Cara Menghitung Persen untuk Pajak, Diskon dan Cashback

Cara Menghitung Persen
Ilustrasi menghitung persen (Foto: Istimewa)

Telset.id – Saat berbelanja, kita sering menjumpai penawaran diskon atau cashback, dan juga potongan pajak harga barang yang kita beli. Nah, tips ini akan membantu Anda untuk mengetahui cara menghitung persen dengan cepat dan mudah.

Ketika melakukan transaksi, Anda sering mendapat beberapa nilai persentase misalnya Pajak Pertambahan Nilai (PPN), diskon atau cashback. Anda harus tahu cara menghitung persen supaya mengetahui berapa biaya pembagian persen yang harus dibayar. 

Anda harus tahu bagaimana cara menghitung diskon, agar bisa lebih paham mengenai biaya yang harus dikeluarkan saat berbelanja. Jangan sampai anggaran belanja Anda sangat besar karena tidak mengetahui perhitungan tentang persentase pajak atau diskon.

Nah untuk mengatasi masalah tersebut, kali ini Tim Telset akan memberikan tips mengenai cara menghitung persen, menghitung diskon dan juga cashback. Yuk disimak.

Rumus Menghitung Persen

cara menghitung persen
Ilustrasi menghitung persen (Foto: Istimewa)

Sebelum menghitung persen Anda harus mengetahui mengenai rumus dasar tentang perhitungan persen. Rumus ini Anda harus dipahami supaya tidak salah ketika ingin menghitung persentase diskon atau pajak. 

{Baca juga: Belanja di Tokopedia, Steam, Blibli dkk Kena PPN 10 Persen}

Untuk mencari jumlah bagian persen sebuah persentase pajak, diskon dan lain sebagainya maka Anda harus mengalikan bilangan persentase dan jumlah biaya yang diperoleh. Nanti hasil akhirnya akan menunjukan jumlah bagian yang Anda harus bayar. 

Jumlah Bagian = Persentase (%) x Jumlah Biaya

Cara Menghitung Persen Pajak

Cara Menghitung Persen pajak
Ilustrasi menghitung persen pajak (Foto: Istimewa)

Persentase pajak sering Anda temukan saat berada melakukan transaksi jual beli yakni Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Service Tax. PPN adalah pajak yang dikenakan pada setiap transaksi jual beli barang atau jasa yang terjadi pada wajib pajak orang pribadi atau badan usaha.  

Penentuan besaran tarif PPN diatur dalam Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2009 tentang Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa dan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah. Terdapat beberapa jenis tarif PPN yang diatur dalam undang-undang tersebut. 

  • Tarif PPN 0% berlaku untuk ekspor Barang Kena Pajak Berwujud, Barang Kena Pajak Tidak Berwujud dan ekspor Jasa Kena Pajak.
  • Tarif PPN 10% berlaku untuk semua produk yang beredar di dalam negeri, termasuk di daerah Zona Ekonomi Eksklusif dan landas kontinen yang didalamnya berlaku undang-undang yang mengatur tentang kepabeanan.
  • Tarif PPN atas barang mewah ditetapkan paling rendah 10% dan paling tinggi 200%.
  • Khusus untuk barang dan jasa yang terkena tarif PPN 10%, besaran tarif tersebut masih dapat diubah menjadi paling rendah 5% hingga paling tinggi 20% mengikuti peraturan pemerintah yang berlaku.

Sedangkan Service Tax adalah pajak pelayanan yang dibebankan oleh pelanggan. Tarif Service Tax biasanya sebesar 5% dan digunakan untuk memberikan bonus kepada karyawan serta mengganti peralatan makan yang rusak. 

Untuk menghitung PPN dan Service Tax caranya cukup mudah. Misalnya Anda makan di restoran dengan biaya mencapai Rp400.000. Selanjutnya dengan tarif PPN 10% dan Service Tax sebesar 5%. Hasil perhitungannya adalah Rp 460.000. 

  • PPN yang dipungut = 10% x Rp 400.000 = Rp 40.000
  • Service Tax yang dipungut = 5% x Rp 400.000 = Rp 20.000
  • Total Biaya = Rp 400.000 + Rp 20.000 + Rp40.000 = Rp 460.000. 

{Baca Juga: Diskon Tesla Model S Menjurus Pada Seks dan Ganja, Kok Bisa?}

Cara Menghitung Persen Cashback dan Diskon

Cara Menghitung Persen cashback
Ilustrasi menghitung cashback (Foto: Istimewa)

Saat berbelanja baik di toko ataupun aplikasi e-commerce, Anda sering mendengar atau mungkin mendapatkan cashback atau diskon saat melakukan pembelian. 

Cashback adalah bonus pengembalian uang tunai atau virtual yang diberikan saat pembelian dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Misalnya saja Anda membeli segelas kopi dengan harga Rp15.000 dan Anda mendapat cashback sebesar 5%. 

Maka biaya yang harus dibayar tetap Rp 15.000 namun Anda akan mendapatkan pengembalian uang sebesar 5% dari total biaya yang dibayarkan yakni Rp750.  

  • Cashback = 5% x Rp 15.000 = Rp 750. 

Sedangkan diskon adalah potongan harga yang diberikan penjual dengan persentase tertentu. Cara menghitung diskon pada produk dilakukan dengan memotong harga sesuai dengan nominal diskon yang ditawarkan. 

{Baca juga: Mulai November, Microsoft dan Alibaba Kena PPN 10% di Indonesia}

Misalnya saja Anda membeli sebuah kemeja dengan harga Rp100.000 dan tertera informasi bahwa kemeja yang akan dibeli diskon sebesar 10%. Maka Anda mendapat potongan harga 10% dari total harga kemeja tersebut yakni Rp90.000

  • Diskon = 10% x Rp 100.000 = Rp 10.000
  • Harga Kemeja Diskon = Rp 100.000 – Rp 10.000 = Rp 90.000

Nah, itu tadi tips cara menghitung persentase, termasuk menghitung persen untuk pajak dan cashback. Ternyata caranya tidak sulit kan. Semoga tips ini bermanfaat untuk membantu Anda lebih teliti menghitung saat berbelanja. [NM/HBS]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here