Telset.id – Gelombang penolakan terhadap keputusan Sony menghentikan produksi disc fisik PlayStation pada Januari 2028 semakin menguat. Sebuah petisi di Change.org yang menuntut Sony tetap memproduksi game fisik kini telah melampaui 172.000 tanda tangan, hanya enam hari setelah pengumuman resmi perusahaan.
Petisi yang digagas oleh Jade Pearce, CEO retailer Kanada PNP Games, mengalami lonjakan signifikan. Dari sekitar 12.000 tanda tangan di hari pertama, angka tersebut meroket menjadi lebih dari 172.000 pada pagi hari 7 Juli. Dalam 48 jam pertama saja, petisi sudah mengumpulkan 40.000 nama.
“Kami tidak menentang digital. Kami menentang digital menjadi satu-satunya pilihan,” tulis Pearce dalam petisinya. Ia juga menyoroti bahwa kode unduhan dalam kotak game adalah lisensi yang dapat dicabut, bukan properti yang dimiliki, serta merujuk pada penghapusan film yang sudah dibeli dari akun pelanggan PlayStation.
Sony sendiri belum memberikan tanggapan resmi. Pabrik pencetakan disc milik Sony di Thalgau, Austria, bahkan sudah mulai memindahkan sebagian staf dan peralatan ke lini produksi berbeda.
Dampak Nyata di Pabrik Disc Sony
Pabrik Sony DADC di Thalgau, Austria, saat ini memproduksi sekitar 600.000 disc per hari, dengan separuhnya merupakan judul PlayStation. CEO DADC, Dietmar Tanzer, mengungkapkan kepada ORF Salzburg bahwa pabrik telah mulai memindahkan sebagian pekerja ke produksi microlens optik.
Sony telah menginvestasikan €30 juta ($34 juta) untuk peralatan baru. Perusahaan memperkirakan produksi disc akan turun menjadi sekitar 10% dari volume saat ini pada tahun 2028. Sekitar 300 staf akan dilatih ulang alih-alih di-PHK.
Microlens optik berfungsi untuk mengarahkan dan memusatkan cahaya pada jarak sangat kecil. Komponen ini digunakan dalam modul kamera, headset AR dan VR, peralatan fiber-optic, serta lampu otomotif. Markus Streibl, kepala micro optics di Sony DADC, mengatakan produksi massal bisa dimulai pada awal 2027.
Analis Niko Partners, Daniel Ahmad, memperkirakan Sony menjual lebih dari 70 juta disc fisik pada tahun 2025, meskipun pembelian digital sudah mencapai sekitar 80% dari total penjualan game penuh.
Masa Depan PlayStation Tanpa Disc
Keputusan Sony untuk menghentikan produksi disc game bukanlah langkah yang tiba-tiba. Konsol PlayStation 6 dikabarkan sedang dikembangkan tanpa disc drive bawaan, menjadikannya sebagai aksesori opsional untuk kompatibilitas mundur.

Lebih menarik lagi, Grand Theft Auto 6, game terbesar dekade ini, akan dirilis di PlayStation dalam bentuk kode unduhan dalam kotak tanpa disc yang dapat dimainkan, mendahului batas waktu 2028.
Sony telah memberi tahu penerbit bahwa mereka masih bisa memesan produksi disc untuk game yang dirilis pada tahun 2027 atau sebelumnya. Ini berarti perpustakaan game fisik yang ada saat ini akan tetap berfungsi di konsol yang didukung.
Akun media sosial PlayStation telah tidak aktif sejak 1 Juli. Sementara itu, pembatasan pembelian PS5 Disc Drive dengan aturan satu unit per pesanan sudah berlaku sejak Maret tahun lalu, jauh sebelum pengumuman penghentian disc.
Belum jelas apakah petisi yang mendekati 200.000 tanda tangan ini akan mendorong Sony untuk mengubah atau membatalkan tenggat waktu Januari 2028. Sony pernah menunda penutupan toko PS3 dan PS Vita pada 2021 setelah mendapat tekanan serupa, meskipun penutupan itu kini dijadwalkan kembali bersamaan dengan keputusan penghentian disc.
Keputusan Sony ini juga berpotensi memicu dampak pada penghapusan film yang sudah dibeli pengguna PlayStation di Inggris tanpa pengembalian dana, serta investasi Rp550 miliar untuk mengubah pabrik disc PlayStation.





Komentar
Belum ada komentar.