Tahun Depan Xiaomi dan Oppo Gunakan Chipset Exynos?

Telset.id, Jakarta – Samsung Electronics dilaporkan akan memasok chipset Exynos buatan mereka ke vendor smartphone asal China, seperti Xiaomi, Oppo dan juga Vivo. Kesepakatan ini dikabarkan akan mulai pada tahun 2021 mendatang.

Menurut laporan dari Business Korea, Samsung berencana memasok chipset Exynos ke smartphone-smartphone asal China pada kuartal pertama tahun 2021. Akan ada beberapa seri chipset yang digunakan, sesuai dengan segmen smartphone yang ada.

Saat ini Qualcomm masih menjadi pemasok utama untuk smartphone high end. Sementara Exynos menyediakan chipset untuk smartphone mid-end. Walaupun mereka juga memiliki chipset kelas atas, yang sebelumnya juga digunakan di Galaxy S dan Note series.

Selain Samsung, beberapa merek lain juga sudah mempercayakan dapur pacu mereka pada chipset Exynos. Seperti misalnya Motorola dan juga Meizu.

{Baca Juga: Samsung Garap Chipset Exynos Khusus PC Windows}

Jika nantinya Xiaomi, Oppo dan Vivo menggunakan Exynos, tentu persaingan chipset bakal makin sengit. Mengingat brand-brand smartphone ini biasanya mengandalkan dukungan chipset dari Qualcomm atau MediaTek.

Dengan kesepakatan ini juga tentunya membuat citra Samsung semakin kuat. Selain sebagai produsen smartphone, juga sebagai pembuat chipset handal.

Masih berbicara mengenai Samsung, sebelumnya diberitakan bahwa penjualan produk mereka berangsur meningkat pada kuartal ketiga tahun 2020.

amsung baru saja merilis data penjualan Q3 tahun 2020 atau sepanjang Juli sampai September 2020. Hasilnya penjualan Samsung meningkat bahkan memecahkan rekor perusahaan.

Secara spesifik penjualan Q3 tahun 2020 berhasil menembus USD$ 59 miliar atau Rp 871 triliun dengan laba operasional sebesar USD$ 10,89 miliar atau Rp 160,9 triliun.

{Baca Juga: Penjualan Smartphone Samsung Pecahkan Rekor di Q3 2020}

Laba operasional Samsung pada Q3 tahun  2020 mengalami peningkatan 52% dibanding Q2 tahun 2020 dan 59% dibanding Q3 tahun 2019.

Peningkatan penjualan ini tidak terlepas dari penjualan smartphone. Walaupun penjualan produk lain seperti TV, memori dan laptop juga bagus, tetapi penjualan smartphone mengalami peningkatan yang paling signifikan yaitu 50%.

Pada bisnis smartphone, Samsung mampu meningkatkan manajemen biaya dan menurunkan pengeluaran promosi tatap muka yang menghasilkan pendapatan yang lebih baik daripada periode tiga bulan sebelumnya.

{Baca Juga: Spesifikasi dan Harga HP Samsung Terbaru}

Selain itu pada musim panas tahun 2020, konsumen lebih nyaman melakukan investasi berupa pembelian smartphone sehingga penjualan jadi meningkat. Selanjutnya bagaimana bisnis Samsung di tahun 2021?

Samsung memprediksi permintaan telepon seluler akan terus meningkat setidaknya selama paruh pertama tahun ini karena perluasan jaringan dan ketersediaan 5G. (HR/HBS)

SOURCEGizmochina
Previous articleHey Gamers, Harga Black Shark 3 Dikorting Rp 3 Juta
Next articleKocak! Kamera AI Anggap Kepala Botak Wasit Sebagai Bola

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here