Telset.id – Panasonic resmi memperluas jajaran laptop bisnis ringan lewat Let’s Note SC7, notebook kompak dengan bobot total hanya 919 gram. Meski sangat ringan, perangkat ini lolos uji jatuh internal Panasonic dari ketinggian 76 sentimeter dan 30 sentimeter di 26 arah berbeda, serta memenuhi standar ketangguhan MIL-STD-810H milik Departemen Pertahanan Amerika Serikat. Bagi pengguna bisnis yang menuntut mobilitas tinggi tanpa mengorbankan daya tahan, kehadiran Let’s Note SC7 menjadi sinyal bahwa laptop ultra-ringan tidak lagi identik dengan perangkat rapuh.
Panasonic juga mempertahankan wheel pad berbentuk lingkaran khas lini Let’s Note, yang memungkinkan pengguna menggulir layar dengan menelusuri jari di tepi luar perangkat penunjuk tersebut. Pendekatan desain ini menjadi pembeda Panasonic di segmen laptop bisnis, terutama bagi pengguna yang sudah terbiasa dengan ekosistem Let’s Note dari generasi sebelumnya.
Spesifikasi dan Performa Panasonic Let’s Note SC7
Let’s Note SC7 dibekali layar 12,4 inci dengan rasio aspek 3:2, format yang lebih tinggi dibanding rasio widescreen yang umum digunakan laptop pesaing saat ini. Rasio ini menampilkan lebih banyak konten vertikal sekaligus, sehingga meningkatkan efisiensi saat mengedit spreadsheet, dokumen, atau menjelajahi halaman web yang panjang setiap hari.
Di dalamnya tertanam prosesor Intel Core Ultra 5 325 yang dipasangkan dengan neural processing unit (NPU) berkecepatan 47 TOPS untuk tugas kecerdasan buatan on-device. NPU bawaan ini memenuhi persyaratan program Copilot+ PC dari Microsoft, sehingga memungkinkan pemrosesan kecerdasan buatan berbasis cloud maupun lokal langsung di perangkat. Untuk konfigurasi terendah, perangkat ini hadir dengan RAM 16GB LPDDR5X dan penyimpanan internal 512GB, namun pengguna dapat memilih model dengan RAM 32GB atau 64GB serta penyimpanan 1TB atau 2TB sesuai kebutuhan.

Dari sisi konektivitas, Let’s Note SC7 mengusung Wi-Fi 7, Bluetooth 5.4, dua port Thunderbolt 4, dua port USB 3.2 Gen 1, HDMI, dan Gigabit Ethernet. Kelengkapan port ini menempatkan perangkat sebagai opsi menarik bagi profesional yang membutuhkan koneksi stabil tanpa harus bergantung pada dongle tambahan.
Baterainya menggunakan unit 56Wh yang dapat dilepas, dipasang dengan dua sekrup alih-alih mekanisme latch. Menurut Panasonic, baterai ini bertahan sekitar 17,7 jam selama pemutaran video dan 32,4 jam dalam mode idle berdasarkan standar JEITA 3.0. Pengisian daya melalui adapter USB PD 65W yang disertakan mampu mencapai sekitar 46% kapasitas dalam 30 menit. Sasis magnesium alloy berukuran 273,2 x 208,9 x 19,9 mm dipadukan dengan ribbing internal menjaga kekokohan notebook, meski tampilannya tetap terlihat ramping.
Baca Juga:
Uji Ketangguhan dan Hasil Benchmark
Panasonic menguji Let’s Note SC7 melalui drop test internal dari ketinggian 76 sentimeter dan 30 sentimeter di 26 arah berbeda selama pengembangan. Sasisnya juga lolos uji getaran tekanan 100 kgf dan memenuhi standar ketangguhan MIL-STD-810H milik Departemen Pertahanan Amerika Serikat. Panasonic menegaskan hanya sedikit notebook bisnis kompak yang diproduksi di luar Jepang menjalani tingkat pengujian fisik seketat ini sebelum dirilis secara komersial.
Pada pengujian PCMark 10, prosesor Let’s Note SC7 menunjukkan performa kapasitas penuh berkat sistem penyesuaian panas dan daya MaxPerformer milik Panasonic. Di Geekbench 7, perangkat ini mencetak 2354 poin untuk tugas single-core dan 10437 poin untuk benchmark multi-core. Sementara pengujian baterai dengan profil Modern Office PCMark 10 menghasilkan sekitar 22 jam 59 menit penggunaan sehari-hari secara terus-menerus.
Untuk keamanan, perangkat ini menyertakan pengenalan wajah melalui kamera inframerah serta sensor sidik jari yang terintegrasi di tombol daya. Let’s Note SC7 tersedia dalam warna gray, black, rose, dan deep indigo. Namun Panasonic belum memberikan indikasi bahwa perangkat ini akan dijual di luar Jepang.
Panasonic membanderol Let’s Note SC7 dengan harga 298.100 yen atau sekitar US$1.880 (sekitar Rp30 jutaan). Angka ini menempatkannya di segmen premium laptop bisnis, sejalan dengan positioning lini Let’s Note yang selama ini dikenal lewat bobot di bawah satu kilogram. Langkah Panasonic memperkuat lini ini juga terjadi di tengah dinamika bisnis perusahaan yang sempat menjadi sorotan, termasuk soal efisiensi karyawan dan langkah hukum terhadap sejumlah vendor lewat gugatan paten.

Kehadiran Let’s Note SC7 melengkapi reputasi produsen Jepang yang lama dikenal memproduksi notebook bisnis sangat ringan, dengan sejumlah model berbobot di bawah satu kilogram. Panasonic sendiri telah memiliki jejak panjang di kategori perangkat tangguh, termasuk lini Toughbook yang menyasar segmen profesional dengan kebutuhan medan berat.
Untuk pasar global, belum ada kepastian apakah Let’s Note SC7 akan tersedia secara resmi. Informasi ini pertama kali dilaporkan melalui PC Watch yang terbit dalam bahasa Jepang, dan hingga kini belum ada pengumuman resmi soal distribusi di luar Jepang.





Komentar
Belum ada komentar.