📑 Daftar Isi

Ilustrasi chip SSD Silicon Motion yang menunjukkan dominasi pasar retail SSD yang hampir hilang

Silicon Motion Ungkap Pasar Retail SSD Hampir Hilang

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️5 menit membaca
Bagikan:
  • Pasar retail SSD hampir hilang karena alokasi NAND didominasi sektor data center (70-80%)
  • Silicon Motion mencatat rekor penjualan Q1 2026: USD 342,1 juta, naik 105% year-over-year
  • Penjualan SSD controller meningkat 40-45% karena module maker memasok OEM
  • Kelangkaan NAND diperkirakan memburuk pada 2027, produsen memori lebih disiplin
  • PCIe Gen6 client (Neptune) ditargetkan rilis akhir 2027, didorong Nvidia
  • Pangsa pasar SSD controller Silicon Motion capai 30-32% global

Telset.id – Pasar retail SSD disebut hampir hilang akibat alokasi NAND yang didominasi sektor data center. Hal ini diungkapkan Nelson Duann, Senior VP of Client & Automotive Storage Business di Silicon Motion, dalam wawancara dengan Tom’s Hardware di ajang Computex 2026. Menurut Duann, perubahan struktural ini telah mendorong produsen PC untuk beralih ke module maker guna memenuhi kebutuhan penyimpanan mereka.

Fenomena ini terjadi karena lonjakan permintaan dari kecerdasan buatan (AI) telah mengubah peta pasar penyimpanan secara fundamental. NAND flash, yang menjadi komponen utama SSD, kini lebih banyak dialokasikan untuk server dan pusat data. Akibatnya, produsen PC seperti Lenovo, HP, Dell, Asus, dan Acer kesulitan mendapatkan pasokan NAND langsung dari pabrikan memori.

Meskipun permintaan ritel menurun, Silicon Motion justru mencatat rekor penjualan pada kuartal pertama 2026. Pendapatan perusahaan mencapai USD 342,1 juta, naik 23% dibandingkan kuartal sebelumnya dan melonjak 105% secara tahunan. Penjualan pengontrol SSD (SSD controller) meningkat 40% hingga 45% year-over-year.

Duann menjelaskan ada dua pendorong utama pertumbuhan bisnisnya. Pertama, lini produk Ferri yang menjual solusi penyimpanan lengkap, bukan hanya pengontrol. Produk ini sangat diuntungkan oleh kenaikan harga NAND dan permintaan tinggi dari sektor otomotif serta data center. Kedua, penjualan pengontrol kelas atas seperti PCIe Gen4 dan PCIe Gen5, serta pengontrol UFS 3.1 dan UFS 4.1, tumbuh signifikan.

Pergeseran ke Module Maker

Salah satu poin kunci dalam wawancara tersebut adalah perubahan rantai pasok SSD. “Pasar ritel SSD hampir hilang,” tegas Duann. Ia menjelaskan bahwa pengontrol yang dijual Silicon Motion ke module maker kini sebagian besar berakhir di SSD yang dikirim ke produsen PC (OEM). Sebelumnya, module maker lebih fokus pada pasar ritel, namun sejak akhir tahun lalu hingga 2026, permintaan OEM menjadi jauh lebih kuat.

Module maker kini memasok sebagian besar produksi mereka langsung ke pabrikan PC. Akibatnya, pengontrol yang semula ditujukan untuk pasar ritel kini digunakan untuk memenuhi kebutuhan OEM. Duann menambahkan, “Karena sebagian besar module maker menggunakan pengontrol kami, tren ini menguntungkan bisnis controller kami.”

Fenomena ini juga berdampak pada segmen harga. Permintaan untuk SSD kelas atas meningkat karena produsen PC mengalokasikan NAND yang terbatas ke produk dengan harga lebih tinggi. Sementara itu, pasar low-end terpukul karena konsumen ritel mengurangi pembelian. Duann menyebut pertumbuhan segmen high-end telah lebih dari cukup untuk mengompensasi pelemahan di pasar bawah.

Prospek Kelangkaan NAND di 2027

Duann memperingatkan bahwa situasi kelangkaan NAND diperkirakan akan memburuk pada 2027. “Kami bertemu dengan pemasok NAND pagi ini, dan mereka mengatakan bahwa kekurangan saat ini baru permulaan. Mereka yakin 2027 akan lebih buruk,” ungkapnya. Menurutnya, pasokan akan tetap sangat ketat di paruh kedua 2026.

Ia juga mengkritik analis yang menyebut penurunan pengiriman PC disebabkan oleh melemahnya permintaan. Menurut Duann, masalahnya bukan pada permintaan, melainkan pasokan. “Banyak produsen PC dan smartphone tidak bisa mendapatkan cukup komponen untuk mengirimkan volume yang mereka inginkan.”

Prioritas alokasi NAND saat ini jelas: data center menjadi prioritas utama dengan porsi 70% hingga 80% dari total produksi. Sisanya hanya 20% hingga 30% untuk smartphone, PC, otomotif, dan lainnya. Akibatnya, pengiriman smartphone diperkirakan turun 15% hingga 20% tahun ini, sementara PC akan mengalami penurunan yang lebih tajam.

