πŸ“‘ Daftar Isi

Surface Laptop 8 warna jade dengan chip Snapdragon X2

Microsoft Surface X2 Resmi: Harga Naik, Spek Minim Perubahan

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Microsoft resmi meluncurkan Surface Laptop 8 dan Surface Pro 12 dengan chip Qualcomm Snapdragon X2
  • Harga awal naik USD 100 menjadi USD 1.499 (Pro) dan USD 1.599 (Laptop)
  • Fitur baru terbatas pada opsi warna jade dan dune serta peningkatan grafis
  • Layar masih LCD (Laptop) dengan opsi OLED (Pro), port identik generasi sebelumnya
  • Versi bisnis hadir 14 Juli dengan harga USD 1.649,99
  • Chip flagship X2 Elite Extreme tidak disertakan

Telset.id – Microsoft resmi meluncurkan Surface Laptop dan Surface Pro generasi terbaru bertenaga prosesor Qualcomm Snapdragon X2. Langkah ini merupakan kelanjutan langsung dari lini Surface 2024 yang memulai inisiatif Copilot Plus PC. Namun, keputusan harga yang lebih tinggi membuat perangkat ini kurang kompetitif di pasar laptop Windows premium.

Surface Pro generasi ke-12 dan Surface Laptop generasi ke-8 sudah tersedia mulai hari ini. Surface Pro 12 hadir dalam ukuran 13 inci dengan pilihan chip X2 Plus 10-core dan X2 Elite 12-core. Sementara Surface Laptop 8 tersedia dalam varian 13,8 inci dan 15 inci, dengan konfigurasi chip yang sama. Harga awal Surface Pro dibanderol mulai USD 1.499 untuk penyimpanan 256GB, belum termasuk keyboard atau stylus. Adapun Surface Laptop mulai dari USD 1.599 dengan SSD 512GB dan RAM 16GB, dengan opsi konfigurasi yang jauh lebih tinggi.

Yang menarik, harga awal kedua model ini lebih mahal USD 100 dibandingkan harga model generasi sebelumnya saat ini. Kenaikan tersebut terjadi setelah lonjakan harga tajam pada April lalu yang disebabkan oleh β€œRAMageddon,” sebuah fenomena kelangkaan memori global. Microsoft juga mengumumkan versi komersial Surface X2 untuk bisnis yang akan hadir pada 14 Juli dengan harga mulai USD 1.649,99. Angka ini sedikit lebih tinggi dari model konsumen, namun masih lebih rendah dari varian Intel Panther Lake untuk bisnis yang diumumkan bulan lalu dengan harga USD 1.949,99.

Spesifikasi dan Fitur Baru Surface X2

Microsoft mengklaim bahwa generasi X2 Surface memiliki performa grafis yang jauh lebih cepat sambil mempertahankan daya tahan baterai yang sangat baik. Klaim resmi menyebutkan hingga 15,5 jam pemutaran video lokal untuk Surface Pro dan hingga 20 jam untuk Surface Laptop. Selain peningkatan chip, opsi warna baru menjadi daya tarik utama β€” jade dan dune untuk Surface Laptop 13,8 inci, serta dune untuk Surface Pro yang dilengkapi Flex Keyboard senada.

Di luar prosesor dan warna baru, sebagian besar aspek lain tidak berubah dari generasi sebelumnya. Surface Laptop 8 masih menggunakan layar LCD, sementara Surface Pro 12 menawarkan opsi OLED. Keduanya tetap mempertahankan rasio aspek 3:2 yang memberikan ruang vertikal lebih luas. Port yang tersedia juga identik dengan model sebelumnya, termasuk port pengisian magnetik Surface Connect yang justru tidak akan ada di Surface Laptop Ultra mendatang. Tidak ada pula opsi layar privasi seperti yang tersedia di Surface Laptop for Business 13,8 inci.

Strategi chip Microsoft juga menarik dicermati. Di antara chip X2 Plus dan X2 Elite pada Surface baru ini, serta Nvidia RTX Spark di Surface Laptop Ultra mendatang, Microsoft justru tidak menyertakan chip flagship Qualcomm X2 Elite Extreme. Padahal, chip tersebut telah mengesankan dalam Asus Zenbook A16 seharga USD 1.700.

Dampak Harga dan Posisi Pasar

Keputusan Microsoft menaikkan harga jual Surface generasi baru ini patut disorot. Surface Laptop 13 inci yang lebih terjangkau tahun lalu kini dibanderol mulai USD 1.150, naik dari harga asli USD 900. Kenaikan harga ini membuat lini Surface semakin sulit bersaing di segmen laptop Windows premium. Padahal, hardware Surface dikenal sebagai salah satu yang terbaik di pasar Windows. Sayangnya, tanpa banyak perubahan signifikan selain peningkatan chip dan warna baru, nilai jualnya menjadi semakin terbatas.

Kenaikan harga ini terjadi di tengah ketatnya persaingan pasar laptop. Di sisi lain, Microsoft juga tengah melakukan efisiensi internal, termasuk rencana PHK besar-besaran di divisi Xbox. Sementara itu, kebijakan data baru juga mempengaruhi layanan AI perusahaan, seperti pembatasan terhadap Claude Fable 5. Di sisi lain, penghentian dukungan untuk sertifikat Office 2019 Mac juga menambah daftar perubahan di ekosistem Microsoft.

Dengan harga yang lebih tinggi dan perubahan yang minim, Surface X2 generasi baru ini menghadapi tantangan berat. Konsumen yang menginginkan inovasi radikal mungkin harus menunggu Surface Laptop Ultra yang akan datang. Sementara itu, pilihan warna baru dan peningkatan grafis mungkin cukup menarik bagi penggemar setia Surface yang sudah siap dengan anggaran lebih besar.

Komentar

Belum ada komentar.