkannya seperti versi digital. Fitur ini menjadi angin segar bagi penggemar media fisik di tengah keputusan Sony menghentikan produksi media fisik pada konsol generasi berikutnya.

Dalam pengumuman resminya, Microsoft mengonfirmasi bahwa fitur ini akan mendukung manfaat digital seperti Xbox Play Anywhere dan Xbox Cloud Gaming. ā€œPemain telah menghabiskan puluhan tahun membangun perpustakaan XBOX mereka. Beberapa game dibeli dalam bentuk disc. Beberapa dibeli secara digital. Banyak yang mencakup beberapa generasi perangkat keras,ā€ demikian pernyataan perusahaan dalam blog post di Xbox Wire.

Microsoft menyebut fitur baru ini ā€œmembawa manfaat digital ke disc fisikā€. Para Xbox Insider dapat menguji fitur tersebut mulai 31 Agustus. Perusahaan menyatakan bahwa ā€œsebagian besarā€ game berbasis disc untuk Xbox One dan Series X mendukung fitur baru ini.

Xbox games

Cara Kerja Fitur Disc-to-Digital Xbox

Jika pengguna memasukkan disc game ke Xbox One atau Series X, mereka dapat mengklaim ā€œhak digitalā€ dengan meluncurkan game tersebut. Artinya, game yang dimiliki dalam bentuk disc akan dapat diakses melalui perpustakaan digital, termasuk dukungan untuk Xbox Play Anywhere dan Xbox Cloud Gaming ā€œjika didukungā€.

Pengguna juga tetap dapat menggunakan salinan fisik seperti biasa. Microsoft menyatakan bahwa ā€œribuanā€ judul didukung, dengan lebih banyak lagi yang akan ditambahkan seiring waktu, namun mengonfirmasi bahwa tidak semua judul akan tersedia saat peluncuran.

Kabar ini tentu menjadi penghiburan bagi penggemar media fisik, terutama mengingat perkembangan terbaru di industri game, khususnya keputusan Sony untuk mengakhiri media fisik dengan konsol berikutnya. Meskipun langkah ini memberikan kehidupan baru bagi media fisik dalam beberapa hal, langkah ini tetap menandai pergeseran dari media fisik menuju perpustakaan digital online, mendorong pengguna untuk bertransisi dari fisik ke digital.

Fitur ini diumumkan setelah sebelumnya beredar kabar bahwa Xbox tengah menguji cara untuk mendigitalkan game fisik, menyusul keputusan PlayStation yang menghentikan produksi disc game. Langkah Microsoft ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk tetap mendukung pemain yang memiliki koleksi game fisik dalam jumlah besar.

Bagi pemain yang telah mengoleksi game fisik selama bertahun-tahun, fitur ini memberikan fleksibilitas baru. Mereka tidak perlu lagi khawatir kehilangan akses ke game favorit jika disc rusak atau hilang, karena salinan digital akan tersimpan di perpustakaan mereka. Selain itu, dukungan Xbox Play Anywhere memungkinkan game dimainkan di berbagai perangkat, sementara Xbox Cloud Gaming memberikan akses bermain melalui cloud.

Microsoft juga menegaskan bahwa pengguna tetap bisa menggunakan salinan fisik mereka seperti biasa. Ini berarti tidak ada paksaan untuk sepenuhnya beralih ke digital, melainkan memberikan opsi tambahan bagi pemain yang ingin menikmati kemudahan akses digital tanpa kehilangan koleksi fisik mereka.

Xbox logo

Implikasi bagi Industri Game

Langkah Microsoft ini menarik karena dilakukan di tengah transisi industri game menuju digital. Keputusan Sony untuk mengakhiri produksi media fisik pada 2028 telah memicu reaksi beragam dari komunitas gamer, termasuk petisi yang mendekati 200.000 tanda tangan. Dengan hadirnya fitur disc-to-digital, Xbox menawarkan jalan tengah bagi pemain yang masih memiliki koleksi fisik.

Meski demikian, fitur ini juga menandai pergeseran signifikan dari media fisik menuju digital. Dengan adanya insentif untuk mengklaim hak digital, pemain secara bertahap akan didorong untuk bertransisi ke perpustakaan digital. Hal ini sejalan dengan tren industri yang semakin mengarah ke distribusi digital.

Bagi Xbox, fitur ini juga menjadi pembeda kompetitif di tengah persaingan dengan PlayStation. Sementara Sony memilih untuk sepenuhnya meninggalkan media fisik, Microsoft justru memberikan opsi bagi pemain untuk mempertahankan koleksi fisik mereka sambil menikmati manfaat digital.

Pengumuman ini juga relevan dengan berbagai perkembangan terbaru Xbox, termasuk harga Xbox Series X edisi khusus yang baru saja diumumkan, serta kolaborasi Xbox dengan IKEA untuk koleksi furniture gaming. Semua ini menunjukkan upaya Xbox untuk memperkuat ekosistemnya di tengah persaingan industri yang semakin ketat.

Dengan dimulainya pengujian untuk Xbox Insider pada 31 Agustus, para pemain dapat segera merasakan bagaimana fitur ini bekerja. Microsoft menyatakan bahwa ā€œribuanā€ judul akan didukung, memberikan cakupan yang luas bagi pemilik koleksi game fisik. Meskipun tidak semua judul tersedia saat peluncuran, komitmen untuk terus menambahkan dukungan menunjukkan keseriusan Microsoft dalam mengembangkan fitur ini.

Bagi pemain yang telah lama mengoleksi game fisik, fitur disc-to-digital ini memberikan nilai tambah yang signifikan. Koleksi fisik mereka kini memiliki nilai fungsional yang lebih besar, tidak hanya sebagai benda koleksi tetapi juga sebagai pintu menuju perpustakaan digital yang lebih fleksibel dan mudah diakses.

Ke depannya, fitur ini berpotensi mengubah cara pemain memperlakukan koleksi game fisik mereka. Dengan adanya opsi untuk mengklaim hak digital, keputusan untuk membeli game dalam bentuk fisik atau digital menjadi semakin fleksibel. Pemain dapat memilih format fisik untuk keperluan koleksi, sambil tetap menikmati kemudahan akses digital.

Microsoft juga menegaskan komitmennya terhadap kompatibilitas lintas generasi. Fitur ini mendukung game Xbox One dan Series X, menunjukkan bahwa perusahaan terus berupaya menjaga investasi pemain di berbagai generasi perangkat keras. Ini sejalan dengan upaya Xbox untuk menghadirkan kompatibilitas mundur yang luas bagi seluruh ekosistemnya.

Dengan semua perkembangan ini, jelas bahwa Xbox mengambil pendekatan berbeda dari kompetitornya dalam menyikapi transisi ke era digital. Alih-alih memaksa pemain untuk sepenuhnya beralih, Xbox menawarkan jembatan yang memungkinkan transisi bertahap sesuai kenyamanan masing-masing pemain.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.