Pengecualian terjadi di China, di mana produsen memori domestik mendapat dukungan pemerintah. Duann menyebut Lenovo memiliki situasi pasokan yang lebih baik dibandingkan HP, Dell, Asus, dan Acer berkat dukungan pemasok memori lokal China.

Strategi Silicon Motion

Menghadapi kelangkaan NAND, Silicon Motion menerapkan beberapa strategi. Pertama, perusahaan harus mengikuti perkembangan NAND dengan cepat dan memastikan pengontrolnya mendukung setiap generasi NAND baru. Kedua, mendorong pelanggan beralih ke produk kelas atas yang memiliki margin lebih tinggi. Ketiga, bersiap menghadapi kemungkinan pengurangan kapasitas perangkat karena harga NAND yang mahal.

Duann juga menyoroti perubahan paradigma PC menuju “Personal Agentic AI machine”. Sistem dengan RAM 128GB, seperti yang didorong Nvidia, membutuhkan arsitektur penyimpanan yang jauh lebih efisien. Untuk itu, Silicon Motion memperkenalkan pengontrol PCIe Gen5 DRAM-less dengan performa random I/O yang lebih tinggi, yang krusial untuk beban kerja AI.

Di sisi teknologi, Silicon Motion juga tengah menjajaki RISC-V sebagai alternatif inti prosesor selain Arm. “Arm tetap menjadi mitra baik, dan selama Arm terus mendukung kami, kami akan terus menggunakan inti Arm. Namun, kami juga melakukan evaluasi internal intensif terhadap RISC-V,” jelas Duann. Perubahan toolchain menjadi tantangan utama jika beralih ke arsitektur baru.

Perusahaan juga mengembangkan pengontrol PCIe Gen6 untuk klien dengan nama kode “Neptune” yang ditargetkan rilis akhir 2027. Menariknya, dorongan untuk PCIe Gen6 klien bukan berasal dari Intel atau AMD, melainkan dari Nvidia. “Prosesor Nvidia haus daya dan haus data, jadi peta jalan PCIe Gen6 sisi klien kami didorong oleh Nvidia,” tegas Duann.

Pasar Pengontrol dan Pangsa Pasar

Dalam wawancara tersebut, Duann mengungkapkan pangsa pasar Silicon Motion di segmen pengontrol SSD klien mencapai 30% hingga 32% secara global. Sementara itu, untuk penyimpanan mobile (UFS dan eMMC), pangsa pasar mereka di pasar smartphone Android diperkirakan sekitar 25% hingga 26%.

Menariknya, meskipun UFS menghasilkan lebih banyak pendapatan, eMMC masih dikirim dalam volume yang lebih besar karena digunakan di berbagai perangkat IoT, otomotif, dan produk embedded lainnya. “eMMC akan tetap ada untuk waktu yang lama. Ekornya sangat panjang,” kata Duann.

Ia juga membahas pengontrol SSD enterprise yang mulai memberikan kontribusi. Meskipun volumenya masih kecil di kuartal pertama, program pengontrol SSD enterprise mulai meningkat dan membantu membangun momentum pertumbuhan perusahaan.

Teknologi Masa Depan

Silicon Motion juga tengah mempersiapkan teknologi LDPC (Low-Density Parity-Check) yang lebih kuat untuk mendukung NAND dengan jumlah lapisan yang lebih banyak. Duann mengonfirmasi bahwa perusahaan sedang mempertimbangkan LDPC 16KB untuk chip klien generasi berikutnya, kemungkinan untuk PCIe Gen6.

Namun, ia mengakui ada tantangan. Sebagian besar host PC masih mengeluarkan perintah baca dan tulis 4KB, sementara LDPC 16KB lebih selaras dengan unit data yang lebih besar. Ketidakcocokan ini dapat menimbulkan operasi read-modify-write, meningkatkan latensi, dan memengaruhi QoS.

Mengenai PLC NAND, Duann mengungkapkan belum ada tanda-tanda aktivitas dari produsen memori. “Produsen NAND diuntungkan oleh situasi pasar saat ini, jadi mereka tidak tertarik beralih ke PLC,” jelasnya. QLC telah mencapai 2Tb per die, dan beberapa perusahaan dikabarkan sedang mengerjakan die 4Tb tanpa beralih ke PLC.

Ia juga menambahkan bahwa produsen memori telah belajar dari siklus masa lalu. “Sebelumnya, ketika terjadi kelangkaan, mereka terburu-buru meningkatkan output, yang kemudian menciptakan kelebihan pasokan dan merugikan semua orang. Kali ini, mereka jauh lebih disiplin.”

Untuk informasi lebih lanjut mengenai produk penyimpanan terkini, Anda dapat membaca artikel tentang Kingston NV3 atau perkembangan PCIe 6.0 SSD.

Implikasi dari perubahan struktural ini sangat jelas: industri penyimpanan sedang mengalami transformasi besar. Alokasi NAND yang didominasi data center akan terus menekan pasar ritel dan konsumen. Produsen PC dan smartphone harus beradaptasi dengan rantai pasok baru melalui module maker. Sementara itu, perusahaan seperti Silicon Motion justru diuntungkan oleh pergeseran ini, dengan pertumbuhan pendapatan yang signifikan di tengah kelangkaan pasokan.

Komentar

Belum ada komentar.