Telset.id – Developer Hitman dan 007 First Light, IO Interactive, resmi mendapatkan kembali hak penuh atas Project Fantasy setelah mitra pendanaan eksternalnya, Xbox, menarik dukungan. Keputusan ini memaksa studio tersebut melakukan restrukturisasi besar, termasuk menutup studio Istanbul dan melakukan PHK terhadap sejumlah karyawan.
Kabar ini terungkap setelah IO Interactive mengkonfirmasi berakhirnya kemitraan dengan Xbox, yang sebelumnya menjadi financial backer untuk proyek online fantasy RPG tersebut. Akibat penarikan dana dari Xbox di tengah restrukturisasi besar-besaran Microsoft yang telah memicu ribuan PHK, IOI kini harus beradaptasi untuk bertahan sebagai pengembang independen.
“Dear gaming community. Following the end of our external finance partnership on Project Fantasy, IOI has regained full ownership of the project and our IP,” demikian pernyataan resmi studio tersebut di media sosial, seperti dikutip dari TechRadar.
Dalam pernyataannya, IO Interactive menegaskan bahwa mereka akan terus mengembangkan dan mendanai Project Fantasy secara mandiri di antara proyek-proyek utama lainnya. Namun, keputusan ini memaksa mereka untuk mencari keseimbangan baru demi masa depan studio jangka panjang.
“With this context, we had to find a new balance for the long-term future of the studio, focused on the success of our main internal core titles instead of external projects and potential mobile game derivatives,” tulis IOI.
Konsekuensi paling berat dari perubahan ini adalah penutupan studio Istanbul dan dimulainya proses pemisahan diri dengan sejumlah kolega yang telah menjadi bagian berarti dari IOI. “This has meant making changes as well as proposed changes across our studios: the closure of our Istanbul studio and starting a process to part ways with colleagues who have been a meaningful part of what makes IOI what it is,” tambah pernyataan tersebut.
IO Interactive menekankan bahwa fokus utama mereka saat ini adalah mendukung para karyawan yang terkena dampak. Mereka juga meminta bantuan komunitas untuk menawarkan peluang kerja bagi talenta-talenta berbakat yang kini harus mencari kesempatan baru.
“These are hard, but necessary decisions, in order to retain the long-term future of IO Interactive as one of the very few fully independent AAA developer and publisher, as well as to give Project Fantasy the best possible foundation to succeed under our own passion and direction,” demikian penutup pernyataan IOI.
Baca Juga:

Proyek ini digambarkan sebagai game, dunia, dan kekayaan intelektual (IP) yang sepenuhnya mereka komitmenkan. “Project Fantasy is a game, a world, and an IP that we are wholly committed to, and we cannot wait to share the love with you,” ujar IOI penuh semangat.
Keputusan Xbox menarik pendanaan ini terjadi di tengah gelombang PHK massal di industri game. CEO Xbox, Asha Sharma, baru-baru ini menguraikan rencana perusahaan untuk “reset” dan mengumumkan pemotongan total 3.200 pekerjaan, dimulai dengan 1.600 PHK.
Selain itu, Xbox juga berencana melepas empat studio, termasuk Compulsion Games dan Double Fine Productions yang akan kembali menjadi independen, sementara Ninja Theory dan Undead Labs mencari kepemilikan baru. Developer Dishonored, Arkane Studios, juga dikabarkan sedang meninjau opsi strategis.
Dengan kembalinya hak penuh atas Project Fantasy, IO Interactive kini memiliki kendali kreatif dan finansial penuh atas proyek ambisius tersebut. Langkah ini memungkinkan mereka untuk mengarahkan pengembangan game sesuai visi asli tanpa campur tangan pihak eksternal.
Meskipun harus menghadapi tantangan berat berupa penutupan studio dan PHK, keputusan ini dipandang sebagai langkah strategis untuk mempertahankan status IO Interactive sebagai salah satu dari sedikit pengembang dan penerbit AAA yang sepenuhnya independen.





Komentar
Belum ada komentar.