📑 Daftar Isi

Gim The Blind Warrior Adaptasi Si Buta dari Gua Hantu Siap Tampil di Tokyo Game Show 2026

Gim The Blind Warrior Adaptasi Si Buta dari Gua Hantu Siap Tampil di Tokyo Game Show 2026

Penulis:Fernando Yehezkiel
Terbit:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:

Telset.id – Rizero Studios mengumumkan pengembangan gim terbaru berjudul “The Blind Warrior”, sebuah gim aksi-petualangan yang mengadaptasi kisah pendekar silat legendaris “Si Buta dari Gua Hantu” karya Ganes TH. Gim ini akan diperkenalkan di ajang Tokyo Game Show 2026 mendatang, menandai langkah signifikan bagi industri gim Indonesia di kancah internasional.

Berdasarkan informasi yang tercatat di platform Steam pada Jumat (4/9/2026), gim “The Blind Warrior” menggunakan sudut pandang orang ketiga dengan latar lokasi di Pulau Jawa pada tahun 1860-an, saat masa kolonial Hindia Belanda. Pemain akan memerankan karakter Barda, seorang pendekar silat tunanetra yang mengandalkan ketajaman indra lainnya untuk bertarung melawan pasukan musuh, bandit, dan kekuatan magis demi membalas dendam atas kehancuran desanya.

Kiprah Rizero Studios di Tokyo Game Show 2026

Rizero Studios menjadi bagian dari delegasi “Games From Jakarta”, sebuah program paviliun yang didukung oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta serta Asosiasi Game Indonesia (AGI). Melalui program ini, Rizero Studios mendapat kesempatan untuk memperkenalkan gim “The Blind Warrior” di Tokyo Game Show 2026.

Pameran industri gim internasional tersebut dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai Kamis, 17 September hingga Senin, 21 September 2026, bertempat di Makuhari Messe, Chiba, Jepang. Keikutsertaan dalam ajang ini menjadi momentum penting bagi pengembang gim lokal untuk menunjukkan karya mereka kepada pasar global.

Saat ini, halaman toko untuk gim “The Blind Warrior” sudah tersedia di platform Steam. Masyarakat yang tertarik dapat memantau perkembangan gim tersebut melalui halaman tersebut. Meskipun tanggal peluncuran gim maupun peluncuran demonya masih menunggu pengumuman lebih lanjut, pemain sudah bisa memasukkan gim ke dalam daftar keinginan (wishlist) untuk mendapatkan pembaruan informasi langsung dari pihak pengembang.

Baca Juga:

Warisan Kisah Legendaris Si Buta dari Gua Hantu

Kisah “Si Buta dari Gua Hantu” memiliki sejarah panjang dalam industri hiburan Indonesia. Karya ciptaan Ganes TH pada 1967 ini tercatat memiliki lebih dari 180 volume komik dan telah dibaca oleh lebih dari 20 juta orang. Kisah ini juga telah diadaptasi ke dalam 9 film layar lebar dan 86 episode serial televisi, membuktikan popularitasnya yang bertahan lintas generasi.

Adaptasi ke medium gim ini bukanlah yang pertama bagi karakter legendaris tersebut. Sebelumnya, karakter Si Buta dari Gua Hantu juga pernah hadir dalam gim MOBA Lokapala, menunjukkan daya tarik karakter ini di kalangan penggemar gim.

Selain pengembangan gim, warisan kisah ini juga masih terus dilanjutkan di industri film. Berdasarkan unggahan Bumi Langit di media sosial, film layar lebar terbaru sedang diproduksi dengan judul “Si Buta dari Gua Hantu: Mata Malaikat” yang disutradarai oleh Charles Gozali, sutradara di balik film laga-horor “Qodrat” (2022) dan “Qodrat 2” (2025).

Pengembangan gim “The Blind Warrior” menunjukkan tren positif industri gim Indonesia yang semakin berani mengangkat cerita dan karakter lokal ke dalam format digital. Langkah Rizero Studios untuk memperkenalkan gim ini di Tokyo Game Show 2026 juga sejalan dengan upaya pemerintah daerah dan asosiasi industri untuk mendorong ekspansi pasar gim Indonesia ke tingkat internasional.

Bagi para penggemar kisah “Si Buta dari Gua Hantu” maupun penggemar gim aksi-petualangan, kehadiran “The Blind Warrior” tentu menjadi kabar yang dinantikan. Dengan latar sejarah yang kaya dan karakter utama yang unik, gim ini berpotensi menjadi salah satu judul yang menarik perhatian di platform Steam maupun di ajang pameran internasional.

Perkembangan gim ini juga menjadi bukti bahwa kisah-kisah klasik Indonesia memiliki potensi besar untuk diadaptasi ke berbagai medium, termasuk gim video. Kehadiran karakter Barda dalam bentuk gim interaktif memungkinkan generasi baru untuk mengenal dan merasakan langsung petualangan pendekar silat tunanetra tersebut.

Content image for article: Gim The Blind Warrior Adaptasi Si Buta dari Gua Hantu Siap Tampil di Tokyo Game Show 2026

Rizero Studios sendiri belum mengumumkan detail lebih lanjut mengenai mekanisme permainan, fitur, maupun spesifikasi teknis dari gim “The Blind Warrior”. Informasi tersebut kemungkinan akan diungkap secara bertahap seiring mendekatnya ajang Tokyo Game Show 2026 maupun melalui pembaruan di halaman Steam gim tersebut.

Para pemain yang ingin mendapatkan informasi terbaru mengenai gim ini dapat mengunjungi halaman toko “The Blind Warrior” di Steam dan menambahkannya ke wishlist. Dengan begitu, mereka akan menerima notifikasi langsung setiap kali ada pembaruan informasi dari pihak pengembang, termasuk pengumuman tanggal rilis atau peluncuran demo.

Keikutsertaan gim Indonesia di ajang internasional seperti Tokyo Game Show 2026 merupakan langkah strategis untuk memperkenalkan produk gim lokal ke pasar yang lebih luas. Program “Games From Jakarta” yang mendukung partisipasi ini menunjukkan adanya kolaborasi antara pemerintah daerah, asosiasi industri, dan para pengembang gim untuk bersama-sama memajukan ekosistem gim Indonesia.

Dengan segala potensi yang dimiliki, “The Blind Warrior” layak untuk terus dipantau perkembangannya. Adaptasi kisah legendaris ke dalam format gim modern ini bisa menjadi jembatan antara warisan budaya Indonesia dengan industri hiburan digital masa kini.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.