telset

Intel Foundry Services Bakal Produksi Chip untuk Qualcomm

Telset.id, Jakarta – Intel melakukan kolaborasi strategis dengan dua perusahaan teknologi besar, Qualcomm dan Amazon. Melalui unit bisnis Intel Foundry Services, perusahaan asal Amerika Serikat tersebut akan memproduksi chip Qualcomm dan solusi pengemasan untuk Amazon.

Melansir dari GSMArena, Rabu (27/7/2021), INtel akan membuat SoC Qualcomm yang didukung oleh proses fabrikasi 20A serta arsitektur transistor RibbonFET.

Direncanakan, chip terbaru Qualcomm yang didukung oleh 20A akan dirilis pada pada 2024 mendatang.

{Baca juga: Qualcomm Rilis ‘Smartphone for Snapdragon Insiders’, Harga Rp 21,8 Juta}

Intel Foundry Services juga berkolaborasi dengan Amazon Web Services (AWS). Melalui kolaborasi tersebut, Amazon akan menggunakan solusi pengemasan atau IFS terbaru dari Intel.

Produksi Chip Qualcomm, Bisnis Intel Berubah 

Pembuatan chipset untuk Qualcomm dan solusi pengemasan untuk Amazon, menandakan bahwa bisnis Intel mulai berubah dari yang awalnya hanya fokus membuat chip dan mikroprosesor saja.

Menurut CEO Intel, Pat Gelsinger, Intel Foundry Services ingin menjadi perusahaan yang mampu membantu produksi chip dan teknologi IFS untuk perusahaan pihak ketiga, termasuk Qualcomm.

{Baca juga: Qualcomm Siapkan Snapdragon 895 dan 895+ dengan Arsitektur 4nm}

Perubahan strategi bisnis ini disambut baik oleh pasar. Kabarnya Intel telah menjalin pembicaraan dengan lebih 100 perusahaan yang ingin menggunakan jasa Intel Foundry Services.

Selain memproduksi chip dan teknologi IFS untuk pihak ketiga, Intel telah mengganti beberapa nama chipnya. Perubahan dimulai dengan merilis chip Alder Lake 12-gen yang akan dirilis akhir tahun ini.

Intel Qualcomm
Intel

Lalu Intel akan mengubah nama chipset in-house 10nm menjadi Intel 7, yang menjanjikan peningkatan kinerja 10-15%. Kemudian chip node 7nm juga akan diganti menjadi Intel 4 yang akan dirilis tahun 2023.

{Baca juga: Lenovo ThinkEdge SE30 dan SE50, Komputer Edge dengan Intel Gen-11}

Intel 4 akan didukung oleh teknologi litografi EUV dan menjanjikan peningkatan kinerja 20% dari pendahulunya. Perubahan bisnis Intel bukan tanpa target. Perubahan bisnis Intel bertujuan untuk merebut posisi pertama di pasar segmen semikonduktor di tahun 2025. (NM/MF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Related Articles

- Advertisement -

Harga dan Spesifikasi

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0