šŸ“‘ Daftar Isi

Ilustrasi fitur Bluetooth High Data Throughput (HDT) dengan bandwidth 7,5 Mbps untuk audio lossless

Bluetooth HDT 7,5 Mbps Resmi, Jalan Audio Lossless Terbuka

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø3 menit membaca
Bagikan:
  • Bluetooth SIG resmi mengumumkan fitur Bluetooth HDT pada 4 November
  • Bandwidth maksimum 7,5 Mbps, hampir 4x Bluetooth LE 2M (2 Mbps)
  • Ditujukan untuk AI, spatial computing, dan audio lossless
  • Audio lossless CD 0,8–1,4 Mbps, 24-bit 96 kHz sekitar 4,6 Mbps
  • HDT2, HDT3, HDT4 wajib; HDT6 dan HDT7.5 opsional
  • Tuning tetap faktor penting untuk pengalaman mendengarkan

Telset.id – Bluetooth Special Interest Group (SIG) resmi mengumumkan fitur Bluetooth High Data Throughput (HDT) pada 4 November. Fitur ini memungkinkan bandwidth maksimum 7,5 Mbps, hampir empat kali lipat dibanding Bluetooth LE 2M yang hanya 2 Mbps. Kehadiran Bluetooth HDT membuka jalan bagi transmisi audio lossless yang selama ini terkendala keterbatasan bandwidth Bluetooth.

Bandwidth baru ini ditujukan untuk interaksi high-bandwidth antar perangkat, termasuk AI, spatial computing, hingga transmisi audio lossless. Bagi kalangan audiophile, Bluetooth HDT berpotensi menjadi fitur yang akhirnya memenuhi kebutuhan mereka akan audio tanpa kompresi. Sebelumnya, Bluetooth LE 2M dengan bandwidth 2 Mbps tidak mampu mentransmisikan audio lossless kualitas CD yang berada di kisaran 1,4 Mbps secara andal.

Akibatnya, audio harus dikompresi melalui berbagai cara seperti SBC, AAC, aptX, LDAC, dan LC3. Bagi audiophile yang ingin menikmati audio lossless, kompresi menjadi penurunan kualitas pengalaman mendengarkan. Meski demikian, banyak pengguna kemungkinan tetap tidak bisa membedakan antara audio lossless dan file MP3 berkualitas tinggi 320kbps.

Kapasitas dan Efisiensi Bluetooth HDT

Bluetooth HDT tidak hanya menawarkan bandwidth lebih tinggi, tetapi juga meningkatkan keandalan komunikasi yang konsisten. Fitur ini juga menggunakan daya lebih rendah, sebagaimana dinyatakan pada halaman feature enhancements Bluetooth. Halaman tersebut menyebut HDT menyediakan kapasitas, efisiensi, dan performa nirkabel yang dibutuhkan untuk audio resolusi tinggi dan lossless.

Sebagai gambaran, audio lossless kualitas CD berada di kisaran 0,8–1,4 Mbps. Sementara itu, audio 24-bit 48 kHz membutuhkan sekitar 2,3 Mbps, dan 24-bit 96 kHz sekitar 4,6 Mbps. Keduanya masih jauh di bawah bandwidth maksimum 7,5 Mbps. Hanya audio 24-bit 192 kHz yang melampaui batas tersebut dengan kebutuhan 9,2 Mbps.

Sennheiser HD 599 SE on a table

Perlu dicatat, perangkat yang memenuhi Bluetooth Core Specification 7.0 tidak otomatis memiliki fitur HDT, apalagi bandwidth maksimum 7,5 Mbps. Pada halaman 2795 dokumen Core_v7.0 disebutkan bahwa HDT2, HDT3, dan HDT4 wajib ada jika fitur HDT disertakan, sedangkan HDT6 dan HDT7.5 bersifat opsional. Selain itu, perangkat audio yang mendukung HDT7.5 sekalipun tidak langsung menjamin pengalaman mendengarkan yang baik, karena tuning juga menjadi faktor besar.

Dengan kapasitas tersebut, Bluetooth HDT berpotensi membuat perangkat audio kabel kelas atas favorit audiophile mendapatkan versi nirkabel. Selama ini, Bluetooth dianggap belum mampu menandingi koneksi kabel, terutama bagi pengguna yang mengutamakan audio lossless dibanding format terkompresi.

Pengumuman Bluetooth SIG ini menegaskan posisi HDT sebagai fondasi bagi perangkat modern yang mengandalkan komunikasi data besar. Cakupannya mencakup smartwatch, perangkat AI, hingga extended reality (XR). Untuk kategori audio, HDT menjawab keterbatasan bandwidth yang selama ini menjadi alasan utama mengapa Bluetooth belum pernah benar-benar mendukung lossless secara penuh.

Meski demikian, adopsi Bluetooth HDT bergantung pada keputusan produsen perangkat dalam mengimplementasikan fitur ini. Status HDT6 dan HDT7.5 yang opsional membuat tidak semua perangkat akan menawarkan bandwidth maksimum. Pengguna yang mengharapkan audio lossless nirkabel perlu memperhatikan spesifikasi perangkat, bukan sekadar kepatuhan terhadap Bluetooth Core Specification 7.0.

Sebagai informasi tambahan, sertifikasi Bluetooth SIG juga menjadi penanda kesiapan perangkat baru di pasar. Sejumlah produk yang baru melintasi sertifikasi Bluetooth SIG, seperti vivo X500E, menunjukkan bagaimana ekosistem perangkat terus mengikuti perkembangan standar Bluetooth terbaru.

Di sisi lain, pasar perangkat audio Bluetooth terus bergerak dengan kehadiran produk baru. Salah satunya CMF Speaker S dan M yang menjadi speaker Bluetooth pertama dari CMF. Kehadiran perangkat semacam ini memperlihatkan bahwa konsumen memiliki semakin banyak pilihan perangkat audio nirkabel seiring perkembangan standar Bluetooth.

Bluetooth HDT hadir sebagai jawaban atas kebutuhan bandwidth yang terus meningkat. Dengan kapasitas hingga 7,5 Mbps, fitur ini membuka kemungkinan transmisi audio resolusi tinggi dan lossless melalui koneksi nirkabel. Namun, implementasi di perangkat nyata tetap bergantung pada dukungan produsen dan konfigurasi fitur HDT yang dipilih, termasuk apakah perangkat mengadopsi HDT7.5 yang bersifat opsional atau tidak.

[ META_DESCRIPTION]
Bluetooth SIG resmi mengumumkan fitur Bluetooth HDT dengan bandwidth hingga 7,5 Mbps, hampir 4x Bluetooth LE 2M, membuka jalan audio lossless nirkabel.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.