šŸ“‘ Daftar Isi

Modul memori Micron DDR5 berkapasitas 512GB untuk server

Micron Pamer Modul DDR5 512GB, Server Bisa Pasang Memori 12TB

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø3 menit membaca
Bagikan:
  • Micron perkenalkan modul DDR5-9200 512GB untuk server, pertama disertifikasi 9200 MT/s di voltase 1.1V
  • Server bisa dipasangi memori hingga 12TB, divalidasi AMD dan Intel untuk platform generasi berikutnya
  • Satu modul 512GB klaim hemat daya 60% dibanding empat modul 128GB (16,0W vs 44,2W)
  • Klaim performa hingga 1,4x pada beban analitik Spark SVM dibanding modul 256GB
  • Produksi massal direncanakan paruh kedua 2027, harga diperkirakan jauh di atas modul 256GB

Telset.id – Micron memperkenalkan modul memori DDR5-9200 berkapasitas 512GB yang dirancang untuk server yang menjalankan aplikasi berat memori. Modul ini diklaim sebagai modul 512GB pertama di industri yang disertifikasi beroperasi pada kecepatan transfer data 9200 MT/s dengan voltase standar 1.1V, dan membuka jalan bagi server dengan kapasitas memori hingga 12TB.

Modul ini saat ini sedang divalidasi oleh AMD dan Intel untuk platform server generasi berikutnya. Micron menyatakan bahwa modul 512GB DDR5 RDIMM ini diposisikan terutama untuk server yang menjalankan analitik, basis data in-memory, simulasi, virtualisasi, agentic AI, serta beban kerja lain yang menuntut prosesor dengan jumlah inti tinggi dan kapasitas memori besar.

Untuk membangun modul 512GB DDR5 RDIMM, Micron menggunakan advanced packaging yang menumpuk beberapa die DRAM secara vertikal dan menghubungkannya memakai through-silicon vias (TSVs). Perusahaan tidak mengungkap perangkat memori apa dan berapa banyak yang dipakai. Namun, Micron mengklaim satu RDIMM 512GB mengonsumsi daya operasional lebih dari 60% lebih rendah dibandingkan empat modul 128GB, berdasarkan angka 16,0W untuk satu modul 512GB versus total 44,2W untuk empat modul 128GB.

Micron bukan vendor pertama yang menghadirkan modul DDR5 RDIMM 512GB. Capaian itu sebelumnya dipegang Samsung. Namun, Micron menegaskan modulnya adalah modul 512GB pertama di industri yang disertifikasi beroperasi pada 9200 MT/s dengan voltase standar 1.1V. Micron juga menyebut modul berkapasitas lebih tinggi ini dapat meningkatkan throughput dan konkurensi untuk aplikasi basis data dan caching yang intensif memori seperti RocksDB dan Redis.

Micron

Performa dan Relevansi Modul 512GB

Salah satu klaim performa yang disampaikan Micron menyangkut beban kerja analitik Spark Support Vector Machine (SVM) yang terbatas memori. Menurut Micron, sistem dengan modul memori 512GB dapat memberikan performa hingga 1,4 kali lipat dibandingkan konfigurasi berbekal modul DDR5 256GB. Perusahaan tidak mengungkap berapa total memori yang dipakai sistem tersebut.

Micron menilai modul DDR5 512GB tergolong produk niche. Hal ini diduga menjadi alasan modul RDIMM 512GB milik Samsung yang diperkenalkan secara resmi pada 2021 belum menyebar luas, bahkan setelah AMD dan Intel memperkenalkan prosesor dengan lebih dari 100 inti. Namun, seiring munculnya prosesor dengan 200 inti atau lebih, modul 512GB berpotensi menjadi lebih relevan. Sebab, kapasitas memori 12TB pada server yang menjalankan dua CPU 256 inti berarti 24GB per inti, jumlah yang tidak lagi terlihat berlebihan untuk aplikasi seperti basis data in-memory, analitik, atau caching.

Jadwal Produksi dan Pertanyaan Harga

AMD dan Intel tengah bekerja sama dengan Micron untuk mengualifikasi modul baru ini bagi platform server mendatang mereka. Micron berencana memulai produksi massal RDIMM DDR5 512GB pada suatu waktu di paruh kedua 2027 dan berniat menyelaraskan jadwal tersebut dengan kebutuhan pelanggan.

Salah satu pertanyaan paling mendesak soal modul memori DDR5-9200 512GB milik Micron adalah harganya. Sebuah RDIMM DDR5-6400 256GB saat ini dijual sekitar US$19.000. Mengingat proposisi unik yang dimiliki modul 512GB untuk aplikasi yang terbatas memori, modul tersebut dapat berharga jauh lebih mahal daripada stik memori 256GB. Kondisi ini dinilai tidak akan membantu adopsi luas modul tersebut.

Person holding three RAM DIMMs with soft blurred bokeh background

Langkah Micron di segmen memori server ini menjadi bagian dari rangkaian aktivitas perusahaan. Sebelumnya, Micron juga menyiapkan investasi senilai US$10 miliar untuk Micron Research Lab. Di sisi lain, hubungan Micron dengan tenaga kerja dan mitranya juga sempat menjadi sorotan, termasuk ketika perusahaan mengumumkan bonus dan menghadapi penolakan dari serikat buruh, sebagaimana terangkum dalam laporan soal bonus Rp1 juta yang ditolak serikat pekerja.

Dengan kapasitas hingga 12TB per server dan efisiensi daya yang diklaim lebih baik, modul DDR5-9200 512GB menjadi salah satu upaya Micron memperkuat posisinya di pasar memori server kelas atas. Namun, harga yang diperkirakan jauh lebih tinggi dari modul 256GB membuat adopsi luasnya masih bergantung pada kebutuhan aplikasi yang benar-benar terbatas memori dan kesiapan platform server dari AMD serta Intel.

[ META_DESCRIPTION]
Micron perkenalkan modul DDR5-9200 512GB untuk server, diklaim pertama disertifikasi 9200 MT/s. Server bisa pasang memori hingga 12TB.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.